PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- Penyelenggaraan Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series mendapat respons positif dari kalangan pelajar dan pecinta bola basket. Tahun ini, kompetisi basket pelajar tersebut semakin berkembang dengan hadirnya kategori Junior khusus tingkat SMP putra.
Regional Head Capella Honda Riau, Harry Sutiono, mengatakan penambahan kategori Junior menjadi salah satu bentuk komitmen Capella Honda Riau dalam memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka di olahraga basket.
"Kami selaku penyelenggara dari Capella Honda Riau tentunya sangat gembira. Pada Pekanbaru Series HSBL tahun ini, kita menyelenggarakan tambahan satu pertandingan untuk kelas SMP atau kita sebut Junior, dengan 11 tim putra," ujar Harry, Sabtu (19/9/2026).
Baca Juga: Putri SMA Darma Yudha Champion HSBL 2026 Pekanbaru Series
Menurutnya, hadirnya kategori baru tersebut menunjukkan bahwa animo masyarakat, khususnya pelajar dan sekolah terhadap olahraga basket di Pekanbaru dan Riau semakin kuat.
Hal ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga basket sekaligus proses regenerasi atlet di daerah. "Ini membuktikan animo masyarakat, animo pelajar, animo sekolah terhadap dunia basket terus semakin kuat dan semakin besar," katanya.
Harry menegaskan, Capella Honda Riau bersama penyelenggara HSBL berupaya menghadirkan wadah yang dapat dimanfaatkan para pelajar untuk terus berkembang.
Baca Juga: SMP Stella Gracia Champion Junior Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series
Kompetisi tidak hanya menjadi tempat bertanding, tetapi juga menjadi ruang bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan dan membangun pengalaman.
"Capella Honda dalam hal ini juga berusaha bagaimana menciptakan atau memberikan ruang bagi anak-anak untuk terus berkembang dan bisa tumbuh dalam dunia basket," tuturnya.
Ia berharap, kompetisi seperti HSBL dapat menjadi salah satu bagian dari proses lahirnya bibit-bibit basket potensial dari Riau. Para pemain yang tampil diharapkan mampu berkembang hingga nantinya menjadi atlet yang dapat memperkuat Provinsi Riau maupun menembus level nasional.
Baca Juga: PSPS Pekanbaru Menang 2-1 Atas Persiraja Banda Aceh
"Harapannya, mereka bisa menjadi atlet pilihan dari Provinsi Riau atau menjadi pemain nasional ke depannya," ungkap Harry.
Lebih dari sekadar kompetisi, Harry juga melihat HSBL sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi antar pelajar, sekolah, pelatih, dan pecinta basket. Para peserta memiliki kesempatan untuk berkumpul, berinteraksi, sekaligus menunjukkan bakat yang mereka miliki di lapangan.
"Event ini tentunya kita berharap bisa menjadi semacam event silaturahmi bagi semua anak pelajar. Mereka bisa berkumpul dan menunjukkan bakatnya," katanya.
Baca Juga: Kejurkab Pencak Silat III Piala Bupati Kuansing Dibuka, Bibit Muda Dibidik
Menurut Harry, olahraga basket juga memiliki nilai yang lebih luas karena mampu mempertemukan pelajar dari berbagai sekolah dalam satu kompetisi. Semangat kebersamaan dan sportivitas yang tercipta di dalam maupun di luar lapangan menjadi bagian penting dari penyelenggaraan HSBL. "Menunjukkan bahwa basket ini bisa menyatukan mereka," ujarnya.
Antusiasme tersebut, lanjut Harry, terlihat dari pertandingan-pertandingan yang berlangsung di GOR Tribuana Pekanbaru. Dukungan penonton serta semangat para pemain menunjukkan bahwa olahraga basket pelajar memiliki basis peminat yang cukup besar di Pekanbaru. "Tadi dipertandingkan kita bisa melihat bagaimana antusias penonton semua. Antusias pemain," katanya.
Dengan semakin tingginya partisipasi pelajar dan hadirnya kategori Junior, Harry berharap HSBL dapat memberikan kontribusi terhadap kebangkitan olahraga basket di Riau.
Baca Juga: TNI Perkenalkan Alutsista Baru Kepada Rakyat Indonesia, Digelar di Monas, Semuanya Gratis
Kompetisi yang berkelanjutan dinilai penting untuk menjaga regenerasi sekaligus memberikan pengalaman bertanding kepada pemain-pemain muda. "Tentu harapannya ini akan membangkitkan dunia basket di Provinsi Riau," pungkasnya.
Editor : Rinaldi