Antonio Gamaroni dan Pramudya Jadi Wakil PSPS

Dofi Iskandar • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 11:09 WIB
ANTONIO GAMARONI. (JPG)
ANTONIO GAMARONI. (JPG)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Penampilan apik PSPS Pekanbaru saat menaklukkan Persiraja Banda Aceh pada laga kedua Championship 2026/2027 mendapat apresiasi. Dua pemain Askar Bertuah, Pramudya Dwi dan Antonio Gamaroni, masuk dalam daftar Best XI Championship pekan kedua.

Susunan Best XI tersebut ditetapkan Championship setelah melakukan penilaian terhadap penampilan pemain pada setiap pertandingan yang berlangsung pada pekan kedua kompetisi. 

Pramudya Dwi masuk sebagai salah satu pemain di posisi bek, sedangkan Antonio Gamaroni menem­pati posisi penyerang. Pencapaian tersebut tidak terlepas dari penampilan keduanya saat PSPS menghadapi Persiraja Banda Aceh di Stadion Kaharuddin Nasution, Jumat (19/9) kemarin.

Baca Juga: Bulutangkis Putra Akhiri Puasa Emas 28 Tahun

Dalam pertandingan tersebut, PSPS berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 2-1.

Gamaroni menjadi bintang kemenangan Askar Bertuah setelah mencetak seluruh gol PSPS. Penyerang asal Brasil tersebut dua kali membobol gawang Persiraja melalui sundulan yang menunjukkan ketajamannya dalam memanfaatkan bola-bola udara.

Sementara itu, Pramudya Dwi tampil solid di lini belakang. Pemain yang juga merupakan kapten tim sepak bola PON Riau tersebut dipercaya tampil sejak menit awal oleh pelatih Akhyar Ilyas.

Baca Juga: Antonio Gamaroni dan Pramudya Jadi Wakil PSPS di Best XI Championship Pekan Kedua

Kepercayaan tersebut dijawab Pramudya dengan permainan tenang sepanjang pertandingan. Bersama Luiz Motta, Pramudya mampu meredam sejumlah upaya serangan Persiraja, termasuk pergerakan dua pemain asing tim asal Banda Aceh tersebut.

Meski Persiraja berha­sil mencetak satu gol, gol tersebut tercipta melalui situasi bola mati. Secara kese­luruhan, lini belakang PSPS mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Penampilan tersebut sekaligus menunjukkan perkembangan Pramudya yang terus mendapat kepercayaan di level kompetisi nasional. Musim lalu, Pramudya baru mendapat kesempatan bermain pada laga terakhir menghadapi Bekasi FC. Dalam pertandingan tersebut, ia juga tampil cukup baik.

Baca Juga: Barcelona Ikuti Jejak Real Madrid dalam Menembus Angka Pendapatan 1 Miliar Euro

Sekretaris PSPS Pekanbaru M Teza Taufik mengatakan, pihaknya senang melihat perkembangan Pramudya yang dinilai semakin matang dalam setiap pertandingan.

“Sebagai kapten tim sepak bola PON, kita sudah proyeksikan Pram adalah masa depan lokal Riau yang harus punya jejak karier nasional,” kata Teza, Kamis (24/9).

Menurutnya, penampilan Pramudya saat menghadapi Persiraja menunjukkan bahwa pemain muda tersebut mampu menjawab kepercayaan yang diberikan pelatih.

Baca Juga: Simfoni ala Xavi Dimulai

Sementara itu, masuknya Gamaroni dalam daftar Best XI semakin menegaskan perannya sebagai ujung tombak PSPS. Ketajamannya di depan gawang menjadi salah satu modal penting bagi Askar Bertuah dalam menjalani kompetisi musim ini.

Teza menyebut Gamaroni memang sudah menjadi bomber andalan PSPS sejak musim 2025/2026. Pemain tersebut bergabung pada putaran ketiga dan mencatat sembilan penampilan dengan torehan tujuh gol.

“Bomber ujung tombak andalan kita sejak musim 2025/2026 lalu. Datang dari putaran ketiga, sembilan caps, tujuh gol sudah menjadi alasan mempertahankannya musim 2026/2027,” jelas Teza.(dof)

 

Editor : Arif Oktafian
Pramudya Dwi Antonio Gamaroni psps pekanbaru