Peserta Siap Berebut Tiket Juara, TM dan Drawing Honda DBL Riau

Dofi Iskandar • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 10:12 WIB
Peserta technical meeting Honda DBL With Kopi Good Day 2026  Riau Series melakukan drawing di aula Capella Dinamik Nusantara, Pekanbaru, Sabtu (3/10/2026).  Honda DBL with Kopi Good Day 2026 berlangsung tanggal 9-17 Oktober di Gelanggang Remaja, Pekanbaru.  MHD AKHWAN/RIAUPOS
Peserta technical meeting Honda DBL With Kopi Good Day 2026 Riau Series melakukan drawing di aula Capella Dinamik Nusantara, Pekanbaru, Sabtu (3/10/2026). Honda DBL with Kopi Good Day 2026 berlangsung tanggal 9-17 Oktober di Gelanggang Remaja, Pekanbaru. MHD AKHWAN/RIAUPOS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PERSIAPAN menuju Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau terus dimatangkan. Panitia menggelar technical meeting (TM) sekaligus drawing bagi peserta di Capella Honda, Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi tahapan penting sebelum kompetisi pelajar bergengsi itu resmi bergulir di Gelanggang Remaja Pekanbaru, 9-17 Oktober 2026. TM diikuti perwakilan tim peserta, pelatih, dancer, suporter serta unsur pendukung lainnya.  Dalam kegiatan tersebut, panitia menjelaskan berbagai ketentuan teknis pertandingan, regulasi kompetisi, jadwal, perangkat pertandingan, hingga aturan yang wajib dipatuhi seluruh peserta.

Selain penjelasan regulasi, panitia juga melakukan registrasi dan pendataan tim peserta. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme pertandingan, mulai dari pemanasan, persiapan memasuki lapangan, jalannya pertandingan hingga pertandingan selesai. Drawing juga menjadi salah satu agenda utama. Pengundian dilakukan untuk menentukan pembagian pertandingan sekaligus calon lawan masing-masing tim. Dengan demikian, seluruh peserta sudah mengetahui jalur pertandingan yang akan mereka lalui dalam kompetisi tahun ini.

Baca Juga: Technical Meeting dan Drawing Honda DBL Riau, Peserta Siap Berebut Tiket Juara

Staf DBL, Edo, mengatakan, secara umum tidak terdapat perubahan signifikan dalam sistem pertandingan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. “Untuk sistem pertandingan tidak ada perubahan yang signifikan. Kompetisi tetap menggunakan sistem gugur sehingga setiap pertandingan menjadi laga penting bagi seluruh tim,” katanya.

Sementara itu, Project Officer Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau, Natasyafira, mengatakan, TM kali ini mencakup sejumlah kategori, yakni 3x3, 5x5, dance, dan suporter. “Kami melaksanakan TM 3x3, 5x5, dance dan suporter. Untuk TM dance, kami membacakan regulasi, termasuk regulasi baru yang diterapkan tahun ini,” ujarnya.

Menurut Natasyafira, terdapat perubahan pada regulasi dance. Salah satunya terkait penggunaan properti dalam penampilan. Tahun ini, properti dance tidak boleh digerakkan oleh kru dance. Selain itu, bobot penilaian dalam kompetisi dance juga mengalami perubahan. “Selain pembacaan regulasi juga dilakukan drawing untuk menentukan siapa lawan siapa,” jelasnya.

Tidak hanya pertandingan basket, persaingan juga akan berlangsung pada kategori dance. Sebanyak 35 tim dancer tercatat ambil bagian dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau. Peserta dance berasal dari sekolah-sekolah peserta basket maupun sekolah lainnya, mulai dari SMA/SMK/MA di Pekanbaru hingga sejumlah daerah di Riau. 

Baca Juga: Roadshow Honda DBL Bakar Semangat SMAN 9 Pekanbaru 

Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara, Harry Sutiono, mengatakan, pelaksanaan TM dan drawing menjadi tahapan penting sebelum Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir. Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai regulasi, teknis pertandingan hingga mekanisme kompetisi.

“Kami berharap seluruh tim dapat mengikuti kompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas. Honda DBL bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, serta merasakan pengalaman berkompetisi secara positif,” ujarnya.

