PSPS Kebanggaan Masyarakat, Wako Agung Doakan Lolos Liga 1

M Ali Nurman • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 10:03 WIB
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersalaman dengan para pemain saat Gala Dinner bersama PSPS Pekanbaru di Kediaman Dinas Wako Pekanbaru, Ahad (13/9/2026) malam. (ISTIMEWA)
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersalaman dengan para pemain saat Gala Dinner bersama PSPS Pekanbaru di Kediaman Dinas Wako Pekanbaru, Ahad (13/9/2026) malam. (ISTIMEWA)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menunjukkan komitmen dan memberikan dukungan penuh kepada PSPS Pekan­baru dalam mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Ini diperlihatkan secara langsung. Sejak laga perdana di Semarang, Jumat (11/9) hingga menjamu ofisial dan para pemain di Pekanbaru, Ahad (13/9) malam. 

Wako Agung bersama Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto hadir menyaksikan perjuangan tim kebanggaan masyarakat Pekanbaru tersebut. Dukungan itu kembali diperlihatkan setelah seluruh ofisial dan pemain PSPS kembali ke Kota Bertuah. 

Ahad (13/9) malam, Wali Kota Agung menjamu manajemen, jajaran pelatih, dan pemain PSPS dalam gala dinner yang digelar di rumah dinas Wali Kota Pekanbaru. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan deklarasi damai aliansi suporter PSPS Pekanbaru.

Baca Juga: Tidak Bisa Terima Kekalahan Manchester United di Carabao Cup, Carrick: Saya Bertanggung Jawab

Dua momentum tersebut menjadi gambaran keseriusan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam mengawal perjalanan PSPS pada kompetisi musim ini. Tidak hanya memberikan dukungan moral kepada tim, Agung juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk suporter dan pemerintah kabupaten/kota se-Riau untuk bersama-sama mendukung PSPS meraih prestasi terbaik.

“PSPS Pekanbaru ini bukan lagi sekadar klub sepakbola, tapi juga sudah menjadi kebanggaan bagi warga Pekanbaru, bahkan warga Provinsi Riau. PSPS sudah menjadi identitas, bukan hanya Kota Pekanbaru, tetapi juga Provinsi Riau,” kata Agung saat gala dinner PSPS musim 2026/2027, Ahad (13/9) malam.

Karena itu, ia menyampaikan harapan besar agar PSPS mampu tampil maksimal sepanjang kompetisi dan mewujudkan target promosi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia, yakni Liga 1. “Kita punya harapan besar PSPS ini masuk ke Liga 1,” ujarnya.

Baca Juga: Manchester United Tersingkir di Carabao Cup, Kalah 2-3 dari Brighton di Old Trafford

Agung juga berpesan kepada seluruh pemain agar menjadikan setiap pertandingan sebagai bentuk perjuangan dan pengabdian untuk klub serta masyarakat yang mendukungnya. Ia mengingatkan pentingnya bermain dengan hati, disiplin, dan penuh perjuangan. “Kepada pemain kami berpesan, bermainlah dengan hati, disiplin, dan penuh perjuangan,” katanya.

Menurut Agung, kecintaan terhadap daerah dan klub harus menjadi energi tambahan bagi para pemain dalam menghadapi ketatnya persaingan kompetisi. Ia berharap semangat tersebut dapat membawa PSPS meraih kemenangan demi kemenangan. 

“Seperti yang disampaikan senior kita, para pemain pada masanya, ketika kita bermain dengan hati, bermain dengan kecintaan Pekanbaru. Mudah-mudahan, tahun ini PSPS bisa memenangkan pertandingan dan bisa masuk di dalam Liga 1,” tuturnya.

Baca Juga: Rekor Awal Musim, Raphinha Hattrick saat Barcelona Mencetak 7 Gol ke Gawang Racing Santander

Dalam gala dinner yang dihadiri unsur pemerintah daerah, manajemen klub, pemain, pelatih, serta berbagai kelompok suporter tersebut, Agung juga memberikan perhatian khusus terhadap peran suporter. Menurutnya, suporter merupakan bagian penting dalam perjalanan sebuah klub sepakbola.

Dukungan dari tribun maupun di luar stadion dapat menjadi motivasi bagi pemain untuk tampil maksimal. Namun, dukungan tersebut harus diberikan dalam koridor sportivitas dan kedamaian. “Suporter bagi kami adalah pemain yang ke-12. Boleh berbeda kelompok dan cara mendukung, tetapi tetap satu tujuan, PSPS harus maju dan PSPS harus tetap menang,” kata Agung.

Ia mengajak seluruh kelompok suporter untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kompetisi berlangsung. Agung mengingatkan bahwa tindakan anarkis maupun kerusuhan justru dapat merugikan klub yang sedang berjuang meraih prestasi. 

Baca Juga: Putra SMA Witama dan Darma Yudha Amankan Tiket Semifinal, SMP ICS Melaju ke Semifinal

“Tidak boleh rusuh, tidak boleh berkelahi, tidak boleh membakar, dan tidak boleh merusak fasilitas. Kita menjadi suporter tentu harus menjaga klub agar tidak terkena sanksi,” tegasnya.

Agung menilai, semangat dan emosi dalam mendukung PSPS harus tetap disalurkan secara positif. Panasnya persaingan cukup berlangsung di lapangan, sementara para suporter memiliki tanggung jawab menjaga situasi tetap aman dan kondusif. “Kalau panas, biarkan saja panas itu pada permainan sepakbola. Kalau suporter harus tetap dingin, harus menjaga Kota Pekanbaru,” ungkapnya.

