PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ajang bergengsi Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series resmi bergulir, Sabtu (12/9). Pembukaan kompetisi bola basket antarpelajar tingkat SMP dan SMA ini berlangsung meriah di GOR Tribuana Pekanbaru.
HSBL 2026 Pekanbaru Series menjadi salah satu wadah bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan dan mengasah mental bertanding. Tahun ini, persaingan semakin menarik dengan hadirnya kategori Junior HSBL untuk tingkat SMP.
Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak tujuh pertandingan berlangsung. Laga pembuka mempertemukan HSBL junior putra SMPN 1 Pekanbaru menghadapi SMP Stella Gracia Pekanbaru. SMPN 1 Pekanbaru harus mengakui keunggulan SMP Stella Gracia. Dalam pertandingan tersebut, SMP Stella Gracia tampil dominan dan mengamankan kemenangan dengan skor 41-21.
Persaingan berlanjut pada kategori putri tingkat SMA. SMA As Shofa berhasil mengalahkan SMA 12 Pekanbaru dengan skor 11-22. Pertandingan berlangsung ketat, dengan kedua tim berupaya menjaga pertahanan dan mencuri poin.
Baca Juga: Riau Pos-HSBL Pekanbaru Series Meriah, Ketua Perbasi July Wardhana Apresiasi Pembinaan Basket
Hasil lainnya, SMKN 4 Pekanbaru tampil lebih efektif saat menghadapi SMAN 4 Pekanbaru. SMKN 4 Pekanbaru berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 35-12. Sementara itu, pada kategori putra, SMA Witama Pekanbaru tampil sangat dominan ketika berhadapan dengan SMAN 10 Pekanbaru. SMA Witama mencatat kemenangan telak 85-13.
Game kelima sekaligus menjadi bagian dari rangkaian pertandingan yang bertepatan dengan opening ceremony. Laga tersebut mempertemukan tim putra SMAN 9 Pekanbaru menghadapi SMA Stella Gracia Pekanbaru.
Baca Juga: Perbasi Pekanbaru Apresiasi Riau Pos-HSBL 2026, Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda
SMA Stella berhasil mengatasi perlawanan SMAN 9 Pekanbaru. SMA Stella mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 60-37.
Setelah seremoni pembukaan, pertandingan dilanjutkan dengan game keenam antara tim putri SMAN 5 Pekanbaru melawan SMAN 9 Pekanbaru. Putri SMAN 5 Pekanbaru berhasil menaklukkan SMAN 9 Pekanbaru dengan skor 46-6. Sementara pertandingan terakhir hari pertama mempertemukan tim putra SMA Santa Maria menghadapi SMAN 4 Pekanbaru.
Sejumlah tamu undangan turut hadir dalam opening ceremony HSBL 2026 Pekanbaru Series. Di antaranya Sales Department Head PT Capella Dinamik Nusantara Jonny Winata, Retail Sales Department Head PT Capella Dinamik Nusantara Daniel Santoso, Direktur Riau Pos Asmawi Ibrahim, Ketua Perbasi Kota Pekanbaru July Wardhana, serta Ketua Zona 1 Perbasi Riau Petala Wijaya.
Sales Department Head PT Capella Dinamik Nusantara Jonny Winata mengatakan, pelaksanaan HSBL dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan yang positif. Ia menilai persaingan pada ajang HSBL di sejumlah kabupaten/kota sebelumnya juga berlangsung kompetitif.
“Kami melihat setiap tahunnya event ini semakin menarik. Pelaksanaan event di beberapa kabupaten/kota sebelumnya, persaingannya sudah cukup kompetitif,” kata Jonny.
Menurutnya, pelaksanaan HSBL Pekanbaru Series tahun ini juga sesuai dengan ekspektasi. Terlebih, adanya kategori Junior HSBL tingkat SMP membuat antusiasme pelajar dan sekolah semakin tinggi.