Harry menambahkan, Capella Honda berkomitmen mendukung perkembangan olahraga basket di kalangan pelajar Riau. Antusiasme sekolah dan peserta yang terus meningkat menjadi motivasi bagi pihaknya untuk menghadirkan kompetisi yang berkualitas serta memberikan pengalaman terbaik bagi pemain maupun pendukung.

“Kami ingin Honda DBL menjadi momentum bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus membangun semangat kebersamaan dan fair play. Selamat bertanding dan berikan yang terbaik untuk sekolah masing-masing,” katanya.(hbk)

Kegiatan tersebut menjadi tahapan penting sebelum kompetisi pelajar bergengsi itu resmi bergulir di Gelanggang Remaja Pekanbaru, 9-17 Oktober 2026. TM diikuti perwakilan tim peserta, pelatih, dancer, suporter serta unsur pendukung lainnya.  Dalam kegiatan tersebut, panitia menjelaskan berbagai ketentuan teknis pertandingan, regulasi kompetisi, jadwal, perangkat pertandingan, hingga aturan yang wajib dipatuhi seluruh peserta.

Selain penjelasan regulasi, panitia juga melakukan registrasi dan pendataan tim peserta. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme pertandingan, mulai dari pemanasan, persiapan memasuki lapangan, jalannya pertandingan hingga pertandingan selesai. Drawing juga menjadi salah satu agenda utama. Pengundian dilakukan untuk menentukan pembagian pertandingan sekaligus calon lawan masing-masing tim. Dengan demikian, seluruh peserta sudah mengetahui jalur pertandingan yang akan mereka lalui dalam kompetisi tahun ini.

Staf DBL, Edo, mengatakan, secara umum tidak terdapat perubahan signifikan dalam sistem pertandingan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. “Untuk sistem pertandingan tidak ada perubahan yang signifikan. Kompetisi tetap menggunakan sistem gugur sehingga setiap pertandingan menjadi laga penting bagi seluruh tim,” katanya.

Sementara itu, Project Officer Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau, Natasyafira, mengatakan, TM kali ini mencakup sejumlah kategori, yakni 3x3, 5x5, dance, dan suporter. “Kami melaksanakan TM 3x3, 5x5, dance dan suporter. Untuk TM dance, kami membacakan regulasi, termasuk regulasi baru yang diterapkan tahun ini,” ujarnya.

Menurut Natasyafira, terdapat perubahan pada regulasi dance. Salah satunya terkait penggunaan properti dalam penampilan. Tahun ini, properti dance tidak boleh digerakkan oleh kru dance. Selain itu, bobot penilaian dalam kompetisi dance juga mengalami perubahan. “Selain pembacaan regulasi juga dilakukan drawing untuk menentukan siapa lawan siapa,” jelasnya.

Tidak hanya pertandingan basket, persaingan juga akan berlangsung pada kategori dance. Sebanyak 35 tim dancer tercatat ambil bagian dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau. Peserta dance berasal dari sekolah-sekolah peserta basket maupun sekolah lainnya, mulai dari SMA/SMK/MA di Pekanbaru hingga sejumlah daerah di Riau. 

Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara, Harry Sutiono, mengatakan, pelaksanaan TM dan drawing menjadi tahapan penting sebelum Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir. Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai regulasi, teknis pertandingan hingga mekanisme kompetisi.

“Kami berharap seluruh tim dapat mengikuti kompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas. Honda DBL bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, serta merasakan pengalaman berkompetisi secara positif,” ujarnya.

Harry menambahkan, Capella Honda berkomitmen mendukung perkembangan olahraga basket di kalangan pelajar Riau. Antusiasme sekolah dan peserta yang terus meningkat menjadi motivasi bagi pihaknya untuk menghadirkan kompetisi yang berkualitas serta memberikan pengalaman terbaik bagi pemain maupun pendukung.

“Kami ingin Honda DBL menjadi momentum bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus membangun semangat kebersamaan dan fair play. Selamat bertanding dan berikan yang terbaik untuk sekolah masing-masing,” katanya.(hbk)

Editor : Bayu Saputra
Honda Dbl Riau 2027 basket riau dbl riau basket