JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Lifter putra Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah, mengukir prestasi gemilang setelah berhasil menyumbangkan medali emas kedua untuk Indonesia dari cabang olahraga angkat besi nomor 74 kg putra pada Asian Games 2026, Sabtu (26/9). Tidak sekadar bertengger di podium tertinggi, peraih medali perak Olimpiade 2020 ini juga sukses memecahkan rekor dunia di kelas 75 kg putra.
Dalam sesi angkatan snatch, Rahmat membuka persaingan dengan beban awal 155 kg. Pada percobaan kedua, ia menuntaskan angkatan 158 kg dengan lancar, lalu melengkapinya lewat keberhasilan mengangkat beban seberat 160 kg pada kesempatan ketiga. Hasil snatch Rahmat setara dengan torehan wakil Thailand, Weeraphon Wichuma (160 kg), dan berselisih dua kilogram di bawah atlet Korea Utara, Chong Song Ri (162 kg).
Perebutan medali emas pun berlanjut ke sesi angkatan clean and jerk (CnJ). Ri memulai angkatan CnJ dengan beban 195 kg dan dinyatakan berhasil. Sementara itu, Weeraphon yang sempat gagal pada percobaan pertama di angka 200 kg mampu menuntaskannya dengan baik pada percobaan kedua.
Baca Juga: Tersingkir di Singapore Tennis Open, Petenis Filipina Alex Eala Fokus Bidik Emas Asian Games 2026
Rahmat kemudian mengawali kiprahnya di sesi CnJ lewat angkatan 201 kg yang diselesaikan secara lancar. Sebaliknya, Ri menemui kegagalan pada percobaan kedua dan ketiga di beban 202 kg, sehingga catatan terbaiknya pada CnJ bertahan di angka 195 kg dengan total akumulasi angkatan 357 kg.
Weeraphon lalu memaksimalkan kesempatan ketiganya dengan mengeksekusi beban 205 kg. Capaian tersebut membuatnya mengumpulkan total angkatan 365 kg dan mengunci posisi terbaik kedua.
Kemenangan Indonesia dipastikan lewat angkatan kedua CnJ Rahmat. Beban seberat 206 kg berhasil diangkatnya dengan mudah. Meski masih menyisakan percobaan ketiga, torehan akumulasi angkatan sebesar 366 kg sudah tidak lagi terkejar dan memastikan medali emas menjadi milik Indonesia.
Baca Juga: Indonesia Raih Dua Perunggu, Posisi Klasemen Turun ke-19 di Asean Games 2026
Selain membuahkan emas, akumulasi 366 kg tersebut mengantarkan Rahmat memecahkan rekor dunia kelas 75 kg putra yang sebelumnya dipegang oleh Ri, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai yang terbaik di kelas tersebut.
Indonesia Loncat ke Posisi 14
Indonesia meloncat ke peringkat ke-14 pada klasemen medali Asian Games 2026 setelah Rahmat Erwin Abdullah dapat emas. Dilansir dari situs resmi Asian Games 2026, Sabtu (26/9) per pukul 18.00 WIB, Indonesia loncat ke peringkat ke-14 di klasemen. Pagi harinya, Indonesia di peringkat ke-19.
Dengan Rahmat Erwin Abdullah menyumbang medali emas di cabor angkat besi, maka emas Indonesia menjadi dua. Indonesia sementara total mengoleksi 23 medali dengan dua emas, empat perak, dan 17 perunggu. Indonesia membayangi Taiwan di atasnya dengan dua emas, lima perak, dan 17 perunggu. Malaysia ada dua strip di atas Indonesia dengan empat emas, satu perak, dan tujuh perunggu.
Cina masih memimpin klasemen dengan total 171 medali. Rinciannya 106 emas, 40 perak, dan 27 perunggu. Jepang di tempat kedua dengan total 125 medali, rinciannya 31 emas, 48 perak, dan 47 perunggu.(jpg/int)
Editor : Bayu Saputra