MASON (RIAUPOS.CO) – Amerika Serikat (AS) menempatkan tiga petenisnya di final Cincinnati Open. Di nomor tunggal putra, Frances Tiafoe melaju ke final setelah mengalahkan rekan senegaranya Brandon Nakashima 7-5, 6-3, Ahad (23/8/2026) WIB.
Di nomor tunggal putri, AS menempatkan dua tunggalnya di final. Yakni Coco Gauff dan Jessica Pegula. Coco Gauf ke final setelah meggalahkan Sara Bejlek, petenis Ceko berusia 20 tahun yang mengejutkan, pada hari Sabtu. Di mana dia mengalahkan juara 2019 Madison Keys 3-6, 6-4, 7-6 (5). Sebelumnya dia mengalahkan petenis peringkat 1 dunia Aryna Sabalenka dalam dua set langsung di babak 16 besar.
"Ini gila. Saya pikir kami semua bermain dengan sangat baik," kata Gauff jelang laga semifinal lawan Sara Bejlek.
"Semoga, kami bisa meraih dua gelar sekaligus. Tentu saja, masih ada pertandingan yang harus dimainkan agar itu terjadi. Kami pasti saling mendukung."
Baca Juga: Kabut Asap Kiriman Kembali Selimuti Pekanbaru, BMKG: Pelalawan Terpantau 216 Hotspot
Coco Gauf menghentikan kejutan Sara Bejlek dengan dua set langsung 6-4, 6-1. Sebelumnya Gauff mengalahkan Marta Kostyuk dari Ukraina 6-2, 6-2 di perempatfinal.
"Sara adalah pemain hebat," kata Gauff jelang laga semifinal.
"Saya banyak menontonnya di Abu Dhabi [pada bulan Februari] tahun ini ketika ia memenangkan gelar itu. Jadi saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Saya menantikannya."
Sementara itu Jessica Pegula yang mengalahkan Amanda Anisimova di perempatfinal sukses memadamkan asa Iga Swiatek di semifinal. Petenis peringkat 3 itu menang lewat petarungan tiga set 7-5, 4-6 dan 6-4.
Baca Juga: Gol Pemain Pengganti Carlos Espí di Menit-Menit Akhir Menangkan Real Madrid di Kandang Espanyol
Di tunggal putra, duel sesama petenis Amerika di semifinal Cincinnati Open adalah yang pertama sejak Andy Roddick dan Mardy Fish pada tahun 2010.
Nakashima adalah petenis putra Amerika pertama yang mencapai semifinal di Kanada dan Cincinnati dalam musim yang sama sejak Fish pada tahun 2011. Nakashima dilatih oleh mantan pelatih Tiafoe, Wayne Ferreira.
"Wayne adalah orang yang cukup mengenal saya," kata Tiafoe.
"Saya mengharapkan servis yang bagus dan yang terbaik darinya. Lebih dari segalanya, saya senang dengan kondisi mental saya. Ini adalah minggu yang hebat."
Baca Juga: Michael Carrick Sebut Manchester United Seharusnya Tidak Panik setelah Kekalahan dari Hull City
Tiafoe mencapai final Cincinnati pada tahun 2024, kalah dari Jannik Sinner. Kini dia akan menghadapi petenis Prancis di final Arthur Fils. Ini seteah Arthur Fils menumbangkan petenis Italia Flavio Cobolli 6-3, 6-4.***
Editor : Edwar Yaman
Sumber : espn.com