Indonesia vs Timor Leste Berlaga di ASEAN Championship 2026: Yang Penting Tiga Poin

Tim Redaksi • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 09:27 WIB
TIMOR LESTE V INDONESIA
TIMOR LESTE V INDONESIA

 

CHONBURI (RIAUPOS.CO) -  Indonesia berpeluang besar meraih kemenangan kedua di Grup A ASEAN Championship 2026 saat menghadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7) sore ini (Live RCTI pukul 17.00 WIB). Namun, pelatih Indonesia John Herdman menolak timnya dibebani target menang besar.

Pandangan itu cukup menarik. Sebab, Vietnam sebelumnya melumat Timor Leste dengan skor telak 7-0. Selisih gol berpotensi menjadi faktor penting dalam persaingan menuju semifinal. Meski demikian, Herdman memastikan Tim Garuda tidak akan mengubah pendekatan hanya demi memburu gol sebanyak-banyaknya ke gawang The Rising Sun, julukan Timnas Timor Leste.

“Ini bukan soal mencetak banyak gol. Ini soal mendapatkan tiga poin,” tegas Herdman dalam konferensi pers menjelang pertandingan, kemarin. Menurut pelatih asal Inggris tersebut, Timor Leste bukan lagi tim yang sama seperti saat menjalani laga pembuka. Dua pertandingan yang sudah dimainkan membuat lawan semakin memahami ritme turnamen dan pola permainan mereka.

Baca Juga: Manroe FC dan Perfisi FISIP Unri ke Final 

“Setiap pertandingan berbeda. Saya melihat Timor Leste berkembang sepanjang turnamen. Mereka tampil lebih baik pada pertandingan terakhir. Kami tidak boleh meremehkan mereka,” tegasnya. Karena itu, Herdman meminta anak asuhnya lebih fokus meningkatkan kualitas permainan dibanding memikirkan margin kemenangan. 

Mantan pelatih Timnas Kanada itu ingin Indonesia terus menunjukkan perkembangan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. “Kami ingin menjadi versi yang lebih baik dibanding laga sebelumnya. Itu yang paling penting,” terang mantan pelatih Toronto FC itu.

Pendekatan tersebut membuka peluang Herdman melakukan rotasi. Namun, dia belum bersedia mengungkap susunan pemain yang akan diturunkan.

Baca Juga: Indonesia Harus Bisa Taklukkan Kazakhstan

“Saya biarkan semua orang menebak-nebak untuk besok (hari ini, red),” ucapnya sambil tersenyum.

Di sisi lain, bek senior Indonesia Jordi Amat menilai perkembangan skuad Indonesia tidak hanya terlihat dari sisi permainan, tetapi juga kekompakan antargenerasi. Kehadiran pemain muda dinilai mempercepat proses pembentukan identitas tim yang diinginkan Herdman.

“Kami memiliki perpaduan yang sangat baik. Para pemain muda selalu mau belajar dan berkembang. Yang terpenting, semua pemain memahami ide bermain kami,” ujar Jordi.

Jordi juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terpancing emosi. Duel Indonesia melawan Timor Leste selama ini kerap berlangsung keras dan diwarnai banyak kartu. “Kami ingin menjadi contoh, baik di dalam maupun di luar lapangan. Kami harus bertarung keras, tetapi tetap menghormati lawan,” terang pemain Persija Jakarta itu.

Baca Juga: Penasaran Piala Dunia 

Permainan Tim Makin Berkembang 

Sementara itu, meski belum meraih poin, Timor Leste memastikan tidak akan sekadar bertahan menghadapi Indonesia. Pelatih José Pedro menilai timnya mulai menunjukkan perkembangan setelah dua laga awal Grup A. Karena itu, dia menyiapkan sejumlah penyesuaian agar timnya lebih berbahaya saat menyerang.

Pelatih asal Portugal tersebut berkaca pada penampilan anak asuhnya ketika kalah 0-2 dari Singapura. Meski gagal mencetak gol, Timor Leste mampu menguasai bola 50 persen serta menciptakan beberapa peluang.

“Berkaca pada laga melawan Singapura, pergantian pemain yang kami lakukan pada babak kedua memberikan energi baru dan memungkinkan kami untuk lebih sering mendekati area penalti lawan,” ucap Pedro.(fiq/ali/jpg)

 

Editor : Arif Oktafian
sepakbola ASEAN Championship 2026 timor leste indonesia vs timor leste timnas indonesia