Mourinho Tak Bisa Jelaskan Kekalahan Mengejutkan Real Madrid di Kandang Real Betis

Edwar Yaman • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 07:18 WIB
José Mourinho merasakan kekalahan untuk pertama kalinya sejak kembali ke Real Madrid dalam kekalahan 0-1 melawan tuan rumah Real Betisdi Sevilla. (Instagram @realmadrid)
José Mourinho merasakan kekalahan untuk pertama kalinya sejak kembali ke Real Madrid dalam kekalahan 0-1 melawan tuan rumah Real Betisdi Sevilla. (Instagram @realmadrid)

 

(RIAUPOS.CO) - Jose Mourinho mengatakan dia tidak bisa menjelaskan kekalahan 0-1 Real Madrid di Real Betis, pada hari Jumat atau Sabtu (5/8/2-026) dini hari WIB. Ini merupakan kekalahan pertama pelatih asal Portugal tersebut sejak kembali ke LaLiga.

Pemain pengganti Troy Parrott membawa Betis unggul di menit ke-81, sebelum akhir pertandingan yang dramatis menyaksikan Carlos Espí mencetak gol peny equalizer yang dianulir karena offside. Kemudian Kylian Mbappé gagal mencetak gol dari titik penalti karena tendangannya ditepis oleh kiper Álvaro Valles di waktu tambahan.

Madrid mengakhiri pertandingan di Sevilla dengan delapan tembakan tepat sasaran, dan expected goals (xG) sebesar 3,16, tetapi pulang dengan tangan kosong.

 Baca Juga: Dilantik, PSSI Pekanbaru Siap Tingkatkan Pembinaan Usia Muda

Ini adalah pertama kalinya Madrid kalah dalam salah satu dari empat pertandingan liga pertama mereka sejak musim 2014-15.

"Terkadang Anda kalah dan Anda tidak tahu mengapa," kata Mourinho dalam konferensi pers pascapertandingan.

"Terkadang Anda kalah dan Anda tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Kami sangat dominan dan fokus. Kami mengendalikan segalanya, dengan banyak permainan menyerang, dan banyak peluang. Jika hasilnya imbang, kami akan frustrasi, karena kami pantas mendapatkan lebih, jadi bayangkan jika kami kalah!"

Madrid berpendapat bahwa penalti Mbappé seharusnya diulang, karena bek Betis Marc Bartra tampak memasuki kotak penalti saat sang penyerang mengambil tendangan penalti.

Baca Juga: Susiana Tabrani Resmikan Gedung Asrama 3 SMK Abdurrab Pekanbaru

"Saya belum melihat [insiden tersebut]," kata Mourinho, ketika ditanya tentang penalti dan gol Espí yang dianulir.

"Saya belum menontonnya di ruang ganti, jadi saya tidak bisa berkomentar. Saya mungkin akan berubah pikiran setelah menonton pertandingan besok, tetapi perasaan saya dari bangku cadangan adalah saya tidak tahu mengapa kami kalah. Saya tidak dapat menemukan pembenarannya, karena tim bermain sangat baik dalam setiap aspek. Secara individu juga, saya tidak punya kritik. Kami jelas pantas menang, tetapi pantas menang tidak selalu memberi poin."

Pemain baru yang didatangkan pada musim panas, Espí, telah membuktikan dirinya sangat penting bagi Madrid musim ini, mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir melawan Espanyol, dan tampaknya telah menyelamatkan satu poin di La Cartuja sebelum golnya dianulir.

"Seorang pemain muda yang bermain 10 atau 15 menit dan mencetak gol hebat -- mungkin offside -- tetapi dia adalah pemain penting bagi kami," kata Mourinho.

Baca Juga: 80 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Dilantik, Ini Kata Bupati Inhu

"Dia melakukan pekerjaannya dengan sangat baik. Dia adalah pemain muda dengan potensi besar dan dia akan berkembang. Saya sangat senang dengannya."

Mourinho mengatakan para pemainnya "naif" karena gagal memengaruhi wasit sepanjang pertandingan.

"Para pemain Betis lebih cerdas daripada pemain Real Madrid dalam hal itu," kata pelatih tersebut.

"Pemain Madrid naif. Para pemain Betis mencoba memengaruhi wasit, tetapi para pemain Madrid, ketika sesuatu pantas mendapatkan kartu kuning, mereka langsung bangkit. Ketika Anda bermain melawan tim dengan mentalitas seperti ini, itu adalah faktor penting."

Juara bertahan Barcelona kini akan memiliki kesempatan untuk unggul tiga poin dari Madrid ketika mereka mengunjungi Valencia pada hari Ahad.***

Editor : Edwar Yaman
Sumber : espn.com
carlos espi mourinho real madrid real betis