Panggung Juara El Hermano

Tim Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 09:49 WIB
Kapten Spanyol mengangkat trofi saat merayakan juara Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, Senin (20/7/2026). (Mandel NGAN/AFP)
Kapten Spanyol mengangkat trofi saat merayakan juara Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, Senin (20/7/2026). (Mandel NGAN/AFP)

 

EAST RUTHERFORD (RIAUPOS.CO) – Dua sahabat yakni Lamine Yamal dan Nico Williams, kembali menjadi sorotan dalam kesuksesan Spanyol merebut juara Piala Dunia 2026, Senin (20/7). Di MetLife Stadium, East Rutherford, Spanyol memupus ambisi juara bertahan Argentina dengan skor 1-0 via babak perpanjangan waktu.

Euro 2024. Di final kemarin, El Hermano main bersama setelah Williams masuk menggantikan Alex Baena pada menit ke-75.

Williams pun ikut menyumbangkan umpan gol di balik terciptanya gol semata wayang false nine Ferran Torres pada menit ke-106. ”Aku sudah melewati masa-masa sulit, dan sekarang akhirnya aku mendapat kesempatan. Ini hari paling bahagia di dalam hidupku karena semua yang aku lalui tahun ini,” ucap William seperti dikutip dari Mundo Deportivo. 

Baca Juga: Bergulir Lusa, Riau Pos-HSBL 2026 Sambangi Bagansiapiapi, Empat Tim Putra dan Dua Tim Putri Siap Bertanding

El Hermano mengawali Piala Dunia 2026 dalam kondisi pemulihan cedera. Yamal baru main penuh di fase gugur, sedangkan Williams malah tidak pernah main penuh. Durasi 45 menit di final kemarin praktis menjadi menit bermain terlama mereka selama Piala Dunia 2026. Sebelumnya, El Hermano mentok hanya bermain sebelas menit. 

Ferran Jawab Kritik

Selain El Hermano, Ferran menjadi sorotan setelah golnya jadi penentu juara Spanyol di Piala Dunia 2026. Performa Tiburon,  julukan Ferran yang sering dikritisi pandit-pandit Spanyol seolah terbayar di final. Kepada RTVE, Ferran menyebut final kemarin sebagai momentum hari pembebasan. 

Baca Juga: Elnusa Petrofin Tingkatkan Pengawasan Armada Lewat RTC

”Pembebasan yang luar biasa setelah aku banyak mendapat kritikan. Syukurlah ini memberiku kekuatan agar aku terus maju,” ungkap false nine asal FC Barcelona itu. 

Ferran turun sebagai pengganti dalam tujuh dari delapan laga Spanyol di Piala Dunia 2026. Bek kanan Pedro Porro pun memuji kesabaran Ferran. ”Dia menunjukkan keteguhan mentalnya. Dia meledak pada saat yang tepat,” ucapnya kepada Diario AS. 

Ferran pun mengikuti jejak pendahulunya dari Barca, Andres Iniesta. Sama seperti Ferran, Iniesta menjadi pahlawan Spanyol dengan gol pada babak perpanjangan waktu dalam final Piala Dunia 2010. Gol Iniesta ke gawag Belanda kala itu tercipta pada menit ke-116.

Baca Juga: Gol Cepat Declan Rice Catat Rekor Bersejarah  

Faktor Barcelona

Di balik kesukesan Spanyol memenangi Piala Dunia, selalu didominasi para pemain Barcelona. Tahun ini, ada delapan pemain Barcelona yang dipanggil entrenador Spanyol Luis de la Fuente. Dari kiper Joan Garcia, bek tengah Pau Cubarsi dan Eric Garcia, gelandang Pedri dan Gavi, gelandang serang Dani Olmo, serta Yamal dan Ferran.(ren/dns/jpg)

 

Editor : Arif Oktafian
piala dunia 2026 spanyol argentina