Serunya HSBL 2026 Series Selatpanjang, Mengejar Piala di Lapangan Kartika

Wira Saputra • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 13:06 WIB
Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin melakukan jump ball saat membuka Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Series Selatpanjang di Lapangan Basket Kartika, Jalan Pertis, Kecamatan Tebingtinggi, Rabu (2/9/2026). Pembukaan kompetisi basket antarpelajar turut disaksikan Direktur Riau Pos Asmawi Ibrahim (empat kanan), Kadisdikbud Meranti Raja Yusran (tiga kanan) Pimpinan Capella Honda Selatpanjang Hery (dua kanan) dan Promotion Section Head PT Capella Dinamik Nusantara Haryanto Budhiman (kanan). (EVAN Gunanzar / WIRA Saputra)
Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin melakukan jump ball saat membuka Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Series Selatpanjang di Lapangan Basket Kartika, Jalan Pertis, Kecamatan Tebingtinggi, Rabu (2/9/2026). Pembukaan kompetisi basket antarpelajar turut disaksikan Direktur Riau Pos Asmawi Ibrahim (empat kanan), Kadisdikbud Meranti Raja Yusran (tiga kanan) Pimpinan Capella Honda Selatpanjang Hery (dua kanan) dan Promotion Section Head PT Capella Dinamik Nusantara Haryanto Budhiman (kanan). (EVAN Gunanzar / WIRA Saputra)

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) - Lapangan Basket Kartika Selatpanjang menjadi saksi cerita panjang para pelajar dalam Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026  Series Selatpanjang. Ada keringat, sorak suporter, ketegangan hingga detik terakhir, dan tentu saja tawa bahagia saat piala akhirnya berada di tangan.

SMA Kalam Kudus Selatpanjang menjadi sekolah yang paling banyak membawa pulang gelar. Bukan satu, melainkan tiga gelar sekaligus. Dua di antaranya berasal dari cabang basket putra dan putri, sementara satu lagi datang dari kompetisi dance.

Menariknya, dua gelar basket itu diraih melalui pertandingan final yang sama-sama harus melewati babak overtime.

Baca Juga: PB UIN Suska Riau Lawan ‘Semangat’ PB Riau Pos Group

Pada final putri, Kalam Kudus berhadapan dengan SMAN 1 Tebingtinggi. Kedua tim tampil ngotot sejak awal. Angka demi ang­ka terus berkejaran hingga waktu normal berakhir tanpa pemenang.

Ketegangan berlanjut ke overtime. Di babak tambahan inilah Kalam Kudus tampil lebih tenang dan efektif. Mereka akhirnya mengamankan kemenangan 29-26 sekaligus mengangkat trofi juara basket putri.
Yohana Marbun, pemain bernomor punggung 9 dari Kalam Kudus, juga mendapat penghargaan sebagai MVP Liga Basket Putri.

Cerita serupa terjadi pada final putra. Kalam Kudus harus menghadapi SMK Patria Dharma dalam duel yang tak kalah sengit. Empat kuarter belum cukup untuk menentukan pemenang, karena kedua tim mengakhiri waktu normal dengan skor sama kuat.

Overtime Kembali Menjadi Penentu

Kalam Kudus akhirnya keluar sebagai pemenang dengan selisih hanya satu angka, 57-56. Tipis sekali. Bagi Patria Dharma, meski gagal membawa pulang trofi juara, ada penghargaan bergengsi yang tetap menjadi milik mereka. Wesly, pemain nomor punggung 21, di­nobatkan sebagai MVP Liga Basket Putra.

Baca Juga: Yamal Tandai Ban Kapten dengan Gol

Namun, cerita HSBL tahun ini tak berhenti di bawah ring. Sorak dan tepuk tangan juga datang dari panggung HSBL Dance Competition. Sebanyak 28 pelajar dari tiga sekolah tampil menunjukkan kreativitas masing-masing.

Kalam Kudus kembali menjadi yang terbaik. Sembilan dancer mereka tampil dengan kostum bernuansa hitam dan emas. Penampilan tersebut membawa mereka menjadi juara pertama.

SMK Patria Dharma yang menurunkan 10 peserta berada di posisi kedua, sedangkan MAN 1 Tebingtinggi dengan sembilan peserta meraih juara ketiga.

Di luar urusan piala, ada satu penghargaan lain yang tak kalah menarik. Most Favorite School diberikan kepada SMAN 1 Tebingtinggi. Kalam Kudus berada di posisi kedua dan Patria Dharma di posisi ketiga.

Baca Juga: Kejar Penambahan Berat Badan

Bagi Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, HSBL tahun ini juga membawa kenangan pribadi. Lapangan Basket Kartika ternyata bukan tempat baru ba­ginya.

Lebih dari empat dekade lalu, ketika masih duduk di bangku SMP, Muzamil pernah bermain basket di lapangan yang sama.

Kini, puluhan tahun kemudian, ia kembali ke tempat tersebut. Bedanya, bukan sebagai pemain, melainkan membuka ajang basket yang diikuti para pelajar.

“Hari ini Alhamdulillah dengan izin Allah, saya tidak jadi pemain tapi bisa membuka acara basket yang sangat bergengsi ini, dan tentu ini menjadi kebanggaan pribadi saya,” ujar Muzamil.

Baca Juga: Perbasi Pekanbaru Apresiasi Riau Pos-HSBL 2026, Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda

Ia berharap HSBL tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga membuka jalan bagi munculnya talenta-talenta baru dari Meranti. Menurutnya, olahraga bisa menjadi ruang bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan, membangun sportivitas sekaligus mengurangi ketergantungan terha­dap gawai.

”Saya harap anak-anak sekalian bisa kembali menimbulkan bakat terendam di kabupaten yang kita cintai ini. Bisa menjadi kebanggaan Kepulauan Meranti di event-event yang lebih besar, bahkan di tingkat nasional dan internasional,” harap­nya.

Sementara Koordinator Event Riau Pos-Honda HSBL 2026, Agus Syuhada, ketatnya pertandingan hingga harus ditentukan lewat overtime menjadi gambaran bahwa para pelajar Meranti memiliki semangat kompetisi yang tinggi.

Baca Juga: Penundaan Penutupan Atap di US Open Memaksa Noskova Melakukan Servis di Bawah Bayangan

Namun, menurutnya, HSBL bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara. Ada pengalaman bertanding, keberanian tampil, sportivitas, persahabatan dan kesem­patan bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan.

“Yang paling penting bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana anak-anak mendapat­kan pengalaman bertanding, sportivitas dan kesempatan menunjukkan kemampuan mereka,” kata Agus.

Dan dari Lapangan Basket Kartika, para pelajar itu pulang membawa cerita masing-masing. Ada yang membawa piala, ada yang membawa penghargaan, dan ada pula yang mungkin pulang tanpa gelar, tetapi membawa pengalaman yang kelak bisa menjadi modal untuk kembali bertanding lebih baik.***

 

Editor : Arif Oktafian
hsbl 2026 HSBL Selatpanjang Riau Pos-Honda HSBL