Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kylian Mbappe Siap di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia, Sepatu Emas sebagai Targetnya

Edwar Yaman • Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:00 WIB
Kapten Prancis Kylian Mbappé yang sedang memburu Sepatu Emas dijadwalkan akan tersedia untuk pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Inggris. (Getty Image)
Kapten Prancis Kylian Mbappé yang sedang memburu Sepatu Emas dijadwalkan akan tersedia untuk pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Inggris. (Getty Image)

 

(RIAUPOS.CO) - Didier Deschamps mengkonfirmasi Kylian Mbappé siap untuk pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia melawan Inggris. Namun dia mengkonfirmasi ia berencana melakukan perubahan susunan pemain inti regulernya di pertandingan terakhirnya sebagai pelatih Prancis.

Mbappe telah menjadi salah satu bintang terbesar di turnamen ini dan meskipun timnya sekarang tersingkir dari perebutan Piala Dunia. Dia memiliki kesempatan untuk menambahkan Sepatu Emas ke koleksinya, serta medali perunggu untuk melengkapi medali juara dan runner-up-nya.

Pemain berusia 27 tahun itu memiliki jumlah gol yang sama dengan Lionel Messi, yaitu delapan gol. Namun megabintang Argentina itu memimpin perolehan gol menjelang akhir pekan terakhir setelah memberikan satu assist lebih banyak. Gol yang dicetak dalam pertandingan perebutan tempat ketiga dihitung untuk Sepatu Emas.

Baca Juga: Jalan di Pekanbaru Mulus, Netizen: Baru Terasa Punya Wali Kota

"Terlepas dari apakah mereka bermain atau tidak, saya memiliki kewajiban sebagai pelatih kepala untuk melakukan segala yang saya bisa untuk mencapai tujuan besok," kata Deschamps.

"Saya berharap kami bisa, dan kami harus menunjukkan semua upaya untuk melakukannya. Ini hanya satu pertandingan. Saya memiliki beberapa pemain kunci. Beberapa pemain mungkin bermain, yang lain karena alasan pribadi ingin bermain.”

"Saya tidak ingin membocorkan diskusi apa pun yang saya lakukan dengan para pemain. Saya tidak memiliki semua elemen, tetapi ya, saya akan mengganti beberapa pemain."

 Baca Juga: Polres Kuansing Ungkap Kasus Dugaan Pemurnian Emas Tanpa Izin, Satu Tersangka Diamankan

Deschamps menghadapi beberapa pertanyaan sulit tentang kekalahan dari Spanyol dalam konferensi pers pra-pertandingan terakhirnya di masa kepemimpinannya yang dimulai pada tahun 2012 setelah sebelumnya memimpin Prancis meraih kejayaan Piala Dunia pada tahun 1998.

"Saya tahu ini pertandingan terakhir dan saya tidak ingin siapa pun menangis, dan saya rasa tidak ada seorang pun di sini yang akan menangis," katanya.

"Saya mendapat hak istimewa untuk melewati momen-momen luar biasa dan juga beberapa momen yang lebih sulit, jadi akhir sudah dekat tetapi hidup terus berjalan. Saya tidak tahu akan seperti apa, tetapi saya biasanya orang yang positif, dan saya tahu itu juga akan hebat."

"Tim nasional Prancis, dengan segala yang menyertainya dalam kehidupan profesional saya, adalah hal terindah yang pernah terjadi pada saya."

Baca Juga: Pengendara Terjebak Antrean Kendaraan di Jalintim KM 75, Satlantas Polres Pelalawan Bagikan 250 Paket Makanan dan Minuman

Sementara itu, bek Prancis Ibrahima Konaté menggemakan pemikiran pelatih Inggris Thomas Tuchel bahwa tidak ada yang ingin bermain di pertandingan perebutan medali perunggu Piala Dunia dan mengakui bahwa itu tidak akan mudah.

"Memang, itu bukan tujuannya," katanya.

"Bagaimana kita memobilisasi dan memotivasi diri kita sendiri? Yah, saya percaya bahwa sebagai pemain Prancis untuk tim ini, banyak pemain akan senang untuk berkompetisi dan memainkan pertandingan ini.”

"Saya tidak mengatakan itu mudah. ​​Jauh dari itu. Saya telah membaca di media bahwa Tuchel mengatakan bahwa tidak ada yang ingin memainkan pertandingan ini. Yah, itu benar mengingat tujuan dan sasaran yang kita miliki. Kami ingin bermain di final, tetapi kami masih mewakili Prancis dan itu adalah impian banyak orang untuk mengenakan seragam, jersey, dan menyanyikan Marseillaise, oleh karena itu kita perlu menghormati jersey yang kita kenakan."***

Editor : Edwar Yaman
Sumber : espn.com
kylian mbappe perebutan tempat ketiga deschamps prancis piala dunia