PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tiga kemenangan beruntun menjadi sinyal positif bagi PSPS Pekanbaru dalam mematangkan persiapan menghadapi Championship 2026-2027.
Di bawah kendali pelatih Akhyar Ilyas, Askar Bertuah (julukan PSPS Pekanbaru) mulai menunjukkan perkembangan permainan yang menjanjikan setelah menyapu bersih seluruh laga uji coba selama menjalani pemusatan latihan di Jakarta.
Teranyar, PSPS berhasil menundukkan Jaya Raya FC dengan skor 2-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Pancoran Soccer Field, Jakarta, Senin (17/8). Dua gol kemenangan PSPS masing-masing disumbangkan Zidan dan Vieri.
Baca Juga: Berkurang, Hotspot di Riau Tersisa 25 Titik, Ini Sebarannya
Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang tren positif PSPS sejak memulai rangkaian pertandingan pramusim. Sebelumnya, tim kebanggaan masyarakat Riau itu mengalahkan Persis Solo dengan skor 2-0 pada Kamis (6/8).
Setelah itu, PSPS kembali meraih kemenangan 2-1 atas Isen Mulang Kalteng FC pada Kamis (13/8).
Dari tiga pertandingan uji coba tersebut, PSPS mencatatkan tiga kemenangan dengan torehan enam gol dan hanya satu kali kebobolan. Catatan ini menjadi modal penting bagi Askar Bertuah untuk terus meningkatkan kesiapan sebelum kompetisi resmi musim 2026-2027 bergulir.
Baca Juga: 761 Usulan Masuk, Program Rp100 Juta per RW Pekanbaru Mulai Direalisasikan
Selain hasil pertandingan, rangkaian uji coba juga menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat perkembangan komposisi pemain serta menentukan kerangka tim yang akan digunakan menghadapi kompetisi.
Akhyar masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi terhadap sejumlah sektor, terutama dalam membangun kekompakan antara pemain lama dan pemain baru.
PSPS mulai mempersiapkan diri menghadapi musim 2026-2027 sejak pertengahan Juli. Manajemen menunjuk Akhyar Ilyas sebagai pelatih kepala menggantikan Aji Santoso yang mengundurkan diri karena alasan keluarga.
Akhyar bukan sosok baru dalam persaingan sepak bola nasional.
Baca Juga: Bus Pinem Nyaris Terbalik, Baru 2 Pekan Ditimbun Jalan Sontang-Duri Kembali Hancur
Sebelumnya, ia menangani Persiraja Banda Aceh dan dinilai mampu mengangkat performa tim tersebut pada musim 2025-2026. Pengalamannya di kompetisi nasional diharapkan dapat membantu PSPS menghadapi persaingan musim depan.
Latihan perdana PSPS bersama Akhyar digelar di Pancoran Soccer Field pada 15 Juli 2026. Ketika itu, sekitar 16 pemain sudah mengikuti sesi latihan. Selain mematangkan pemain yang tersedia, tim pelatih juga melakukan seleksi terhadap sejumlah pemain, termasuk talenta dari kelompok usia U-21.
Dalam menjalankan tugasnya, Akhyar didukung jajaran staf kepelatihan yang terdiri dari Ambrizal dan Roffy Sunaryo sebagai asisten pelatih. Kemudian Abdul Rohman dipercaya sebagai pelatih kiper, sedangkan Abda Alief menangani kondisi fisik pemain.
Baca Juga: Wako Dorong Penanganan Anak Putus Sekolah hingga Layanan Publik Didekatkan ke Kecamatan
Kombinasi Pemain Lama dan Anyar
Menghadapi musim baru, manajemen PSPS melakukan perombakan cukup besar terhadap komposisi skuad. Sejumlah pemain yang menjadi bagian penting tim pada musim sebelumnya tetap dipertahankan.
Mereka di antaranya Antonio Gamaroni, Vieri Donny, Ilham Syafri, Misbakus Solikin, Ilham Fathoni, Pramudya Dwi, Alfin Tuasalamony, Natanael Siringo Ringo, Muhammad Zidan dan Asir Azis.
Baca Juga: Pengerjaan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Masuk Tahap Pengerasan
Di sisi lain, manajemen juga mendatangkan sejumlah pemain anyar untuk memperkuat kedalaman skuad di berbagai posisi.
Para pemain baru tersebut di antaranya Aulia Ramadhan Lubis dari Persikad, Muhammad Revan dari Persiraja, Hamzah Depa dari Persikad, Farhan Darwan dari Malut United EPA U-20, Dicki Agung Setiawan dari Sumsel United, Januarius Toa Meka dari Deltras, Matheus Henrique dari Persiraja dan Andik Rendika Rama dari Persekat.
PSPS juga mendatangkan M. As'ad Zidan dari Batavia, Jenico Riski Nijaya dari PSPS EPA U-19, Dian Riskiana dari Batavia FC, M. Ihsan Kusuma Siregar dari Persiraja serta Dimas Wicaksono Putra Rahman yang sebelumnya memperkuat Persebaya Surabaya.
Baca Juga: Pengerjaan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Masuk Tahap Pengerasan
Selain mendatangkan pemain dari luar, PSPS memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda dari akademi untuk masuk dalam skuad senior. Mereka antara lain Davin Rayana Digtaradani, Hendika Pratama, Doni Aditya Febriyanto Putra dan M Zacky Arya Fauza.
Kehadiran pemain lama, rekrutan anyar dan talenta muda tersebut membuat persaingan internal dalam skuad PSPS semakin terbuka. Kondisi ini sekaligus memberikan banyak pilihan bagi tim pelatih dalam menyusun komposisi terbaik.
Sebelumnya, manajer PSPS Pekanbaru, Miftakhul, mengatakan komposisi skuad PSPS masih terus bertambah. Hingga saat ini, sebanyak 27 pemain telah bergabung dengan tim. "Sejauh ini sudah 27 pemain PSPS Pekanbaru," kata Miftakhul, Rabu (19/8/2026).
Baca Juga: Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon, Pilkades Serentak 2026 Terancam Tertunda
Dengan komposisi yang terus dibentuk dan hasil positif dalam tiga laga uji coba, PSPS memiliki modal awal yang cukup menjanjikan. Namun, hasil pramusim tetap menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih sebelum menghadapi persaingan sesungguhnya di Championship 2026-2027.
Akhyar dan jajaran pelatih masih dituntut menjaga konsistensi permainan, membangun chemistry antar pemain serta memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik. Tiga kemenangan beruntun menjadi sinyal awal, tetapi tantangan lebih besar menanti Askar Bertuah saat kompetisi resmi dimulai.
Editor : M. Erizal