Indonesia Harus Bisa Taklukkan Kazakhstan

Tim Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 12:13 WIB
Loudry Maspaitella. (JPG)
Loudry Maspaitella. (JPG)

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tim nasional bola voli putri Indonesia tergabung di Grup B AVC Women’s Volleyball Continental 2026. Berdasarkan hasil drawing, Selasa (29/7), Merah Putih akan bersaing dengan Thailand, Kazakhstan, dan Australia.

Bagi Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PP PBVSI Loudry Maspaitella, hasil undian tersebut bukan persoalan utama. Menurut dia, setiap grup sama-sama dihuni tim kuat. Sehingga, fokus Indonesia harus diarahkan pada laga melawan Kazakhstan.

“Kalau hasil drawing, sebenarnya sama saja. Masuk grup Cina ada Cina, masuk grup Jepang ada Jepang. Yang terpenting sekarang bagaimana caranya kita bisa mengalahkan Kazakhstan,” ujar Loudry kepada JPG. 

Baca Juga: Penasaran Piala Dunia 

Menurut dia, Indonesia memang bukan tim unggulan di level Asia. Karena itu, siapa pun lawan yang didapat melalui hasil undian harus siap dihadapi. Thailand, Cina, dan Jepang memang menjadi unggulan di masing-masing grup.

Loudry menilai Kazakhstan menjadi lawan yang paling menentukan peluang Indonesia. Apalagi, kedua tim sudah pernah bertemu di AVC Challenge Cup 2026.

Saat itu, kata dia, performa Indonesia belum maksimal ketika menghadapi Kazakhstan. Namun, permainan tim justru menunjukkan peningkatan pada laga-laga berikutnya. 

Baca Juga: Zinedine Zidane Tidak Sabar Hadapi Italia Besutan Mancini di UEFA Nations League

Menurut Loudry, tim pelatih kini memiliki pekerjaan untuk memastikan grafik performa Indonesia mencapai puncaknya saat menghadapi Kazakhstan. Sementara ketika melawan Thailand, Indonesia diminta tetap realistis mengingat kualitas lawan masih berada di atas Merah Putih. “Kalau lawan Thailand, kita realistis saja karena mereka memang lebih kuat. Kuncinya tetap di pertandingan melawan Kazakhstan,” terangnya. (fiq/bas/jpg)

 

Editor : Arif Oktafian
Timnas Voli Putri Indonesia bola voli putri AVC Women’s Volleyball Continental 2026