“Untuk HSBL Pekanbaru Series sendiri sesuai ekspektasi. Tahun ini sudah ada HSBL Junior tingkat SMP. Ternyata kami melihat semangat anak muda dan sekolah-sekolah semakin lama semakin antusias,” ujarnya.
Jonny berharap HSBL dapat menjadi ajang bagi para pelajar untuk mempersiapkan diri sebelum mengikuti kompetisi yang lebih besar, termasuk DBL.
“Jadi harapan kita HSBL ini bisa menjadi ajang pemanasan sebelum nanti masuk di ajang DBL. Pastinya akan lebih seru lagi,” katanya.
Sementara, Direktur Riau Pos Asmawi Ibrahim menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta dan perkembangan olahraga basket di Kota Pekanbaru. Menurutnya, pelaksanaan HSBL tahun ini menunjukkan bahwa minat pelajar terhadap olahraga basket terus berkembang.
“Suasananya luar biasa dalam pelaksanaan kegiatan HSBL. Tahun ini HSBL diikuti SMP untuk perdana. Ini menunjukkan antusiasme dan berkembangnya basket di Kota Pekanbaru,” ujar Asmawi.
Ia menambahkan, persaingan bola basket pelajar tidak hanya datang dari tim-tim di Kota Pekanbaru. Sejumlah daerah lain juga terus menunjukkan perkembangan sehingga para pemain dan sekolah di Pekanbaru harus terus meningkatkan kemampuan.
“Meski begitu, persaingan juga terlihat dari kabupaten lainnya” tegasnya.
Sementara itu, July Wardhana memberikan apresiasi terhadap konsistensi HSBL dalam menghadirkan kompetisi bola basket bagi pelajar di Kota Pekanbaru. Menurut July, penyelenggaraan HSBL 2026 tidak hanya menjadi ajang pertandingan dan adu kemampuan antarsekolah, tetapi juga memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat dan potensi mereka di bidang olahraga bola basket.
“HSBL 2026 Pekanbaru Series ini sangat menarik, heboh dan ramai penonton. Terima kasih untuk Riau Pos-HSBL. Event ini membantu Kota Pekanbaru untuk mengembangkan bakat anak-anak, terutama di bidang basket,” ujar July saat menghadiri opening ceremony Riau Pos-Honda HSBL Pekanbaru Series di GOR Tribuana Pekanbaru.
Ia berharap kompetisi yang telah menjadi salah satu wadah pembinaan bola basket pelajar tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya. Menurutnya, keberadaan kompetisi seperti HSBL sangat penting dalam menciptakan pengalaman bertanding bagi atlet-atlet muda. “Ini sangat menarik dan semoga setiap tahunnya bisa terus berjalan,” katanya.
July juga menyoroti antusiasme para pemain dan penonton yang terlihat sepanjang pertandingan. Ia menilai atmosfer pertandingan HSBL 2026 berlangsung semarak dengan dukungan penonton yang cukup tinggi.
Tak hanya soal persaingan di lapangan, ia mengapresiasi sikap para pemain yang tetap mengedepankan sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, nilai-nilai sportivitas menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet usia pelajar.
“Pertandingan tadi seru, antusias, sportivitas dijaga anak-anak. Setelah pertandingan pun mereka tetap kompak,” ujarnya.
Ia berharap semangat tersebut terus dipertahankan oleh seluruh peserta HSBL. Sebab, menurut July, kompetisi pelajar bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan, tetapi juga membentuk karakter dan mental para pemain.
“Ya, itulah yang kita harapkan dari anak-anak, untuk menjaga sportivitas dan menjunjung tinggi sportivitas,” pungkasnya.
HSBL 2026 Pekanbaru Series berlangsung hingga 19 September mendatang di GOR Tribuana Pekanbaru. Kompetisi ini diharapkan tidak hanya melahirkan pertandingan yang kompetitif, tetapi juga menjadi ruang pembinaan dan pengembangan bakat basket pelajar di Riau khususnya Pekanbaru.(dof)
Editor : Bayu Saputra