Tumbangkan Semen Padang 1-0, PSPS Naik ke Posisi 2

Tim Redaksi • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 10:36 WIB
Pemain PSPS Hamzah Deva (kanan) mengamankan bola dari rebutan pemain Semen Padang dalam laga lanjutan Liga 2 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Ahad (4/10/2026). (IG SEMEN PADANG)
Pemain PSPS Hamzah Deva (kanan) mengamankan bola dari rebutan pemain Semen Padang dalam laga lanjutan Liga 2 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Ahad (4/10/2026). (IG SEMEN PADANG)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PSPS Pekanbaru me­lanjutkan tren positif di Liga 2 musim ini. Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Ahad (4/10) malam, tuan rumah Semen Padang dikalahkan dengan skor 0-1. Askar Bertuah pun naik dari posisi lima ke peringkat dua klasemen sementara Grup A.

PSPS mengumpulkan 9 poin dari empat laga, hanya terpaut satu poin dari PSMS Medan yang berada di puncak klasemen dengan nilai 10. PSPS unggul produktivitas gol dari Persikad Depok yang menduduki posisi tiga. Sementara itu, Semen Padang turun dari posisi tiga ke pe­ringkat 4 dengan nilai 6.

Pertandingan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Semen Padang mencoba mengambil inisiatif serangan dan lebih banyak menguasai permainan.

Baca Juga: Lampaui Target Emas, tapi Turun Peringkat

Kabau Sirah (sebutan Semen Padang, red) berusaha membongkar pertahanan PSPS melalui kombinasi umpan pendek dan kerja sama satu dua pemain. Beberapa kali pola tersebut mampu membuka ruang di lini belakang Askar Bertuah.

Semen Padang memperoleh peluang pada menit ke-22. Spasojevic mencoba melepaskan tembakan melengkung ke arah gawang PSPS. Namun, bola masih tipis melebar dari sasaran.

Semen Padang kembali memperoleh ruang di dalam kotak penalti PSPS. Sepakan yang dilepaskan mengarah ke gawang, tetapi bola masih melambung di atas mistar. 

Baca Juga: Mencari Penebusan 

Meski lebih banyak mendapat tekanan, PSPS bukan tanpa peluang. Perlahan, anak asuh Akhyar Ilyas mulai menemukan celah untuk melancarkan serangan balik.

Peluang terbaik PSPS pada babak pertama hadir pada menit ke-39. Gamaroni berhasil melepaskan sundulan yang mengarah ke gawang Semen Padang. Namun, kiper Kabau Sirah, Ikram Alghifari, tampil sigap dan berhasil menepis bola.

Tiga menit berselang, PSPS kembali mendapatkan peluang. Asir Asiz memperoleh ruang untuk melepaskan sepakan dari dalam kotak penalti. Lagi-lagi Ikram Alghifari menjadi penghalang. Penjaga gawang Semen Padang tersebut berhasil menggagalkan peluang emas PSPS.

Baca Juga: Jika Menang Lawan Thailand, Ranking Indonesia Naik ke Posisi 113 Dunia, John Herdman Harap Dukungan

Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan. Semen Padang berusaha kembali menekan, sementara PSPS tampil lebih berani dalam membangun serangan.

Pertahanan kedua tim masih tampil disiplin. Sejumlah upaya yang dilakukan para pemain di lini depan belum mampu menghasilkan gol. PSPS akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-72. Dimas Wicaksono berhasil menjebol gawang Semen Padang dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan Askar Bertuah. 

Gol bermula dari kesalahan Safrudin Tahar saat mengontrol bola yang bisa diambil oleh Hamzah Depa. Tertinggal satu gol, Semen Padang meningkatkan intensitas serangan. Kabau Sirah berusaha mencari gol penyeimbang dengan terus menekan pertahanan PSPS.

Baca Juga: PSPS Bungkam Semen Padang FC, Skor Tipis 1-0

Namun, lini belakang PSPS mampu mempertahankan keunggulannya. Para pemain Askar Bertuah juga berusaha memanfaatkan setiap kesempatan untuk melakukan serangan balik. Drama kembali terjadi menjelang pertandingan berakhir. 

Gamaroni terlibat insiden dengan pemain Semen Padang setelah tangan kanannya mendorong pemain Kabau Sirah. Wasit kemudian melakukan pemeriksaan VAR. Hasil pemeriksaan VAR tidak membuat Gamaroni mendapat kartu merah. Ia tetap mendapatkan kartu kuning dari wasit.

Pertandingan berlangsung hingga tambahan waktu delapan menit. Semen Padang terus berupaya mencetak gol penyama kedudukan, tetapi PSPS mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 1-0 untuk kemenangan PSPS Pekanbaru pun bertahan hingga pertandingan berakhir pada menit 90+8.

Baca Juga: PSPS Pekanbaru Vs Semen Padang FC Masih 0-0 di Babak Pertama 

Hasil tersebut juga memperpanjang tren positif PSPS setelah sebelumnya berhasil mengalahkan Persiraja Banda Aceh dan Sumsel United. Kini, Askar Bertuah semakin percaya diri menatap pertandingan-pertandingan berikutnya di kompetisi kasta kedua sepakbola nasional tersebut.

Pelatih PSPS Pekanbaru Akhyar Ilyas mengapresiasi hasil ini. Akhyar menilai kemenangan tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh pemain yang mampu menjalankan instruksi tim pelatih hingga pertandingan berakhir. “Alhamdulillah, kami bersyukur atas hasil pertandingan hari ini,” ujarnya. 

Ia menilai para pemain menunjukkan mental yang baik, terutama ketika pertandingan berlangsung ketat dan skor masih 0-0. Akhyar sebelumnya memang sudah mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai pengalaman dan kualitas pemain Semen Padang. 

Baca Juga: Jelang Duel Semen Padang vs PSPS Pekanbaru, Begini Prediksinya!

Ia menyebutkan,  Kabau Sirah merupakan tim kuat yang dihuni sejumlah pemain berpengalaman. Tambahan tiga poin dari laga ini menjadi modal penting bagi PSPS untuk menghadapi pertandingan berikutnya. ‘’Sya berharap para pemain tidak cepat puas dan tetap menjaga konsistensi permainan,’’ ujarnya.(dof/das)

Editor : Arif Oktafian
PSPS psps pekanbaru askar bertuah