La Fabrica untuk Dijual, dari Gonzalo Garcia, Cesar Palacios hingga Thiago Pitarch ke Fulham, 7 Nama Dipromosikan

Tim Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 10:29 WIB
Bek Getafe FC Diego Rico (dua kiri) dan penyerang Real Madrid Gonzalo Garcia (tiga kiri) berebut bola dalam pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Getafe CF di Stadion Santiago Bernabeu, beberapa waktu lalu.  (Javier SORIANO/AFP)
Bek Getafe FC Diego Rico (dua kiri) dan penyerang Real Madrid Gonzalo Garcia (tiga kiri) berebut bola dalam pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Getafe CF di Stadion Santiago Bernabeu, beberapa waktu lalu. (Javier SORIANO/AFP)

 

MADRID (RIAUPOS.CO) - Para pemain jebolan akademi La Fabrica milik Real Madrid beda peruntungan dengan pemain alumnus La Masia milik FC Barcelona pada musim panas tahun ini. Kalau pemain dari La Masia banyak yang promosi ke tim utama Barca –sebutan FC Barcelona, nama-nama dari La Fabrica malah dijual El Real. 

Sebut saja penjualan striker Gonzalo Garcia dan gelandang Cesar Palacios ke klub Premier League Fulham FC. Dari penjualan keduanya, Real mendapatkan pemasukan senilai EUR 50 juta (Rp1,03 triliun).  

Kantongi Hampir Rp4 T

Diario AS menyebut, selama musim panas ini Real sukses mengeruk pendapatan  EUR 189 juta atau hampir Rp4 triliun (T) dari penjualan talenta-talenta La Fabrica. Pemasukan terbesar sepanjang sejarah Los Merengues –sebutan Real– di bursa transfer musim panas. 

Baca Juga: Bek Inter Milan Dimarco Tak Sabar Hadapi AC Milan dan Juventus dalam Laga Persahabatan Jelang Dimulainya Seri A

“Real akan selalu jadi bagian dari diriku. Aku menghabiskan enam musim di sana, tetapi ini adalah langkah besar dalam karierku,” ungkap Palacios, 21 tahun, seperti dilansir dari Mundo Deportivo.

Faktor Arbeloa

Setelah Garcia dan Palacios, Fulham belum berhenti memboyong pemain jebolan La Fabrica musim panas ini. Gelandang Thiago Pitarch berpeluang menyusul jejak Garcia dan Palacios mendarat di Craven Cottage, markas Fulham. 

Faktor Alvaro Arbeloa yang duduk sebagai tactician baru Fulham jadi pemicunya. Arbeloa pernah melatih di La Fabrica (2025-2026) sebelum menangani Real per 12 Januari lalu karena Xabi Alonso lengser. 

Baca Juga: Tuntut Penyelesaian Bonus PON dan Peparnas, Atlet dan Pelatih Siapkan Aksi di Stadion Utama

Hal itu diakui Garcia. “Hubunganku dengan pelatih saat ini sangat baik. Aku sudah bersamanya sejak di akademi junior, dan di tim utama. Dia selalu memberiku kepercayaan. Aku senang bergabung dalam tim asuhannya,” tuturnya. 

Promosikan Tujuh Nama

Situasi yang terjadi di Real tersebut berbeda dengan di Barca. Entrenador Barca Hansi Flick mempromosikan tujuh pemain dari La Masia. Jumlah tersebut termasuk yang terbanyak dalam satu bursa transfer musim panas. 

Ketujuh nama tersebut adalah bek tengah Alvaro Cortes, bek kanan Xavi Espart, gelandang bertahan Tommy Marques, striker Toni Fernandez, bek kiri Joffre Torrents, gelandang Brian Farinas dan kiper Diego Kochen. Nama terakhir kemudian dipinjamkan ke klub Denmark Lyngby BK. 

Baca Juga: Kapten U-17 PS Siak Rayyan Bawa Timnya Lolos Semifinal Piala Soeratin 17 Zona Riau usai Mengalahkan KBR 5-4

Tetap Investasi

Di sisi lain, Barca tetap melakukan investasi di La Masia musim ini. Barca baru saja memboyong winger berusia 18 tahun Jesse Bissiwu dari Club Brugge senilai EUR 8,5 juta (Rp175,7 miliar). Nominal itu termasuk pembelian termahal untuk La Masia. 

Bissiwu pun berambisi secepatnya menembus skuad inti Barca pada musim ini.(ren/dns/gem)

 Laporan JPG, Madrid

Editor : Arif Oktafian
La Fabrica La Masia pemain muda jebolan real madrid real madrid fulham