Melalui deklarasi damai tersebut, Agung berharap seluruh aliansi suporter dapat menunjukkan kedewasaan dalam mendukung tim. Perbedaan kelompok dan gaya dukungan, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan untuk menimbulkan konflik yang pada akhirnya berdampak terhadap PSPS.

Baca Juga: Manchester United Perlu Kemenangan Lawan Brighton setelah Menjalani Pekan yang Buruk

Lebih lanjut, Agung menyampaikan bahwa dukungan terhadap PSPS tidak semestinya hanya menjadi tanggung jawab Pemko Pekanbaru. Ia berharap seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Riau dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dapat ikut memberikan perhatian dan dukungan terhadap klub tersebut.

Menurutnya, PSPS memiliki posisi strategis sebagai klub yang membawa nama Pekanbaru sekaligus menjadi representasi kebanggaan masyarakat Riau di kancah sepak bola nasional. “In sya Allah dengan kemampuan kami, dengan pola kami berteman, kami akan usahakan bagaimana 12 kabupaten/kota dan juga Pemerintah Provinsi Riau akan sama-sama mendukung dan mendoakan agar PSPS bisa lebih sukses lagi,” tuturnya.

Dukungan langsung Agung bersama Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat PSPS menghadapi PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (11/9), juga menjadi bagian dari komitmen tersebut. Meski harus mengawali kompetisi dengan kekalahan 1-1 dari tuan rumah, perjuangan PSPS tetap mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah.

Baca Juga: Masih Jadi Penentu, Liverpool Tidak Bisa Menganggap Remeh Mac Allister dan Cody Gakpo

Agung menilai, hasil pertandingan perdana bukan akhir dari perjalanan tim. Kompetisi Liga 2 musim 2026/2027 masih panjang dan masih terbuka peluang bagi PSPS untuk memperbaiki performa pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Manajemen Siap Berikan yang Terbaik

CEO PSPS Pekanbaru Edward Riansyah menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Plt Gubri SF Hariyanto yang telah memberikan dukungan kepada tim sepanjang persiapan hingga kompetisi resmi dimulai.

Ia mengatakan, perhatian pemerintah daerah menjadi motivasi tambahan bagi manajemen dan seluruh pemain untuk menjalani kompetisi Liga 2 musim 2026/2027 secara maksimal. “Kami dari manajemen dan tim PSPS mengucapkan terima kasih atas dukungan Pak Wali Kota dan Pak Plt Gubernur Riau untuk tim kebanggaan kita berkompetisi di Liga Championship tahun 2026/2027 ini,” kata Edward.

Baca Juga: Reuni Amorim, Dilema Modric 

Menurutnya, manajemen bersama tim akan berupaya maksimal dan menampilkan performa terbaik sepanjang musim kompetisi. “Kami akan berusaha maksimal dan menampilkan yang terbaik sepanjang musim ini,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih PSPS Akhyar Ilyas mengungkapkan, persiapan tim telah dilakukan jauh sebelum kompetisi resmi dimulai. Menurutnya, proses persiapan telah berlangsung sejak sekitar 15 Juli dengan menggelar training center di Jakarta. 

Selama masa persiapan, seluruh pemain disebut menunjukkan antusiasme dan menjalankan tanggung jawab masing-masing dengan baik. “Semua berjalan dengan baik, proses latihan semua berjalan dengan baik, semua pemain antusias melakukan latihan, dan semua menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dengan cukup baik,” kata Akhyar.

Baca Juga: Cetak Dua Gol di Carabao Cup, Bintang Muda Arsenal Max Dowman Samai Rekor Wayne Rooney

Selain latihan intensif, PSPS juga menjalani sejumlah pertandingan uji coba untuk mengukur kesiapan tim menghadapi kompetisi. Dari beberapa laga tersebut, Akhyar menyebut tim berhasil meraih hasil positif.

“Kita sempat menang melawan tim Jayaraya, menang melawan tim Persis Solo Liga 2 yang selevel dengan kita, dan kita juga sempat menang melawan tim Isan Muleng, tim Liga 1,” ujarnya.

Rangkaian pertandingan uji coba tersebut menjadi bagian dari evaluasi tim sebelum memasuki kompetisi resmi. Akhyar menilai, PSPS menunjukkan progres yang cukup baik selama masa persiapan. “Kita melihat tim ini punya progres yang baik di dalam persiapan untuk menghadapi kompetisi,” katanya.

Baca Juga: SMAN 5 Pekanbaru Menang Tipis atas SMAN 3 di Kompetisi Basket Riau Pos HSBL 2026

Namun, pada pertandingan perdana di Semarang, PSPS kalah dengan skor tipis 2-1. Akhyar menegaskan, kekalahan tersebut tidak menyurutkan semangat tim. “Saya pikir perjalanan kita masih panjang. Kita baru melakukan satu pertandingan,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap dukungan masyarakat  seluruh suporter terus mengalir kepada tim. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga motivasi pemain dalam menjalani kompetisi yang masih panjang. “Kami sangat mengharapkan dukungan dari seluruh suporter dan masyarakat,” kata Akhyar.(ali)

 

 

Editor : Arif Oktafian
Wali Kota Agung psps pekanbaru liga 2 indonesia