PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tim putri SMAN 1 Pekanbaru memastikan tiket menuju partai final Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series yang akan berlangsung pada, Sabtu (19/9/2026) di GOR Tribuana Pekanbaru.
Kepastian itu diraih setelah SMAN 1 Pekanbaru menundukkan SMA Stella Gracia dengan skor 47-24 pada babak semifinal yang berlangsung di GOR Tribuana Pekanbaru, Jumat (18/9/2026).
Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan SMAN 1 Pekanbaru ke partai puncak. Di final, mereka akan berhadapan dengan SMA Darma Yudha Pekanbaru yang juga tampil dominan pada laga semifinal lainnya dengan mengalahkan SMAN 6 Pekanbaru dengan skor telak 73-8.
Baca Juga: Tak Hanya Pekanbaru, Beberapa Daerah Riau Turut Diguyur Hujan
Menghadapi Stella Gracia, SMAN 1 Pekanbaru sempat mendapat perlawanan ketat sejak awal pertandingan. Kedua tim langsung tampil dengan tempo tinggi dan saling memberikan tekanan.
Pada kuarter pertama, Stella Gracia mampu mengimbangi permainan SMAN 1 Pekanbaru. Hingga empat menit pertandingan berakhir, kedua tim masih bersaing ketat. Namun, SMAN 1 Pekanbaru akhirnya menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 9-8.
Memasuki kuarter kedua, permainan SMAN 1 Pekanbaru mulai berkembang. Pertahanan yang lebih solid membuat Stella Gracia kesulitan menemukan ruang untuk mencetak poin. Di sisi lain, serangan SMAN 1 Pekanbaru semakin efektif.
Baca Juga: PLN Perluas Akses Listrik di Indragiri Hilir, Sejumlah Desa Segera Nikmati Layanan Kelistrikan
Hasilnya, SMAN 1 Pekanbaru mampu mencetak 15 poin pada kuarter kedua, sementara Stella Gracia hanya menambah tiga poin. SMAN 1 Pekanbaru pun menutup babak pertama dengan keunggulan 24-11.
Dominasi tersebut berlanjut pada kuarter ketiga. Para pemain SMAN 1 Pekanbaru mampu menjaga konsistensi permainan dan tidak memberikan banyak peluang kepada Stella Gracia.
SMAN 1 kembali menambah 11 poin, sedangkan Stella Gracia hanya mampu mencetak tiga poin.
Baca Juga: Usai Kalahkan Witama, Putra SMA Darma Yudha Melaju ke Final
Memasuki kuarter terakhir, SMAN 1 Pekanbaru unggul jauh 35-14. Stella Gracia berusaha mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan tekanan. Namun, SMAN 1 Pekanbaru tetap mampu menjaga fokus dan mengontrol jalannya pertandingan.
Pada kuarter keempat, SMAN 1 Pekanbaru menambah 12 poin, sedangkan Stella Gracia mencetak 10 poin. Hingga pertandingan berakhir, SMAN 1 Pekanbaru memastikan kemenangan 47-24 dan berhak tampil di partai final.
Pelatih SMAN 1 Pekanbaru, Abraham, mengaku bersyukur atas keberhasilan anak asuhnya melaju ke partai puncak. Meski demikian, ia mengingatkan para pemain agar tidak cepat puas karena masih ada satu pertandingan penting yang harus mereka jalani.
Baca Juga: Diego Gajah Sumatera Usia 17 Tahun Mati di PLG Minas, Gajah Kelima Mati di Riau Sepanjang 2026
"Untuk menghadapi partai final nanti, anak-anak harus bisa bermain lebih bagus dan lebih tenang lagi," ujar Abraham.
Menurutnya, partai final akan menghadirkan tantangan berbeda sehingga para pemain harus memiliki kepercayaan diri dan kesiapan mental. Selain menjaga konsistensi permainan, anak asuhnya diminta mengurangi kesalahan serta tetap menjalankan strategi yang telah disiapkan.
