Salah yang Susah Dicari Penggantinya

Tim Redaksi • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 12:50 WIB

Penyerang Mesir Mohamed Salah menguasai bola dalam pertandingan sepakbola  Piala Dunia 2026  Australia melawan Mesir di Stadion Dallas, Arlington beberapa waktu lalu. (Paul ELLIS/AFP)
Penyerang Mesir Mohamed Salah menguasai bola dalam pertandingan sepakbola Piala Dunia 2026 Australia melawan Mesir di Stadion Dallas, Arlington beberapa waktu lalu. (Paul ELLIS/AFP)
 

LIVERPOOL (RIAUPOS.CO) - Ketergantungan Liverpool FC (LFC) terhadap Mohamed Salah begitu terasa setelah wide attacker kanan asal Mesir tersebut pergi di akhir musim lalu. Sampai Kamis (30/7), LFC tak kunjung menemukan sosok ideal pengganti Salah. 

LFC memang terus dikaitkan dengan wide attacker Paris Saint-Germain (PSG) Bradley Barcola. Masalahnya, The Reds –julukan LFC– harus menebus Barcola dengan nominal mahal, EUR 150 juta (Rp3,1 triliun). Selain berusia muda (23 tahun) dan penggawa timnas Prancis, Barcola masih terikat kontrak di PSG hingga musim panas 2028.

Main Posisi Berbeda

Media-media Inggris memang menyebut bahwa LFC bakal terus mem-push untuk mendapatkan Barcola. Hanya, pandit sekaligus mantan bek tengah LFC Jamie Carragher mengingatkan The Reds supaya mengkaji ulang rencana merekrut Barcola sebagai pengganti Salah.  

Baca Juga: Indonesia vs Timor Leste Berlaga di ASEAN Championship 2026: Yang Penting Tiga Poin

Alasan Carragher, Barcola menempati posisi yang berlawanan dengan Salah alias wide attacker kiri. Meski, Barcola sejatinya pemain kaki kanan (right-footed). Sementara Salah adalah pemain kidal yang selama di LFC bermain di sisi serangan kanan.

“Dia (Barcola) bermain di posisi sayap yang berlawanan dalam skema permainan PSG,” ucap Carra –sapaan akrab Carragher. “Saat ini, LFC sudah memiliki tiga winger di kiri dan tidak satu pun yang bermain di sisi kanan. Seperti (Cody) Gakpo, (Florian) Wirtz, atau Rio (Ngumoha),” lanjutnya. 

Bahkan Victor Munoz yang pada musim panas ini baru diboyong dari CA Osasuna juga bermain sebagai winger kiri. Bek kiri LFC Milos Kerkez berharap situasi itu cepat teratasi. “Waktu berlalu begitu cepat, generasi baru bakal datang dengan pemain-pemain baru dan aku berharap semuanya akan baik-baik saja,” tutur Kerkez seperti dilansir dari Liverpool Echo.  

Baca Juga: Manroe FC dan Perfisi FISIP Unri ke Final 

Ngumoha Punya Potensi

Meski bermain winger kiri, Ngumoha disebut-sebut telah disiapkan oleh tactician baru LFC Andoni Iraola sebagai calon pengganti Salah. Kemarin (30/7), dia unjuk gigi dalam laga uji coba menghadapi klub Championship Wrexham AFC di Yankee Stadium, New York. LFC menang 1-0 berkat gol semata wayang Ngumoha.  

“Aku bisa bermain (sebagai pemain sayap) di kanan maupun kiri. Seperti yang Andoni inginkan, dia hanya ingin pergerakanku susah diprediksi,” ungkap Ngumoha di laman resmi klub.

Gaji Mahal The Egyptian King

Sementara itu, terkait klub baru Salah, Besiktas masuk daftar peminat. Akan tetapi, klub Super Lig Turki itu disulitkan dengan permintaan gaji The Egyptian King –julukan Salah– yang mencapai EUR 15 juta (Rp311 miliar) per musim.  

Baca Juga: Indonesia Harus Bisa Taklukkan Kazakhstan

Padahal, Besiktas baru saja mendatangkan eks winger Arsenal, Leandro Trossard, dengan nilai bayaran tertinggi klub. Itu pun di angka EUR 8,1 juta (Rp167,9 miliar) per musim. Besiktas pun bersikap realistis terhadap perburuan Salah. “Kami telah bertemu tiga kali dengan Salah sebelum melakukan proses negosiasi. Kami tidak akan mengajukan tawaran baru,” tutur Direktur Olahraga Besiktas Onder Ozen kepada ESPN.(ren/dns/gem) 

Laporan JPG, Liverpool

 

Editor : Arif Oktafian
mohamed salah liga inggris liverpool fc