PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PSPS Pekanbaru mendapat kehormatan tampil di laga pembuka Liga 2 musim ini. Askar Bertuah akan menghadapi PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (11/9) malam ini (langsung di Indosiar pukul 19.00 WIB). Meski main tandang, PSPS tak gentar dan siap merebut poin.
Laga ini sekaligus menjadi momentum nostalgia bagi kedua tim. Pertemuan terakhir melawan Mahesa Jenar, julukan PSIS terjadi sembilan tahun silam, tepatnya pada Babak Delapan Besar Liga 2 musim 2017 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Ketika itu, kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1.
Kini, dengan komposisi pemain dan situasi yang jauh berbeda, pertemuan kembali kedua klub diprediksi tetap berlangsung sengit dan penuh tensi. PSPS datang ke Semarang dengan persiapan yang cukup matang. Asir Azis dkk telah menjalani pemusatan latihan di Jakarta selama sekitar dua bulan sebelum melanjutkan persiapan di Semarang.
Baca Juga: PB UIN Suska Riau Lawan 'Semangat' PB Riau Pos
Gelandang serang PSPS Asir Azis, memastikan seluruh pemain siap memberikan penampilan terbaik pada laga perdana ini. “Kami akan berikan penampilan yang terbaik. Kami sudah melakukan latihan selama dua bulan di Jakarta dan juga Semarang. Kami sudah beberapa kali uji coba,” ujar nya, Kamis (10/9).
Sementara pelatih kepala PSPS, Akhyar Ilyas mengakui PSIS bukan lawan yang mudah. Menurutnya, tuan rumah memiliki komposisi pemain yang cukup kuat, termasuk sejumlah pemain berpengalaman di kompetisi Liga 1. “Kita melihat PSIS tim yang bagus dan melakukan persiapan yang cukup baik dan dihuni dengan pemain eks Liga 1,” ujarnya.
Meski menghadapi lawan yang dinilai kuat, Akhyar memastikan PSPS tidak datang ke Semarang tanpa persiapan. Tim pelatih telah melakukan analisis terhadap sejumlah pertandingan uji coba PSIS untuk memetakan kekuatan dan kelemahan calon lawannya tersebut.
Baca Juga: Hari Kedua Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus, Sektor Putri Tunjukkan Kemampuan
“Tapi sejauh ini kita sudah menganalisa beberapa pertandingan uji coba PSIS dan kita sudah melihat apa kelebihan dan apa kelemahan PSIS. Itu menjadi evaluasi bagi kita untuk memanfaatkan kelemahan dan melemahkan kekuatan PSIS,” jelasnya.
Menariknya, PSPS belum kembali ke Pekanbaru selama masa persiapan. Tim memilih menjalani training center di Jakarta agar dapat lebih cepat beradaptasi dengan kondisi di Pulau Jawa. “Seiring berjalannya waktu, keluar jadwal pertandingan dan laga pertama bertandang ke kandang PSIS,” kata Akhyar.
Keberadaan tim yang sudah lebih dahulu berada di Pulau Jawa juga membuat PSPS memiliki waktu adaptasi yang cukup sebelum menghadapi pertandingan. “Kelebihannya juga kita bisa cepat datang ke Semarang dan bisa beradaptasi dengan cuaca di Semarang. Saya pikir semua pemain siap menghadapi pertandingan besok (malam ini, red),” tegasnya.
Baca Juga: Perbasi Apresiasi Riau Pos- HSBL 2026 Pekanbaru Series, Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda
Akhyar menyebutkan, mayoritas pemain sudah siap diturunkan. Bahkan, tiga pemain asing yang dimiliki PSPS disebut berada dalam kondisi siap untuk tampil. “Semua pemain sudah siap untuk diturunkan, termasuk tiga pemain asing,” ungkapnya.
Meski demikian, keputusan akhir mengenai komposisi pemain masih akan ditentukan setelah sesi latihan terakhir. Sebab, terdapat beberapa pemain yang kondisinya masih harus dipantau tim pelatih, salah satunya Aulia Lubis.
“Untuk target tentunya mencuri poin. Kalau bisa, kami ingin membawa pulang tiga poin,” ujar Akhyar.
PSIS juga tidak ingin kehilangan momentum pada pertandingan perdana. Mahesa Jenar menatap musim 2026/2027 dengan target untuk kembali bersaing memperebutkan tiket promosi. PSIS melakukan sejumlah pembenahan setelah harus berjuang keras mempertahankan posisinya pada kompetisi musim sebelumnya.
Di bawah asuhan pelatih Widodo C Putro, PSIS telah menjalani latihan intensif serta sejumlah pertandingan pramusim sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi. Menghadapi laga perdana, Widodo menyebut timnya terus mematangkan berbagai aspek permainan.
Baca Juga: Kalahkan Botic van de Zandschulp, Alexander Zverev Hadapi Karen Khachanov di Semifinal US Open
Mulai dari taktik, penyelesaian akhir, bertahan hingga transisi permainan menjadi perhatian tim pelatih. “Menghadapi laga perdana ini, tentunya kita lakukan pematangan taktikal, terus kesiapan individual dalam hal finishing, aspek sepakbola kita perbaiki, defending-nya, terus transisinya, attack to defend-nya terus kita matangkan,” ujarnya.
Widodo menilai kondisi fisik para pemainnya cukup baik. Hal tersebut terlihat dari pertandingan internal terakhir yang mampu dijalani pemain dengan tetap menjaga ritme permainan. “Saya harapkan dalam match pertama, performa anak-anak bagus,” katanya.
PSIS juga tidak ingin terlena dengan catatan positif selama pramusim. Lima pertandingan uji coba yang dijalani Mahesa Jenar seluruhnya berakhir dengan hasil positif. Namun, Widodo menegaskan hasil tersebut bukan jaminan pada kompetisi resmi. Karena itu, para pemain diminta tetap fokus, meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi permainan.
Baca Juga: Gol Spektakuler Mac Allister Jadi Pembeda bagi Liverpool saat Kalahkan Atletico Madrid
Dengan persiapan kedua tim yang cukup panjang, laga PSIS kontra PSPS diperkirakan berlangsung ketat. PSIS memiliki keuntungan bermain di hadapan publik sendiri, sementara PSPS datang dengan persiapan panjang dan telah lebih dahulu beradaptasi di Pulau Jawa.
Bagi Askar Bertuah, hasil positif di Stadion Jatidiri akan menjadi modal berharga dalam mengawali perjalanan Championship 2026/2027.(dof)
Editor : Arif Oktafian