"Kami berharap pemain bisa lebih percaya diri dan menunjukkan permainan terbaik. Selain kemampuan teknis, mental juga sangat penting karena pertandingan final tentu berbeda," tambahnya.
Baca Juga: Hujan Lebat Guyur Pekanbaru, Warga Berharap Asap Karhutla Berkurang
Sementara itu, tiket final lainnya menjadi milik SMA Darma Yudha Pekanbaru. Menghadapi SMAN 6 Pekanbaru pada semifinal, Darma Yudha tampil dominan sejak awal pertandingan dan tidak memberikan banyak kesempatan kepada lawannya untuk mengembangkan permainan.
Darma Yudha langsung tancap gas pada kuarter pertama dengan mencetak 27 poin tanpa balas. SMAN 6 Pekanbaru kesulitan membendung serangan yang dibangun Darma Yudha sehingga kuarter pertama ditutup dengan skor 27-0.
Memasuki kuarter kedua, Darma Yudha tetap mampu menjaga dominasi. Mereka menambah 14 poin, sementara SMAN 6 Pekanbaru mulai mencetak empat poin. Hingga turun minum, Darma Yudha masih unggul jauh 41-4.
Baca Juga: Tim Mabes TNI Turun ke Inhil, TNI-Polri Perkuat Barisan Hadapi Ancaman Karhutla
Pada kuarter ketiga, Darma Yudha kembali mengendalikan permainan. Tambahan delapan poin membuat mereka semakin menjauh, sedangkan SMAN 6 hanya mampu menambah dua poin. Skor sementara berubah menjadi 49-6.
Memasuki kuarter terakhir, Darma Yudha kembali tampil agresif dengan mencetak 24 poin. SMAN 6 Pekanbaru hanya mampu menambah dua poin.
Hingga peluit akhir dibunyikan, Darma Yudha memastikan kemenangan telak 73-8. Hasil tersebut mengantarkan mereka ke partai final untuk menantang SMAN 1 Pekanbaru.
Baca Juga: Penjaringan Calon Ketua Golkar Kampar Dibuka Besok, Musda Digelar 21-22 September
Pelatih Darma Yudha Pekanbaru, Coach Rizka, mengaku bersyukur atas penampilan anak asuhnya yang mampu menjalankan permainan dengan maksimal hingga mengamankan kemenangan.
"Anak-anak sudah tampil maksimal dan berhasil memenangkan pertandingan," ujar Rizka.
Menghadapi SMAN 1 Pekanbaru di partai puncak, Rizka menyebut timnya telah mempersiapkan strategi. Ia berharap seluruh pemain mampu menjaga konsentrasi dan tampil sesuai dengan rencana permainan yang telah disiapkan.
Baca Juga: Kalahkan Stella Gracia di Semifinal, Putri SMAN 1 Pekanbaru Melaju ke Final
"Kami sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi SMAN 1 Pekanbaru. Mudah-mudahan anak-anak bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik untuk memenangkan pertandingan final nanti," katanya.
Duel SMAN 1 Pekanbaru kontra Darma Yudha pun dipastikan menjadi laga penentu untuk memperebutkan gelar juara putri HSBL 2026 Pekanbaru Series. Kedua tim sama-sama membawa modal kemenangan dari semifinal dan akan berusaha tampil maksimal pada partai puncak.
Sementara itu, tim putra SMA Darma Yudha Pekanbaru memastikan satu tempat di partai final Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series.
Baca Juga: Didakwa Lakukan Suap Demi Jabatan, Mantan Sekda Kuansing Tak Ajukan Eksepsi
Kepastian tersebut diraih setelah Darma Yudha tampil solid dan menundukkan SMA Witama dengan skor 36-24 pada babak semifinal di GOR Tribuana Pekanbaru, Jumat (18/9/2026).
