SIAK (RIAUPOS.CO) - Rayyan Amri berlatih sepakbola sejak usia 8 tahun. Dia begitu mencintai sepakbola dan mendapatkan dukungan penuh dari kedua orang tuanya.
Saat ini, Rayyan duduk di bangku kelas III SMAN 1 Siak. Sejumlah prestasi pernah diraihnya dalam olahraga sepakbola ini, diantaranya dia mengikuti Popda dan Popnas di Jakarta.
Disebutkan Rayyan, dia tidak menyangka bisa ditunjuk sebagai kapten U-17 dalam piala Soeratin 17 Zona Riau.
Pelatih Sunardi memilihnya, dan dia berusaha membuktikan bahwa dia memang pantas, dan mampu menjadi kapten bagi timnya.
“Saat inj kami berada di Rengat, Inhu berlaga dengan 15 tim lainnya dalam memperebutkan piala Soeratin 17,” kata Rayyan.
Melihat semangat timnya, yaitu PS Siak U-17, Rayyan yakin dapat menembus batas dengan lolos ke final, sebab saat ini telah melaju ke semifinal.
Baca Juga: Penjelasan PT BSP Perihal Pengadaan Kendaraan Operasional
“Kami mengalahkan Tim Kwarta Bumi Riau (KBR) dengan skor 5-4,” ucap Rayyan.
Rayyan tidak tiba tiba menjadi kapten, tentunya salah satu pertimbangan untuk menjadi kapten, Rayyan suda pernah mengikuti Popda dan Popnas di Jakarta.
Rayyan bercerita, sejak usia 8 tahun suda berlatih di SSB Laskar Belia Siak dengan Coach Afrizal yang akrab disapa Izal.
“Tangan dingin Coach Izal membuat saya berada di titik ini,” sebut Rayyan.
Rayyan memohon doa dan dukungan agar bisa melaju ke final dan juara di final, sehingga dapat melenggang ke Jakarta mewakili Soeratin 17 Zona Riau.(mng)
Editor : Eka G Putra