Awal Wajab Baru Les Bleus, Zinedine Zidane Ditantang Melebihi Didier Deschamps

Tim Redaksi • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 10:46 WIB
Pelatih  Prancis Zinedine Zidane menendang bola dalam sesi latihan menjelang pertandingan sepakbola UEFA Nations League melawan Turki di Clairefontaine-en-Yvelines, Senin (21/9/2026). (FRANCK FIFE/AFP)
Pelatih Prancis Zinedine Zidane menendang bola dalam sesi latihan menjelang pertandingan sepakbola UEFA Nations League melawan Turki di Clairefontaine-en-Yvelines, Senin (21/9/2026). (FRANCK FIFE/AFP)

CLAIREFONTAINE-EN YVELINES (RIAUPOS.CO) - Zinedine Zidane akan memulai tugas sebagai entraineur timnas Prancis pada Sabtu (26/7) nanti. Laga melawan Turki dalam matchday pertama UEFA Nations League 2026-2027 di Kocaeli Stadium, Izmit, itu sekaligus menandai awal wajah baru Les Bleus –julukan timnas Prancis– sepeninggal Didier Deschamps.  

Zizou –sapaan akrab Zidane– ditantang untuk membawa Prancis lebih baik dari era Didier Deschamps. Bersama Di­di –sapaan akrab Deschamps– dari 2012 sampai 2026, Les Bleus mampu me­rengkuh juara Piala Dunia 2018 dan UEFA Nations League 2021.

 “Aku di sini untuk menang (baca: juara). Pemain-pemainku telah mencapai banyak hal dan aku ingin mendukung mereka. Aku sudah menantikan kesempatan ini. Aku tidak sabar untuk memulainya,” tutur Zizou dilansir dari Onze Mondial.

Baca Juga: PSPS Incar Kemenangan di Kandang Sumsel United

Mbappe ke Kiri, Dembele Tengah

Posisi nomor 9 alias penyerang tengah seringkali jadi rebutan antara kapten Les Bleus Kylian Mbappe dan peraih Ballon d’Or Ousmane Dembele. Itu sering memunculkan friksi di antara Mbappe dan Dembele. Zidane sudah punya game plan untuk itu. 

Zidane berencana menjajal Mbappe bermain melebar, sedangkan Dembele yang jadi nomor 9 seperti halnya di klub (Paris Saint-Germain). “Dia (Mbappe) bisa bermain di tiga posisi (wide attacker kanan dan kiri serta penyerang tengah, red). Dia juga mengatakan sangat menyukai posisi kiri,” kata Zidane. 

Selama ini Mbappe memang selalu dimainkan sebagai striker. Kali terakhir bintang Real Madrid itu main sebagai wide attacker kanan saat uji coba kontra Kolombia pada 30 Maret lalu. Sementara kali terakhir Donatello –julukan Mbappe-main sebagai wide attacker kiri terjadi dalam 16 besar Euro 2024 lawan Belgia.  

Baca Juga: Pemain Argentina Desak Lionel Scaloni Tetap Bertahan di Tengah Pembicaraan Kontrak

Panggil Pemain Non-Caps

Dari daftar pemain pilihan Zidane di awal menangani timnas, pemain senior seperti Karim Benzema dan N’Golo Kante yang dirumorkan akan dipanggil ternyata tidak masuk skuad. Zizou malah memasukkan beberapa pemain anyar.

Total, ada enam pemain non-caps yang dipanggilnya.   Antara lain kiper Jean Butez dan gelandang Lucas Da Cunha (Como 1907), kiper Guillaume Restes (Toulouse FC), wingback kanan Andy Diouf (Inter Milan), bek tengag Jeremie Jacquet (Liverpool FC), dan striker Esteban Lepaul (Stade Rennais). 

“Aku ingin bertemu Zidane lebih dekat dan membahasnya (pemanggilan ke timnas, red),” ungkap Lepaul kepada RMC Sport. Lepaul telah mencetak tiga gol musim ini. 

Baca Juga: Pemain Argentina Desak Lionel Scaloni Tetap Bertahan di Tengah Pembicaraan Kontrak

Stop “Catwalk” di Clairefontaine 

Setiap kali Les Bleus menjalani agenda internasional, momen saat para pemain berjalan dari mobil memasuki Clairefontaine –markas latihan timnas– seperti jadi catwalk. Pilihan fashion style Mbappe dkk dari ujung kepala sampai ujung kaki jadi bidikan kamera awak media. 

Akan tetapi, Zidane meng­ambil kebijakan untuk melarang media mengambil foto catwalk. Zizou disebut ingin anak asuhnya bisa lebih fokus dalam sesi latihan di Clairefontaine. Harapannya, pemain Les Bleus bisa fokus pada performa di lapangan dan bukan penampilan di luar lapangan.(ren/dns/gem)

Laporan JPG, Clairefontaine-En-Yvelines

 

Editor : Arif Oktafian
UEFA Nations League 2026 didier deschamps les bleus timnas prancis zinedine zidane