Sejak awal pertandingan, Darma Yudha langsung menunjukkan permainan agresif. Mereka mampu menguasai jalannya pertandingan dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan cukup meyakinkan, 16-8.
Memasuki kuarter kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Kedua tim sama-sama kesulitan menambah angka. Darma Yudha hanya mampu mencetak tiga poin, sementara SMA Witama menambah dua poin. Hingga paruh pertama pertandingan, Darma Yudha tetap unggul 19-10.
Baca Juga: Besok, Siswa Rohul Kembali PTM di Sekolah
Darma Yudha kembali memperlihatkan pertahanan yang rapat pada kuarter ketiga. Mereka mampu membatasi perolehan angka SMA Witama dan hanya memberikan dua poin.
Sementara itu, Darma Yudha menambah enam poin sehingga keunggulan melebar menjadi 25-12.
Pada kuarter keempat, SMA Witama berusaha bangkit dan tampil lebih menyerang. Witama berhasil mencetak 12 poin, sedangkan Darma Yudha menambah 11 angka.
Baca Juga: Tiket Nonton PSPS vs Persiraja Hanya Tersedia Online, Tak Ada Penukaran Fisik, Cek Harganya
Namun, keunggulan yang sudah dibangun sejak awal pertandingan membuat Darma Yudha tetap mampu mengamankan kemenangan dengan skor akhir 36-24.
Pelatih tim basket putra SMA Darma Yudha Pekanbaru, Dhanang, mengatakan kemenangan tersebut menjadi langkah penting bagi timnya untuk mewujudkan target yang sudah dicanangkan sejak awal mengikuti HSBL 2026.
Menurutnya, target Darma Yudha tidak berubah, yakni membawa pulang gelar juara.
Baca Juga: SMP Stella Gracia Lolos ke Final, Besok Tantang ICS Perebutkan Gelar Juara
"Untuk target pastinya juara," kata Dhanang.
Dhanang menilai pertahanan menjadi salah satu aspek yang harus terus diperkuat sebelum menghadapi partai final. Dengan persaingan yang semakin ketat, setiap pemain dituntut mampu menjaga konsentrasi dan menjalankan instruksi dengan baik.
Putra SMA Dharma Loka memastikan tiket menuju final usai mengalahkan SMA Stella Gracia Pekanbaru di partai semifinal dengan skor akhir 50-48. Putra SMA Dharma Loka akan menghadapi Darma Yudha pada partai final.
Baca Juga: Pegadaian Dorong UMKM Jangkau Pasar Lebih Luas melalui Program Gemilang
Di kategori Junior HSBL Pekanbaru series, SMP Stella Gracia Pekanbaru memastikan satu tiket ke partai final setelah menundukkan SMP Darma Yudha Plus Pekanbaru pada laga semifinal yang berlangsung di GOR Tribuana Pekanbaru, Jumat (18/9).
SMP Stella Gracia tampil dominan sejak awal pertandingan. Mereka langsung membangun keunggulan pada kuarter pertama dengan skor 14-8.
Di partai final, SMP Stella Gracia akan menghadapi SMP ICS Pekanbaru yang lebih dahulu memastikan tempat di laga puncak. ICS berhasil menundukkan SMP Al Azhar 37 Pekanbaru dengan skor 29-22 pada semifinal. Partai final nantinya dipastikan menjadi pertandingan yang menarik.
Baca Juga: Fondasi Menggantung, PUPR-PKPP Riau Perbaiki Pilar Jembatan Ujungbatu Rohul
Jadwal Final Sabtu (19/9/2026):
SMP
Putra:
1.SMP ICS Pekanbaru vs SMP Stella Gracia Pekanbaru.
Putri:
2. SMAN 1 Pekanbaru vs SMA Darma Yudha.
Putra:
3. SMA Darma Yudha Pekanbaru vs SMA Dharma Loka Pekanbaru. (dof)