The Blues Kembali Boros

Tim Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 10:51 WIB
Gelandang Inggris Morgan Rogers (kanan) berebut  bola dengan bek Argentina  Nicolas Tagliafico dalam pertandingan semifinal sepakbola Piala Dunia 2026, baru-baru ini. (Odd ANDERSEN/AFP)
Gelandang Inggris Morgan Rogers (kanan) berebut bola dengan bek Argentina Nicolas Tagliafico dalam pertandingan semifinal sepakbola Piala Dunia 2026, baru-baru ini. (Odd ANDERSEN/AFP)

 

LONDON (RIAUPOS.CO) - Chelsea pernah kena semprit UEFA karena boros belanja pemain. Namun, hal itu tidak menghentikan klub berjuluk Chelsea untuk jor-joran di bursa transfer. Begitu pula ketika The Blues –sebutan Chelsea– memulai bursa transfer musim panas tahun ini. 

Chelsea menandainya dengan menjadikan Morgan Rogers sebagai pemain Inggris bernilai termahal sepanjang masa. Klub asal London Barat itu merogoh kocek hingga EUR 137,3 juta atau GBP 117 juta (Rp 2,8 triliun) untuk mendapatkan gelandang serang Inggris di Piala Dunia 2026 tersebut dari Aston Villa. 

Rogers dikontrak dengan durasi enam musim atau hingga musim panas 2032. Dilansir dari laman resmi klub, Rogers menyadari ekspektasi besarnya sebagai pemain termahal dalam sejarah Chelsea. Salah satunya bermain sebagai anak asuh Xabi Alonso, pelatih baru Chelsea. Xabi pun intensif menghubungi Rogers untuk bergabung dalam skuad The Blues. “Aku sangat antusias dengan proyek bersama pelatih baru di klub ini, pemain-pemain di tim ini, dan arah klub ke depannya. Itulah kenapa aku di sini dan aku sudah tidak sabar memulainya,” ungkap Rogers yang bisa bermain sebagai nomor 10 (gelandang serang di belakang striker) maupun melebar (wide attacker). 

Baca Juga: FIGC Siap Langgar Aturan Batas Gaji demi Pep Guardiola Bisa Melatih Timnas Italia

Koneksi dengan Palmer

Sebagai sesama jebolan akademi Manchester City, Rogers dikenal akrab dengan gelandang serang Chelsea Cole Palmer. Mereka sudah saling mengenal sejak berusia 14 tahun. Mereka juga main bersama di Inggris kelompok umur hingga ke timnas senior. Koneksi Rogers-Palmer pun paling dinantikan fans Chelsea. 

“Kami sudah lama membicarakan hal ini. Kami selalu ingin bersama bermain di lapangan. Saat ini terwujud, kami pun gembira,” kata Rogers tentang reaksi Palmer ketika dirinya bergabung ke Chelsea. 

Baca Juga: Robert Lewandowski Tidak Melihat Penampilan Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia

Pemanas Derbi London

Sebelum digaet Chelsea, Rogers sejatinya santer disebut masuk dalam bidikan Arsenal, rival berat Chelsea dalam laga derbi London. Bukan hanya Rogers, bek tengah Crystal Palace dan timnas Prancis Maxence Lacroix juga berpotensi diserobot Chelsea meski dikaitkan lebih dulu dengan The Gunners –julukan Arsenal. 

Ucapan Rogers yang menyebut Chelsea sebagai tim terbaik London pun langsung menuai reaksi dari fans Arsenal di media sosial. Sindiran juga dilontarkan salah seorang pandit yang juga Gooner –sebutan fans Arsenal, Piers Morgan. “Siapa bilang Chelsea klub terhebat di London? Bahkan, musim lalu mereka bukan klub terbaik di London Barat. Brentford FC finis lebih bagus dari Chelsea di Premier League musim lalu,” sindir Morgan di akun X. 

Garnacho Bisa ke Villa

 Di saat Rogers menyeberang dari Villa ke Chelsea, situasi sebaliknya bisa dijalani Alejandro Garnacho. Winger Argentina  itu disebut tidak masuk rencana Xabi musim depan.(ren/dns/gem)

Laporan JPG, London

Editor : Arif Oktafian
bursa transfer Chelsea Morgan Rogers chelsea fc