PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tim SMA Darma Yudha Pekanbaru tampil elegan di bagian putra maupun putri. Kedua tim menjadi champion pada masing-masing kategori sehingga berhasil mengawinkan gelar. Tim putra SMA Darma Yudha tampil sebagai juara Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series dengan kemenangan cukup meyakinkan.
Gelar juara tersebut diraih setelah Darma Yudha tampil dominan dan menundukkan SMA Dharma Loka Pekanbaru dengan skor 79-55 pada partai final di GOR Tribuana Pekanbaru, Sabtu (19/9). Sejak awal pertandingan, Darma Yudha langsung menunjukkan permainan agresif. Mereka mampu mengendalikan jalannya pertandingan melalui serangan yang efektif serta pertahanan yang solid.
Pada kuarter pertama, Darma Yudha langsung unggul jauh 30-5. Keunggulan tersebut terus dipertahankan pada kuarter kedua. Darma Yudha menambah 20 poin, sementara Dharma Loka mencetak 16 poin.
Hingga paruh pertama pertandingan, Darma Yudha masih memimpin 50-21. Memasuki kuarter ketiga, Darma Yudha kembali tampil dominan. Sebanyak 25 poin berhasil diciptakan, sedangkan Dharma Loka hanya mampu menambah 10 poin. Darma Yudha pun semakin menjauh dengan keunggulan 75-31. Dharma Loka mencoba bangkit pada kuarter terakhir. Mereka mampu mencetak 24 poin, sedangkan Darma Yudha hanya menambah empat poin. Namun, keunggulan besar yang telah dibangun sejak tiga kuarter sebelumnya membuat Darma Yudha tetap mampu mengamankan kemenangan dengan skor akhir 79-55.
Baca Juga: Rosé BLACKPINK Resmi Rilis Single Terbarunya “New Trick”, Ubah Patah Hati Jadi Energi Positif
Hasil tersebut memastikan SMA Darma Yudha Pekanbaru keluar sebagai champion putra Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series. Sementara itu, SMA Dharma Loka harus puas menempati posisi runner-up.
Pelatih tim basket putra SMA Darma Yudha Pekanbaru, Dhanang, mengaku senang dan bahagia atas keberhasilan anak asuhnya meraih gelar juara. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar SMA Darma Yudha yang telah memberikan dukungan kepada tim sejak awal kompetisi hingga berhasil mencapai partai final.
Baca Juga: Kecelakaan di Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar, Dua Penumpang Minibus Meninggal Dunia
“Terima kasih kepada keluarga besar Darma Yudha yang sudah men-support dari awal hingga sampai di final ini. Anak-anak selalu konsisten dalam menjalankan offense (penyerangan) dan defense (pertahanan) yang bagus,” ujar Dhanang.
Menurutnya, konsistensi permainan menjadi salah satu kunci keberhasilan Darma Yudha sepanjang pertandingan final. Para pemain mampu menjalankan strategi yang telah dipersiapkan dan menjaga fokus sejak awal hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi penutup manis bagi perjalanan Darma Yudha pada HSBL 2026 Pekanbaru Series. Dengan permainan solid yang ditunjukkan sejak babak awal hingga final, Darma Yudha akhirnya mampu membawa pulang gelar juara pada kategori putra.
Putri SMA Darma Yudha juga Champion
Selain mengunci gelar putra, tim putri SMA Darma Yudha Pekanbaru sukses meraih gelar juara Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series. Kepastian tersebut diraih setelah Darma Yudha menundukkan SMAN 1 Pekanbaru dengan skor 53-33 pada partai final yang berlangsung di GOR Tribuana Pekanbaru, Sabtu (19/9).
Pertandingan final berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim tampil penuh semangat demi mengamankan gelar juara. Darma Yudha langsung menunjukkan permainan solid dengan mengandalkan kerja sama tim dan pertahanan yang disiplin.
Pada kuarter pertama, SMAN 1 Pekanbaru sempat memberikan perlawanan dan mampu unggul 12-4. Namun, Darma Yudha tidak panik dan perlahan mulai menemukan ritme permainan. Memasuki kuarter kedua, Darma Yudha bangkit dan memperkecil ketertinggalan. Tim asuhan Coach Yenny tersebut mampu mencetak 12 poin, sementara SMAN 1 hanya menambah sembilan poin. Hingga turun minum, SMAN 1 masih memimpin tipis dengan skor 21-16.
