Berburu Banyak Gol demi Tiket Final

Tim Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 10:52 WIB
GRAFIS LINE UP INDONESIA VS BANGLADES. (JPG)
GRAFIS LINE UP INDONESIA VS BANGLADES. (JPG)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Indonesia menjalani laga penentuan mengha­dapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (1/10) malam ini (siaran langsung Indosiar pukul 19.30 WIB).

Untuk memastikan lolos ke final, Kevin Diks dkk tak hanya harus menang, tapi juga masih bergantung pada hasil laga antara Malaysia melawan Singapura yang berlangsung pada jam sama di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Melakoni dua laga, Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin. Namun, Malaysia berhak menempati posisi teratas klasemen sementara karena unggul jumlah gol.

Baca Juga: Unggul 0,002 Detik, Desak Made Rita Raih Emas

Pelatih Indonesia John Herdman mengatakan, timnya sangat termotivasi untuk tampil menyerang dan mencetak gol sebanyak mungkin melawan Bangladesh untuk mengejar ketertinggalan jumlah gol dari Malaysia dan mengamankan tiket final.

“Saya pikir justru itulah bagian yang menarik. Mana yang lebih Anda inginkan? Memasuki pertandingan dengan pola pikir mencetak gol atau menghindari kebobolan? Ini merupakan peluang besar bagi kami. Kami tahu apa yang harus dilakukan dan nasib kami berada di tangan sendiri,” ujar Herdman usai sesi latihan Indonesia di Stadion PTIK tadi malam.

Herdman menegaskan, para pemain harus membawa intensitas yang sama seperti pertandingan sebelumnya. Dia menilai semangat dan determinasi yang ditunjukkan para pemain ketika bertahan juga harus diterapkan saat menyerang.

Baca Juga: Novak Djokovic Memulai China Open dengan Kemenangan Pertama sejak Juli

“Jika mereka bisa membawa intensitas seperti yang ditunjukkan saat mempertahankan clean sheet pada 60 menit terakhir pertandingan sebelumnya, atau 20 menit terakhir ketika mereka berjuang mati-matian demi negara, lalu menerapkan intensitas dan fokus yang sama dalam menyerang, saya yakin kami memiliki kualitas dan talenta yang cukup untuk menyelesaikan tugas ini,” terangnya.

Meski membutuhkan banyak gol, Herdman tidak ingin terburu-buru mengubah pendekatan taktik. Menurut dia, formasi yang digunakan saat ini sudah berorientasi menyerang. Hal terpenting adalah bagaimana memaksimalkan penempatan pemain di area pertahanan lawan.
“Kami memiliki beberapa pemain bernilai jutaan dolar yang perlu ditempatkan lebih dekat ke gawang karena mereka memiliki kemampuan teknis yang lebih tinggi,” jelasnya.

Selain taktik, Herdman juga menyoroti kondisi fisik dan mental para pemain. Timnas Indonesia harus menjalani tiga pertandingan dalam waktu relatif singkat. Beberapa pemain bahkan harus menempuh perjalanan jauh untuk bergabung dengan skuad.

Baca Juga: Friendly Game: Argentina Kalahkan Bolivia 4-0 dalam Pertandingan Pertama Era Pasca-Lionel Messi

Namun, pelatih asal Inggris tersebut memastikan bahwa para pemain tetap menunjukkan antusiasme tinggi. Tidak ada pemain yang meminta untuk diistirahatkan ataupun mengeluhkan kondisi fisik mereka.

“Mindset mereka sangat luar biasa. Tidak ada pemain yang meminta untuk diistirahatkan. Tidak ada yang mengeluhkan kaki mereka terasa berat. Mereka benar-benar fokus untuk mewujudkan apa yang sudah mereka katakan, yakni mengangkat trofi untuk negara ini,” ungkapnya.

Tantangan Berat

Di sisi lain, pelatih Bangladesh Thomas Dooley menyadari tantangan berat yang akan dihadapi timnya saat berjumpa Indonesia. Meski sudah dua kali menelan kekalahan, dia meminta anak asuhnya tetap menunjukkan semangat juang dan tidak menganggap pertandingan terakhir Grup A tersebut sebagai formalitas.

Baca Juga: Gelandang Timnas Prancis, Manu Kone Terkejut dengan Kemampuan Pelatih Zinedine Zidane dalam Latihan

Dooley menegaskan bahwa para pemain harus berjuang demi negara, suporter, keluarga, dan federasi. Dia juga meminta skuad Bangladesh tidak gentar menghadapi Indonesia yang memiliki peringkat jauh lebih tinggi.

“Kami di sini bukan untuk berlibur, melainkan bertarung melawan tim-tim yang peringkatnya jauh di atas kami. Kami harus berani bertarung. Setiap orang di lapangan harus memberikan segalanya,” ujarnya.

Jangan Jemawa

Meski calon lawannya tersebut sudah menelan dua kekalahan beruntun, skuad Garuda diminta tetap waspada. Bangladesh mengawali turnamen dengan kekalahan 0-3 dari Malaysia. Mereka kemudian takluk 0-1 dari Singapura. Hasil tersebut membuat Bangladesh terpuruk di dasar klasemen Grup A.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Portugal setelah Tahu Akan Dicadangkan Lagi Lawan Denmark

Namun, catatan tersebut tidak lantas membuat Indonesia bisa bersantai. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengingatkan bahwa setiap lawan harus tetap dihadapi dengan serius. “Bangladesh juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Indonesia harus tetap berjuang dan bermain dengan fokus penuh,” ujar Erick.

Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga itu menegaskan bahwa setiap pertandingan memiliki arti penting bagi tim yang ingin melangkah lebih jauh. “Karena itu, semua pertandingan menjadi sangat penting. Tim yang ingin melaju harus berjuang sejak laga pertama dan tidak boleh menganggap remeh siapa pun,” tegasnya.

Erick juga mengapresiasi perjuangan para pemain Indonesia pada pertandingan melawan Malaysia. Meski harus bermain dengan 10 pemain, skuad Garuda tetap menunjukkan daya juang hingga peluit akhir. Semangat tersebut diharapkan kembali terlihat saat menghadapi Bangladesh.(fiq/ali/jpg)

 

Editor : Arif Oktafian
FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Bangladesh timnas indonesia