Unggul 0,002 Detik, Desak Made Rita Raih Emas

Tim Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 10:24 WIB
Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi memperlihatkan medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang diraih di nomor women’s speed, Rabu (30/9/2026). (NOC INDONESIA)
Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi memperlihatkan medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang diraih di nomor women’s speed, Rabu (30/9/2026). (NOC INDONESIA)

NAGOYA (RIAUPOS.CO) - Dramatis! Desak Made Rita Kusuma Dewi mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Atlet panjat tebing Indonesia itu menjadi yang tercepat di nomor women’s speed dengan keunggulan hanya 0,002 detik atas wakil Cina Deng Lijuan di Nagoya International Exhibition Hall (Portmesse Nagoya) Jepang, Rabu (30/9).

Desak mencatat waktu 6,062 detik, sedangkan Deng Lijuan finis dengan catatan 6,064 detik. Selisih yang sangat tipis tersebut mengantarkan Desak ke podium tertinggi sekaligus menambah koleksi emas Indonesia menjadi empat keping di Asian Games 2026.

Persaingan di nomor women’s speed berlangsung ketat. Desak mampu mengungguli Deng Lijuan yang hanya terpaut dua per seribu detik dari catatan waktunya. Sementara itu, wakil Korea Selatan Jeong Jimin mencatat waktu 6,180 detik. Atlet Cina lainnya, Zhou Yafei, tercatat false start (FS).

Baca Juga: Novak Djokovic Memulai China Open dengan Kemenangan Pertama sejak Juli

Sebelumnya, Indonesia telah mengamankan satu medali emas dari cabang olahraga angkat berat. Dua emas lainnya disumbangkan bulu tangkis melalui nomor beregu putra dan ganda putra. Hingga Rabu (30/9) pukul 19.29 WIB, Indonesia tercatat mengoleksi 4 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.

Aditya Bukukan Rekor Baru

Empat atlet panjat tebing Indonesia memastikan tiket final nomor speed empat jalur. Salah satunya Aditya Tri Syahria yang tampil impresif memecahkan rekor Asian Games dengan catatan waktu 4,62 detik. Aditya sekaligus menjadi pemuncak kualifikasi nomor speed putra. Dia mempertajam rekor sebelumnya yang dipegang rekan senegaranya, Veddriq Leonardo, dengan waktu 4,95 detik di Asian Games Guangzhou.

Veddriq juga melaju ke putaran final setelah menempati peringkat kelima dengan catatan waktu 4,78 detik. Sementara itu, dari sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Berthdigna Devi Surya Kusuma lebih dulu mengamankan tempat di babak berikutnya setelah menjalani kualifikasi pada Selasa (29/9).

Baca Juga: Friendly Game: Argentina Kalahkan Bolivia 4-0 dalam Pertandingan Pertama Era Pasca-Lionel Messi

Desak Made finis di posisi ketiga dengan catatan waktu terbaik 6,29 detik. Adapun Berthdigna berada di peringkat kelima dengan waktu 6,49 detik. Kualifikasi putri dipimpin atlet Cina Lijuan Deng yang mencatatkan waktu 6,23 detik, sekaligus memecahkan rekor Asian Games. Posisi kedua ditempati Jimin Jeong dari Korea Selatan dengan 6,25 detik.

Persaingan menuju final akan berlangsung, Kamis (1/10) hari ini. Aditya berada di heat pertama akan menghadapi Jinyong Jo dari Korea Selatan, Shuto Fujino (Jepang), serta Chi Fung Au (Hong Kong). Sementara itu, Veddriq menempati heat kedua bersama Amir Maimuratov dan Damir Toktarov dari Kazakhstan serta Ezell Qing Wei Low (Singapura).

Di sektor putri, Berthdigna berada di heat kedua bersama Eilin Tan (Singapura), Yafei Zhou (Tiongkok), dan Adeliya Utesheva (Kazakhstan). Sedangkan Desak Made akan berlomba di heat keempat menghadapi Tamara Ulzhabayeva dari Kazakhstan, Hanareum Sung (Korea Selatan), dan Jeanette Frances Koh (Singapura).

Baca Juga: Gelandang Timnas Prancis, Manu Kone Terkejut dengan Kemampuan Pelatih Zinedine Zidane dalam Latihan

Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Yenni Wahid mengapresiasi penampilan para atlet. Dia menilai para pemanjat Indonesia mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan catatan waktu yang kompetitif.

Yenni juga mengaku kagum dengan pencapaian Aditya yang mampu memecahkan rekor Asian Games.  ”Kita punya banyak stok. Baik senior yang salah satunya tampil dan dapat medali Olimpiade. Ada juga junior yang catatan waktunya melebihi atlet senior,” ucap Yenni.(fiq/bas/jpg)

 

Editor : Arif Oktafian
Asian Games 2026 Desak Made Rita panjat tebing