PEKANBARU (RIAU POS.CO)- Persaingan ajang bergengsi Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series semakin sengit memasuki hari ketiga.
Sebanyak lima pertandingan tersaji di GOR Tribuana Pekanbaru, Senin (14/9/2026). Para pemain dari masing-masing tim tampil penuh semangat untuk mengamankan kemenangan sekaligus menjaga peluang melaju ke babak berikutnya.
Pada kategori putri, SMAN 1 Pekanbaru tampil dominan ketika menghadapi SMKN 4 Pekanbaru. Sejak awal pertandingan, SMAN 1 Pekanbaru mampu mengendalikan jalannya permainan hingga akhirnya meraih kemenangan telak 54-12.
Baca Juga: Pj Sekda Rohul Lantik Sejumlah Pejabat, Margono Bergeser ke Jabatan Baru
SMAN 1 Pekanbaru langsung mengambil inisiatif serangan pada kuarter pertama. Mereka mampu mengakhiri kuarter pembuka dengan keunggulan 11-5.
Memasuki kuarter kedua, permainan SMAN 1 Pekanbaru semakin agresif. Mereka mencetak 17 poin tanpa balasan sehingga memperlebar keunggulan menjadi 28-5 hingga paruh pertandingan.
Dominasi tersebut berlanjut pada kuarter ketiga. SMAN 1 Pekanbaru kembali menambah 11 poin, sedangkan SMKN 4 Pekanbaru hanya mampu mencetak tiga poin. Skor berubah menjadi 39-8.
Pada kuarter terakhir, SMAN 1 Pekanbaru tetap konsisten menjaga tempo permainan. Sebanyak 15 poin berhasil ditambahkan, sementara SMKN 4 Pekanbaru hanya mampu mencetak empat poin. Laga pun ditutup dengan kemenangan SMAN 1 Pekanbaru 54-12.
Baca Juga: Dua Lahan Terbakar di Kampar, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Pelatih SMAN 1 Pekanbaru, Coach Abraham, mengakui timnya belum mampu bermain lepas pada awal pertandingan. Namun, setelah memasuki kuarter berikutnya, para pemain mulai menemukan ritme permainan dan tampil lebih percaya diri.
"Pada game pertama atau kuarter pertama kami belum enjoy," ujar Abraham.
Meski demikian, Abraham menegaskan timnya memasang target tinggi pada HSBL 2026, yakni menjadi juara. Ia berharap para pemain mampu tampil lebih percaya diri dan mengulangi performa positif seperti yang ditunjukkan pada event tahun sebelumnya.
"Target tahun ini juara. Mudah-mudahan anak-anak bisa bermain konfiden, bermain seperti event tahun sebelumnya," katanya.
Baca Juga: Kapolda Riau Membersamai Ribuan Mahasiswa Baru UHTP
Menurut Abraham, selain kemampuan teknis, kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan HSBL tahun ini. Para pemain dituntut mampu menjaga fokus dan kepercayaan diri, terutama ketika memasuki pertandingan dengan tingkat persaingan yang semakin ketat.
"Sekarang siapa yang siap mental saja," ujarnya.
Sementara itu, pada kategori putra, SMA Dharma Loka juga tampil meyakinkan. Menghadapi SMA 4 Pekanbaru, Dharma Loka mampu menguasai pertandingan dan mengamankan kemenangan dengan skor 64-19.
Hasil tersebut menunjukkan konsistensi permainan Dharma Loka sepanjang laga. Perbedaan skor yang cukup jauh membuat mereka mampu mengontrol permainan hingga pertandingan berakhir.
Baca Juga: Pemkab Inhu Fasilitasi Penyelesaian Konflik Lahan PT SBP dengan Masyarakat
Pada pertandingan putra lainnya, Darma Yudha juga berhasil mengamankan kemenangan setelah menundukkan Santa Maria dengan skor 51-33. Darma Yudha tampil lebih efektif dan mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
Pelatih tim basket putra SMA Darma Yudha, Dhanang, mengatakan target timnya pada HSBL 2026 tidak berubah, yakni menjadi juara. Namun, ia menyebut tim harus melakukan sejumlah pembenahan, terutama dalam aspek pertahanan.
"Untuk target pastinya juara. Untuk HSBL tahun ini agak berbeda. Kita harus kondisikan di defense dan harus solid lagi sehingga target juara bisa tercapai," kata Dhanang.
Baca Juga: Kanwil DJP Riau Tanamkan Kesadaran Pajak pada Pelajar SMP di Pekanbaru
Ia menilai kekuatan pertahanan dan kekompakan tim akan menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya. Karena itu, evaluasi dan peningkatan soliditas menjadi perhatian tim sepanjang kompetisi.
Sementara itu, pada kategori Junior putra, pertandingan antara SMP Witama Srikandi dan SMP Stella Gracia berlangsung menarik. Stella Gracia tampil lebih dominan sejak awal pertandingan dan akhirnya meraih kemenangan dengan skor cukup meyakinkan, 50-13.
Stella Gracia langsung memperlihatkan permainan agresif sejak pertandingan dimulai. Keunggulan yang terus terjaga membuat mereka leluasa mengontrol jalannya pertandingan hingga kuarter terakhir.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Stella Gracia untuk melanjutkan perjuangannya pada kategori Junior putra HSBL 2026 Pekanbaru Series.
Pada laga penutup berhadapan antara tim Putra SMAN 13 Pekanbaru vs SMA Witama Pekanbaru dengan Skor 86-8 untuk keunggulan Witama.
Baca Juga: Kabut Asap Makin Pekat, Selasa Besok Siswa Rohul Tak ke Sekolah, Wajib PJJ
Dengan berjalannya kompetisi hingga hari ketiga, persaingan antar tim semakin menarik.
Sejumlah tim mulai menunjukkan kekuatan masing-masing, sementara tim lainnya masih memiliki kesempatan melakukan evaluasi untuk memperbaiki penampilan pada pertandingan berikutnya.
HSBL 2026 Pekanbaru Series sendiri menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan, pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental kompetitif.
Pertandingan yang semakin ketat diprediksi membuat persaingan menuju fase berikutnya semakin menarik untuk disaksikan.(dof)
Editor : Edwar Yaman