Ethniki Diperhitungkan Lagi Bidik Kado 100 Tahun

Tim Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:22 WIB
christos tzolis. (JPG)
christos tzolis. (JPG)

THESSALONIKI (RIAUPOS.CO) - Performa Yunani dalam dua matchday awal grup A2 UEFA Nations League 2026-2027 mengingatkan kepada Ethniki –julukan Yunani– saat juara Euro 2004. Apalagi, setelah Yunani sukses mempermalukan Jerman 1-0 di Augsburg, Senin (28/9). Sebelumnya, Vangelis Pavlidis dkk menang 2-1 di kandang Serbia (25/9).

Dini hari nanti, Yunani menjamu Belanda di Stadion Toumba, Thessaloniki (siaran langsung Sportstars 2/K-Vision/Vision+ pukul 01.45 WIB). Bukan sekadar laga kandang pertama Yunani pada Nations League tahun ini. Ethniki juga membidik kado pelengkap momen 100 tahun sepak bola Yunani yang jatuh pada 15 September lalu. 

“Setidaknya, dua laga kemarin telah menunjukkan kami bisa bermain bagus dan kami mulai diperhitungkan lagi dalam laga selanjutnya (lawan Belanda, red),” kata tactician Yunani Ivan Jovanovic seperti dilansir dari ESPN. 

Baca Juga: Bangkitkan Semangat SMKN 4 Pekanbaru Roadshow Tim Honda DBL with Kopi Good Day 2026 

Meski, gaya permainan Pavlidis dkk dianggap negative football. Yakni, bertahan dengan blok rendah dan mengandalkan serangan balik. “Kami harus tetap disiplin sepanjang laga,” klaim Jovanovic. 

Bukan Tzolis di Eredivisie

Permainan ala sepakbola Belanda sudah tidak asing bagi winger Yunani Christos Tzolis. Pemain yang naik daun setelah bergabung dengan Arsenal itu pernah jadi pinjaman di FC Twente pada 2022-2023. Sayangnya, Tzolis hanya bermain dalam 10 laga. Tzolis hanya bermain sampai musim dingin lantaran cedera lutut yang tak kunjung pulih. 

Musim ini, performanya langsung nyetel di Arsenal dengan selalu terlibat dalam delapan laga awal. “Aku berharap, tahun ini jadi tahun terbaikku,” ucap Tzolis yang mendapatkan nomor punggung 10 di Ethniki tersebut. 
Duel Trio LFC

Baca Juga: Berburu Banyak Gol demi Tiket Final

Bek kiri Yunani Kostas Tsimikas sudah mempermalukan mantan pelatihnya di Liverpool FC (LFC) yang menangani Jerman, Jurgen Klopp, di Augsburg. Dini hari nanti, Tsimikas menghadapi sesama pemain LFC, kapten-bek tengah Virgil van Dijk dan wide attacker Cody Gakpo.

Tsimikas dan Van Dijk juga pernah membela klub yang sama di Eredivisie, Willem II. “Tsimi (sapaan akrab Tsimikas, red) selalu memiliki motivasi luar biasa dalam pertandingan, khususnya saat bermain untuk negaranya,” kata Van Dijk kepada De Telegraaf. (ren/dns/gem)

Laporan JPG, Thessaloniki

Editor : Arif Oktafian
uefa nations league belanda yunani