BARCELONA (RIAUPOS.CO) - Lamine Yamal membuktikan dirinya lebih hebat dari Lionel Messi, pendahulunya di FC Barcelona. Bahkan, saat Yamal menyamai prestasi Messi dengan menjabat sebagai kapten Barca, dia tetap lebih bagus.
Yamal dipercaya sebagai kapten Barca saat melibas Feyenoord Rotterdam dengan skor telak 5-1. Dengan ban kapten di lengannya itu, Yamal turut menyumbang satu dari kelima gol yang dicetak pemain La Blaugrana, julukan Barca.
Baca Juga: Kejar Penambahan Berat Badan
Yamal melakukannya ketika usianya masih berusia 19 tahun 58 hari. Jauh lebih muda dibandingkan Messi yang baru mengenakannya saat berusia 21 tahun 33 hari. Bedanya, Messi saat itu memimpin klub Catalan itu dalam laga pramusim.
La Pulga, julukan Messi, baru dipercaya jadi kapten saat berusia 31 tahun. Itu pun dia hanya memulainya dengan mencatatkan dua kali umpan gol pada ajang Supercopa de Espana melawan Sevilla FC. Barca menang 2-1.
“Dia (Yamal) memang pemain yang spesial,” ungkap entrenador Barca Hansi Flick dalam pujiannya kepada Yamal, seperti dilansir dari laman Mundo Deportivo. Dia menyebut, musim ini bisa jadi musimnya Yamal.
Baca Juga: Perbasi Pekanbaru Apresiasi Riau Pos-HSBL 2026, Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda
“Tentu saja, dia pemainku. Dia pemain yang istimewa, dan luar biasa. Dia pantas mendapatkannya,” sambung Flick. Yamal juga mulai mengikuti jejak Messi sebagai eksekutor bola-bola tendangan bebas.(ren/bas/jpg)
Editor : Arif Oktafian