Djokovic Menangis, Catatan 20 Tahun Terhenti

Tim Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 15:47 WIB
Petenis Serbia Novak Djokovic mendingin­kan tubuh saat jeda pergantian sisi lapangan dalam pertandingan tunggal putra melawan Mariano Navone dari Argentina pada turnamen US Open 2026 di USTA Billie Jean King National Tennis Center,  Senin (31/8/2026). (afp)
Petenis Serbia Novak Djokovic mendingin­kan tubuh saat jeda pergantian sisi lapangan dalam pertandingan tunggal putra melawan Mariano Navone dari Argentina pada turnamen US Open 2026 di USTA Billie Jean King National Tennis Center, Senin (31/8/2026). (afp)

 

NEW YORK (RIAUPOS.CO) - Pemilik gelar grand slam terbanyak putra (24 gelar) Novak Djokovic tersingkir pada babak pertama grand slam US Open, Senin (31/8). Sempat unggul 2-1, petenis Serbia itu akhirnya kalah oleh Mariano Navone asal Argentina dengan 7-6 (7-5), 5-7, 4-6, 6-2, 6-1. Kekalahan tersebut mengakhiri catatan 77 kemenangan beruntun pada babak pertama grand slam yang telah bertahan sejak Australian Open 2006 atau selama 20 tahun.

Djokovic sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik. Namun, kondisinya mulai menurun setelah Navone memaksanya menjalani reli-reli panjang. Nole –sapaan akrab Djokovic- beberapa kali membungkuk di antara poin untuk mengambil napas.

Masalah fisik itu semakin terlihat sepanjang pertandingan. Djokovic sempat muntah ke tempat sampah di pinggir lapangan. Setelah itu, dia terlihat mengalami kram. Memasuki set keempat, pergerakannya semakin lambat dan dia mendapat perawatan pada punggung.

Baca Juga: Fernandes Jalani Pekan Sempurna 

Di set kelima, Djokovic semakin kesulitan mengikuti permainan Navone. Dia tampak berusaha menahan air mata ketika pertandingan mendekati akhir. Seusai laga, Nole memang masih menyempatkan diri menyapa penonton. Tetapi, petenis berusia 39 tahun itu kembali terlihat emosional saat berjalan menuju ruang ganti.

“Saya merasa sangat buruk di lapangan. Ini sesuatu yang sudah saya alami hampir di setiap pertandingan tahun ini. Muntah,” kata Djokovic dikutip dari BBC.   

“Seluruh tubuh saya kemudian mulai menyerah. Kram, rasa sakit. Punggung saya akhirnya menyerah, begitu juga bahu, dan saya tidak bisa menyelesaikan pertandingan,” sambung juara empat kali US Open tersebut.

Baca Juga: Riau Pos Gowes Merdeka, Diapresiasi dan Ditunggu Tiap Tahun

Masalah fisik Djokovic sudah muncul sejak awal tahun, termasuk saat kalah di babak pertama Cincinnati Open dua pekan lalu. Kini, Djokovic masih berusaha mencari solusi. Namun, dia juga tidak tahu apakah masalah tersebut bisa sepenuhnya diatasi. “Saya mencoba, kawan. Saya mencoba. Kita lihat saja,” ucap petenis yang kini menempati ranking kelima dunia tersebut.(ka/dns/jpg) 

Editor : Arif Oktafian
US Open 2026 Mariano Navone novak djokovic