NAGOYA (RIAUPOS.CO) - Kontingen Indonesia mendapatkan dua medali perunggu di Asian Games 2026, Jumat (25/9). Dua medali tersebut diraih dari cabang olahraga (cabor) sepaktakraw beregu putri dan sepeda gunung. Meski dapat tambahan medali, Indonesia turun dari posisi 16 ke posisi 19 klasemen sementara dengan koleksi 1 emas, 4 perak, dan 17 perunggu.
Tim sepaktakraw putri Indonesia merebut medali perunggu setelah mengalahkan tuan rumah Jepang dengan skor telak 2-0 di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium. Dilansir dari kemenpora.go.id, Indonesia tampil dominan sejak regu pertama.
Fujy Anggy Lestari yang bertugas sebagai killer, Dita Pratiwi sebagai feeder, dan Ayvonne Halimatu Zahra Perdhana sebagai tekong sukses membawa Indonesia unggul setelah menang dua set langsung dengan skor 15-11 dan 15-9. Pertandingan tersebut berlangsung selama 31 menit.
Kemenangan Indonesia kemudian dipastikan oleh regu kedua. Tampil solid, wakil Merah Putih kembali menyapu dua set dengan skor 15-5 dan 15-12 dalam waktu 37 menit. Hasil tersebut membuat regu ketiga tidak perlu dipertandingkan karena Indonesia telah mengunci kemenangan 2-0 atas Jepang.
Medali perunggu ini menjadi penebus kegagalan Indonesia melaju ke final setelah tersingkir pada babak semifinal sehari sebelumnya. Pada Kamis (24/9), Indonesia harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor 0-2.
Indonesia sempat memberikan perlawanan ketat dan merebut satu set pada pertandingan regu kedua, tetapi hasil tersebut belum cukup untuk mengantarkan tim putri ke partai puncak. Medali emas nomor tersebut akhirnya menjadi milik Thailand usai menundukkan Korea Selatan dengan skor 2-0 pada pertandingan final.
Perunggu lainnya kemarin disumbangkan atlet balap sepeda Feri Yudoyono pada nomor men’s cross-country. Dikutip dari laman penyelenggara, pada pertandingan di Obata Ryokuchi Park, Feri mencatatkan waktu satu jam 25 menit 41 detik.
Pria asal Lumajang, Jawa Timur, itu hanya terpaut 26 detik dari peraih medali emas asal Cina, Yuan Jinwei yang menyelesaikan balapan dengan waktu satu jam 25 menit 15 detik. Medali perak di nomor tersebut diraih atlet tuan rumah, Tatsuumi Soejima, yang mencatatkan waktu satu jam 25 menit 18 detik.
Sementara itu, atlet Indonesia lainnya yang turun di nomor serupa, Zaenal Fanani, harus puas menempati peringkat keenam dengan waktu satu jam 27 menit 51 detik. Bagi Feru, perolehan perunggunya tersebut membuat jumlah medali yang didapatkan cabang olahraga balap sepeda gunung Indonesia di Asian Games 2026 bertambah menjadi dua medali.(das)
Editor : Arif Oktafian