PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- Penampilan apik PSPS Pekanbaru saat menaklukkan Persiraja Banda Aceh pada laga kedua Championship 2026/2027 mendapat apresiasi. Dua pemain Askar Bertuah, Pramudya Dwi dan Antonio Gamaroni, masuk dalam daftar Best XI Championship pekan kedua.
Susunan Best XI tersebut ditetapkan Championship setelah melakukan penilaian terhadap penampilan pemain pada setiap pertandingan yang berlangsung pada pekan kedua kompetisi. Pramudya Dwi masuk sebagai salah satu pemain di posisi bek, sedangkan Antonio Gamaroni menempati posisi penyerang.
Pencapaian tersebut tidak terlepas dari penampilan keduanya saat PSPS menghadapi Persiraja Banda Aceh di Stadion Kaharuddin Nasution, Jumat (19/9/2026) kemarin. Dalam pertandingan tersebut, PSPS berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 2-1.
Baca Juga: PSPS Incar Kemenangan di Kandang Sumsel United
Gamaroni menjadi bintang kemenangan Askar Bertuah setelah mencetak seluruh gol PSPS. Penyerang asal Brasil tersebut dua kali membobol gawang Persiraja melalui sundulan yang menunjukkan ketajamannya dalam memanfaatkan bola-bola udara.
Sementara itu, Pramudya Dwi tampil solid di lini belakang. Pemain yang juga merupakan kapten tim sepak bola PON Riau tersebut dipercaya tampil sejak menit awal oleh pelatih Akhyar Ilyas.
Kepercayaan tersebut dijawab Pramudya dengan permainan tenang sepanjang pertandingan. Bersama Luiz Motta, Pramudya mampu meredam sejumlah upaya serangan Persiraja, termasuk pergerakan dua pemain asing tim asal Banda Aceh tersebut.
Baca Juga: PSPS Pekanbaru Menang 2-1 Atas Persiraja Banda Aceh
Meski Persiraja berhasil mencetak satu gol, gol tersebut tercipta melalui situasi bola mati. Secara keseluruhan, lini belakang PSPS mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Penampilan tersebut sekaligus menunjukkan perkembangan Pramudya yang terus mendapat kepercayaan di level kompetisi nasional. Musim lalu, Pramudya baru mendapat kesempatan bermain pada laga terakhir menghadapi Bekasi FC. Dalam pertandingan tersebut, ia juga tampil cukup baik.
Sekretaris PSPS Pekanbaru M Teza Taufik mengatakan, pihaknya senang melihat perkembangan Pramudya yang dinilai semakin matang dalam setiap pertandingan.
Baca Juga: Polres Kuansing Patroli dan Pantau Distribusi BBM di Sejumlah SPBU
"Sebagai kapten tim sepak bola PON, kita sudah proyeksikan Pram adalah masa depan lokal Riau yang harus punya jejak karier nasional," kata Teza, Kamis (24/9/2026).
Menurutnya, penampilan Pramudya saat menghadapi Persiraja menunjukkan bahwa pemain muda tersebut mampu menjawab kepercayaan yang diberikan pelatih.
"Laga kemarin lawan Persiraja, Coach Akhyar kembali memberikan porsi turun sejak awal. Hasilnya dijawab dengan baik oleh Pram yang bermain sangat tenang dan bersama Luiz Motta dapat mematikan serangan dari dua pemain asing Persiraja," ujarnya.
Baca Juga: Pertamina Perkuat Koordinasi Lintas Kelembagaan, Dorong Optimalisasi Penyaluran BBM di Riau
Teza menilai kemampuan Pramudya dalam melakukan marking, clearance serta duel menjadi bagian penting dari penampilannya pada pertandingan tersebut.
"Ketenangannya memarking, clearance, berduel layak mendapat apresiasi Best Starting XI Championship pekan kedua," sambungnya.
Sementara itu, masuknya Gamaroni dalam daftar Best XI semakin menegaskan perannya sebagai ujung tombak PSPS. Ketajamannya di depan gawang jadi salah satu modal penting bagi Askar Bertuah dalam menjalani kompetisi musim ini.
Baca Juga: Kekeringan Melanda Kampung Dompak Lama Tanjungpinang, 10 Ton Air Bersih Disuplai buat 200 KK
Teza menyebut Gamaroni memang sudah menjadi bomber andalan PSPS sejak musim 2025/2026. Pemain tersebut bergabung pada putaran ketiga dan mencatat sembilan penampilan dengan torehan tujuh gol.
"Bomber ujung tombak andalan kita sejak musim 2025/2026 lalu. Datang dari putaran ketiga, sembilan caps, tujuh gol sudah menjadi alasan mempertahankannya musim 2026/2027," jelas Teza.
Pada musim ini, PSPS berharap naluri mencetak gol Gamaroni dapat kembali memberikan kontribusi besar terhadap prestasi tim. Sejauh ini, Gamaroni telah mencetak tiga gol dari dua pertandingan yang dimainkan.
Baca Juga: Kepesertaan BPJS Kesehatan Kuansing Capai 367.880 Peserta atau 97,19 Persen
"Musim ini kita harapkan insting dan naluri gol Gamaroni bisa berdampak pada prestasi Askar Bertuah. Sejauh ini tiga gol dari dua match semakin mempertegas Gamaroni adalah predator di area kotak penalti lawan," tuturnya.
Dua gol ke gawang Persiraja menjadi bukti ketajaman Gamaroni. Dengan postur tubuh yang kokoh, ia tidak hanya mampu memainkan bola dengan baik, tetapi juga memaksimalkan keunggulannya dalam duel udara.
Dua sundulan Gamaroni membawa PSPS unggul dan akhirnya mampu mengamankan tiga poin di kandang. Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Askar Bertuah setelah pada pertandingan pertama harus mengakui keunggulan PSIS Semarang dengan skor 1-2.
Baca Juga: Epson Satukan Teknologi AI, 4K dan Bose dalam Lifestudio Grand Plus EH-LS970B
Tambahan tiga poin dari kemenangan atas Persiraja membuat PSPS mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan. Askar Bertuah saat ini berada di posisi keenam klasemen sementara Grup A Championship 2026/2027.
Masuknya Pramudya Dwi dan Antonio Gamaroni dalam Best XI pekan kedua menjadi catatan positif bagi PSPS. Selain menunjukkan kontribusi individual kedua pemain, pencapaian tersebut juga menjadi tambahan motivasi bagi skuad Askar Bertuah untuk menjaga konsistensi penampilan pada pertandingan berikutnya.
Editor : Rinaldi