Darma Yudha kemudian tampil semakin percaya diri pada kuarter ketiga. Permainan lebih agresif membuat mereka mampu mencetak 17 poin, sedangkan SMAN 1 menambah 12 poin. Kondisi tersebut membuat persaingan semakin ketat. Memasuki kuarter keempat, Darma Yudha tampil dominan. Serangan demi serangan berhasil dikonversi menjadi poin, sementara pertahanan mereka juga mampu meredam upaya SMAN 1 untuk mengejar ketertinggalan.
Darma Yudha mencetak 15 poin pada kuarter terakhir, sedangkan SMAN 1 hanya mampu menambah lima poin. Hingga pertandingan berakhir, Darma Yudha memastikan kemenangan dengan skor 53-33 sekaligus mengangkat trofi juara HSBL 2026 Pekanbaru Series kategori putri.
Pelatih tim basket putri SMA Darma Yudha Pekanbaru, Coach Yenny, mengaku bangga dan senang dengan pencapaian anak asuhnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama tim serta kemampuan para pemain menjalankan instruksi yang diberikan.
“Bangga, senang. Anak-anak mendengarkan instruksi dengan baik. Awalnya sempat ragu karena ini banyak generasi baru. Tapi mereka bisa membuktikan mereka bisa bareng-bareng di sini,” ujar Yenny.
Yenny mengatakan, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa para pemain baru yang bergabung dalam skuad Darma Yudha mampu beradaptasi dan tampil maksimal di tengah persaingan HSBL yang cukup ketat. Menurutnya, perjalanan menuju gelar juara juga menjadi pengalaman penting bagi para pemain. Tidak hanya dari sisi permainan, tetapi juga dalam membangun mental dan kekompakan sebagai sebuah tim.
“Kami terus berusaha menjaga kekompakan dan saling percaya. Anak-anak akhirnya bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya di pertandingan final,” katanya.
Gelar juara tersebut sekaligus menjadi pencapaian penting bagi Darma Yudha dalam ajang Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series. Sementara itu, SMAN 1 Pekanbaru harus puas sebagai runner-up setelah perjuangan mereka terhenti di partai puncak.
Capella Honda Dorong Lahirnya Bibit Basket Masa Depan Riau
Penyelenggaraan Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series mendapat respons positif dari kalangan pelajar dan pecinta bola basket. Tahun ini, kompetisi basket pelajar tersebut semakin berkembang dengan hadirnya kategori Junior khusus tingkat SMP putra.
Regional Head Capella Honda Riau, Harry Sutiono, mengatakan, penambahan kategori Junior menjadi salah satu bentuk komitmen Capella Honda Riau dalam memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka di olahraga basket.
“Kami selaku penyelenggara dari Capella Honda Riau tentunya sangat gembira. Pada Pekanbaru Series HSBL tahun ini, kita menyelenggarakan tambahan satu pertandingan untuk kelas SMP atau kita sebut Junior, dengan 11 tim putra,” ujar Harry saat menyaksikan partai final HSBL 2026 Pekanbaru series, Sabtu (19/9).
Menurutnya, hadirnya kategori baru tersebut menunjukkan bahwa animo masyarakat, khususnya pelajar dan sekolah terhadap olahraga basket di Pekanbaru dan Riau semakin kuat.
Hal ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga basket sekaligus proses regenerasi atlet di daerah.
“Ini membuktikan animo masyarakat, animo pelajar, animo sekolah terhadap dunia basket terus semakin kuat dan semakin besar,” katanya.
Harry menegaskan, Capella Honda Riau bersama penyelenggara HSBL berupaya menghadirkan wadah yang dapat dimanfaatkan para pelajar untuk terus berkembang. Kompetisi tidak hanya menjadi tempat bertanding, tetapi juga menjadi ruang bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan dan membangun pengalaman.
“Capella Honda dalam hal ini juga berusaha bagaimana menciptakan atau memberikan ruang bagi anak-anak untuk terus berkembang dan bisa tumbuh dalam dunia basket,” tuturnya.
Ia berharap, kompetisi seperti HSBL dapat menjadi salah satu bagian dari proses lahirnya bibit-bibit basket potensial dari Riau. Para pemain yang tampil diharapkan mampu berkembang hingga nantinya menjadi atlet yang dapat memperkuat Provinsi Riau maupun menembus level nasional.
“Harapannya, mereka bisa menjadi atlet pilihan dari Provinsi Riau atau menjadi pemain nasional ke depannya,” ungkap Harry.
Lebih dari sekadar kompetisi, Harry juga melihat HSBL sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi antarpelajar, sekolah, pelatih, dan pecinta basket. Para peserta memiliki kesempatan untuk berkumpul, berinteraks i, sekaligus menunjukkan bakat yang mereka miliki di lapangan.(muh)
Editor : Bayu Saputra