LONDON (RIAUPOS.CO) - Ada aroma Real Madrid dalam derbi London Barat antara Fulham melawan Chelsea di Craven Cottage, Selasa (25/8) dini hari nanti (siaran langsung Vidio pukul 02.00 WIB). Tactician kedua tim, Alvaro Arbeloa (Fulham) dan Xabi Alonso (Chelsea), sama-sama pernah menjadi pemain dan pelatih di Santiago Bernabeu (markas Real Madrid).
Alonso lebih dulu menangani tim utama Madrid pada musim panas 2025 hingga Januari 2026. Arbeloa kemudian ditunjuk sebagai pelatih pengganti selama paruh musim kedua. Sebelum itu, keduanya juga sempat mengawali karier kepelatihan di akademi Real Madrid.
Nah, dini hari nanti, keduanya sama-sama menjalani debut di Premier League. “Kami bisa memiliki hubungan, tetapi begitu berada di lapangan, tidak ada teman dan tidak ada masa lalu. Kami akan bertarung selama 90 menit,” kata Alonso dikutip dari Football London.
Baca Juga: Ajang SKA Sport Show, Tim Kick Boxing Bengkalis Raih Tiga Medali Emas
Selain pelatih, keterkaitan dengan Madrid juga terlihat dari dua rekrutan baru Fulham, Gonzalo Garcia dan Cesar Palacios. Kedua pemain jebolan La Fabrica -akademi Real Madrid- itu didatangkan dari Santiago Bernabeu pada musim panas ini. “Keduanya adalah pemain muda, ambisius, dan berbakat. Mereka adalah dua rekrutan hebat yang menurut saya pasti akan meningkatkan level permainan kami,” kata Arbeloa dikutip dari BBC.
Dari “Trufas” Jadi Rival
Hubungan Alonso dan Arbeloa bukan sekadar mantan rekan setim. Lebih dari itu, keduanya telah bersahabat sejak sama-sama bermain di Liverpool dan timnas Spanyol. Saking dekatnya, mereka memiliki panggilan khusus, yakni “Trufas” atau truffles.
Baca Juga: Janu/Andi Fitra Juara Turnamen Bulutangkis Sansani Agustusan
Sebutan itu muncul ketika keduanya masih bermain di Liverpool. Dalam sebuah sesi latihan, Alonso mengkritik operan Arbeloa yang buruk dan, dengan nada bercanda, menyebutnya “Trufas”. Arbeloa kemudian menggunakan sebutan yang sama untuk Alonso.
Kedekatan tersebut masih terjaga. Namun, mereka sepakat untuk mengesampingkannya dini hari nanti. “Kami adalah teman dekat, keluarga kami akan datang ke London, tetapi kami akan memberikan segalanya untuk klub masing-masing selama 90 menit. Kami tidak akan menjadi teman selama 90 menit karena kami ingin memenangkan pertandingan ini,” ujar Arbeloa dikutip dari beIN SPORTS.
Tanggung Jawab Baru
Alonso dan Arbeloa memang harus mengesampingkan persahabatan. Sebab, keduanya memiliki tanggung jawab besar bersama klub masing-masing. Alonso dituntut membawa Chelsea kembali ke papan atas setelah musim lalu hanya finis di posisi ke-10.
Baca Juga: Janu/Andi Fitra Juara Sansani Agustusan Turnamen Badminton
“Kami merasa siap. Kami sudah mempersiapkan diri sepanjang pramusim. Keinginan, ambisi, dan rasa lapar untuk memulai sudah ada di dalam tim,” ujar Alonso.
Sedangkan Arbeloa harus membangun tim baru setelah Marco Silva meninggalkan Fulham. Silva sebelumnya telah dipercaya menangani The Cottagers -julukan Fulham- selama lima tahun.
“Marco melakukan pekerjaan yang luar biasa. Para pemain di sini bahagia dan nyaman bersamanya, tetapi sekarang era baru dimulai. Saya tahu apa yang saya inginkan dan bagaimana cara mencapainya,” kata Arbeloa optimistis.(ka/bas/gem)
Laporan JPG, London
Editor : Arif Oktafian