BUENOS AIRES (RIAUPOS.CO) - Carlo Ancelotti mendapat kritik terkait penanganannya terhadap Neymar selama Piala Dunia FIFA 2026 bersama Timnas Brazil.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Rabu (15/7), Kritik tersebut disampaikan pelatih peraih medali emas Olimpiade, Rogerio Micale, yang menilai Neymar seharusnya memperoleh peran lebih besar sepanjang turnamen. Menurut Micale, kontribusi Neymar tidak dapat diukur hanya berdasarkan kondisi fisiknya saat itu.
Micale menilai Ancelotti seharusnya menerapkan pendekatan khusus terhadap Neymar sebagaimana yang dilakukan sejumlah tim nasional kepada pemain bintang mereka. Ia membandingkan perlakuan tersebut dengan peran yang diberikan kepada Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Mohamed Salah di tim masing-masing.
Baca Juga: Finalissima yang Tertunda Akhirnya Tiba
Micale juga menyebutkan bahwa pemain berpengalaman seperti Neymar tetap mampu memberikan pengaruh besar, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Sepanjang Piala Dunia FIFA 2026, Neymar hanya tampil selama 14 menit saat menghadapi Skotlandia dan 23 menit ketika Brasil kalah 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar. Dalam pertandingan tersebut, Neymar mencetak satu gol melalui titik penalti, tetapi gagal menyelamatkan Brasil dari kekalahan.
Minimnya waktu bermain tersebut kemudian memicu perdebatan mengenai keputusan Ancelotti dalam memanfaatkan sang penyerang.
Baca Juga: Sontekan Penalti Dicandai Lawan
Selain mengkritik keputusan Ancelotti, Micale juga meyakini Neymar masih layak membela Timnas Brazil apabila kondisi fisiknya memungkinkan. Ia bahkan berharap dapat kembali menyaksikan Neymar tampil bersama Brazil pada ajang internasional mendatang.
Namun, harapan tersebut bertolak belakang dengan keputusan Neymar yang telah mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional setelah Brazil tersingkir dari Piala Dunia FIFA 2026.(gem)
Laporan JPG, Buenos Aires
Editor : Arif Oktafian