SIAK (RIAUPOS.CO) - Hari kedua iven Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) Perawang Series 2026, Kamis (6/8) petang di GOR Tualang, semakin menarik. Enam sekolah yang bertanding.
Tim putra, SMAN 5 Tualang melawan SMKS YPPI, SMAN 2 Tualang berhadapan dengan SMAN 1 Koto Gasib, dan tim putri, SMAN 1 Tualang melawan SMAN Koto Gasib.
Tim putra SMAN 5 Tualang melawan SMKS YPPI berlaga pukul 15.00 WIB, dilanjutkan dengan tim putri, SMAN 1 Tualang melawan SMAN Koto Gasib bertanding pukul 16.00 WIB. Lalu tim putra SMAN 2 Tualang melawan SMAN 1 Koto Gasib bermain pukul 17.00 WIB.
Kompetisi berjalan dengan tertib meski penuh tekanan satu sama lain. Keberanian mengambil keputusan cepat dan fokus jadi penentu pemenang.
Baca Juga: Arsenal Punya Lini Tengah Mewah
Arahan pelatih masing-masing menjadi pegangan setiap ada jeda. Darah mudah putra putri Siak tak henti memberikan decak kagum atas semangat dan teknis yang ditunjukkan.
Sorak sorai pendukung menjadi penyemangat dan bagian tak terpisahkan dari iven bergengsi ini.
Hasil pertandingan, Kamis (6/8), SMAN 5 Tualang melawan SMKS YPPI, dimenangkan SMAN 2 Tualang dengan skor 33, sedangkan SMKS YPPI meraih skor 24.
Sedangkan untuk tim putri SMAN 1 Koto Gasib, harus mengakui keunggulan tim putri SMAN 1 Tualang. Skornya cukup mencolok, 62 untuk SMAN 1 Tualang, 18 untuk tim putri SMAN 1 Koto Gasib.
Baca Juga: EBR United Jumpa Kampar Junior di Final
Untuk pertandingan terakhir, tim putra SMAN 2 Tualang berhadapan dengan SMAN 1 Koto Gasib, hasilnya tim putra SMAN 2 Tualang menang dengan skor 20, sedangkan tim putra SMAN 1 Koto Gasib 0 atau menang forfeit.
Koordinator Event Riau Pos-HSBL 2026 Agus Syuhada mengatakan, pertandingan hari kedua berjalan lancar. Agus bangga menyaksikan peningkatan teknik para peserta. “Mereka benar-benar mempersiapkan diri untuk iven besar ini,” kata Agus.
Kalaupun ada yang masih belum maksimal itu karena belum banyak bertanding, perlu jam terbang untuk bisa memberikan hasil terbaik.
Baca Juga: Sempat Tertinggal, Kampar Junior FA Tembus Final Piala Soeratin U-17 Zona Riau 2026
Terkait adanya forfeit, disebutkan Agus, itu karena tim putra SMAN 1 Koto Gasib tidak mau turun bertanding sampai dengan batas waktu yang sudah ditentukan panitia. Jadi tim lawan menang wo atau forfeit.
Tunjukkan Kreativitas
Tak lengkap pertandingan basket tanpa tim dance. Delapan sekolah peserta iven Riau Pos-HSBL Perawang Series 2026, semua sekolah menyiapkan dance untuk ikut lomba.
Ada lima penilaian yang dilakukan terhadap dance, koreografi, kekompakan, kerativitas, totalitas, dan kostum. Sekolah yang tampil pada hari kedua iven tersebut SMAN 5 Tualang, SMKS YPPI, SMAN 1 Tualang, SMAN 1 Koto Gasib, dan SMAN 2 Tualang. “Semua dance memiliki ciri khas dan sama-sama menarik,” kata Agus.
Baca Juga: Tim Putra dan Putri SMAN 1 Siak Sapu Bersih Laga Perdana Riau Pos-HSBL Perawang Series 2026
Juri lebih tahu mana yang terbaik dari penampilan dance sekolah ini. Hanya saja, selain kostum yang terlihat enak dilihat karena sesuai dengan tema dance yang dibawakan, gerakan juga membuat decak kagum.(mng)
Editor : Arif Oktafian