Skuad PSPS Dapat Bonus Rp100 Juta dari Wako 

Dofi Iskandar • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 11:36 WIB
Selebrasi: Pemain PSPS Pekanbaru melakukan selebrasi usai menjebol gawang Semen Padang FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Ahad (4/10/2026) malam. (PSPS Pekanbaru)
Selebrasi: Pemain PSPS Pekanbaru melakukan selebrasi usai menjebol gawang Semen Padang FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Ahad (4/10/2026) malam. (PSPS Pekanbaru)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kemenangan pen­ting PSPS Pekan­baru atas Semen Padang FC pada pekan keempat Pegadaian Championship atau Liga 2 musim 2026/2027 mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho. 

Orang nomor satu di Kota Bertuah itu memberikan bonus sebesar Rp100 juta kepada skuad Askar Bertuah. Bonus tersebut disampaikan Agung Nugroho secara langsung kepada para pemain PSPS usai pertandingan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Ahad (4/10) malam. 

Agung hadir menyaksikan langsung perjuangan skuad Askar Bertuah mengamankan tiga poin dari Kabau Sirah. 

Usai pertandingan, Agung terlihat menyalami satu per satu pemain PSPS. Ia juga memberikan suntikan motivasi kepada para pemain atas perjuangan keras yang dilakukan sepanjang pertandingan.

“Bonus, bonus. Rp100 juta,” kata Agung Nugroho kepada para pemain PSPS. 

Baca Juga: Indonesia juara FIFA asean cup 2026

Bonus tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kota Pekanbaru terhadap perjuangan PSPS yang berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Semen Padang. Hasil tersebut sangat berarti bagi Askar Bertuah karena diraih dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tekanan. 

PSPS tampil disiplin sejak awal pertandingan. Menghadapi Semen Padang yang memiliki sejumlah pemain berpengalaman, skuad asuhan Akhyar Ilyas tidak memberikan banyak ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan.

Semen Padang memang lebih banyak menguasai bola pada beberapa periode pertandingan. Kabau Sirah berusaha mengendalikan permainan melalui sirkulasi bola di lini tengah dan membangun serangan dari kedua sisi lapangan.

Baca Juga: Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Kalahkan Thailand dalam Drama Adu Penalti

Namun, PSPS mampu menjaga organisasi permainan. Para pemain bertahan tampil rapat dan disiplin dalam menutup ruang. Setiap kali kehilangan bola, pemain Askar Bertuah berusaha segera melakukan tekanan agar Semen Padang tidak leluasa membangun serangan.

Di sisi lain, PSPS tidak hanya mengandalkan pertahanan. Ketika memperoleh kesempatan, Askar Bertuah mencoba melakukan serangan balik cepat dengan memanfaatkan kecepatan pemain depan.

Beberapa peluang sempat diperoleh kedua tim. Namun, hingga pertandingan memasuki akhir babak pertama, tidak ada gol yang tercipta. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Semen Padang yang bermain di hadapan pendukungnya berusaha lebih agresif untuk mencari gol pembuka. Tekanan demi tekanan diarahkan ke pertahanan PSPS.

Baca Juga: Usai Dapat Kartu Merah Thailand Samakan Skor 1-1, Indonesia vs Thailand Masuk Babak Tambahan Waktu

Situasi tersebut membuat lini belakang Askar Bertuah harus bekerja lebih keras. Namun, para pemain PSPS tetap mampu menjaga konsentrasi dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.

Akhyar Ilyas kemudian melakukan sejumlah perubahan melalui pergantian pemain. Perubahan tersebut memberikan energi baru bagi permainan PSPS. Perlahan, Askar Bertuah mulai mampu keluar dari tekanan. PSPS kembali berani menekan dan memanfaatkan celah di lini pertahanan Semen Padang.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72. Dimas Wicaksono berhasil memanfaatkan ruang di pertahanan Semen Padang dan menuntaskan peluang menjadi gol. PSPS unggul 1-0. 

Tiga poin dari Bekasi tersebut menjadi hasil penting bagi perjalanan PSPS di Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Kemenangan itu sekaligus menjadi bukti  Askar Bertuah mampu bersaing ketika menghadapi tim dengan materi pemain dan pengalaman yang mumpuni. 

Baca Juga: Indonesia vs Thailand, Mitchell Baker Ujung Tombak Timnas di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Selain kedisiplinan lini belakang, efektivitas serangan balik dan keberanian Akhyar Ilyas melakukan perubahan pemain menjadi faktor penting di balik kemenangan PSPS.

Bagi skuad Askar Bertuah, kemenangan tersebut juga menjadi suntikan kepercayaan diri untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Apalagi, dukungan langsung dari Wali Kota Pekanbaru disertai bonus Rp100 juta menjadi tambahan motivasi bagi para pemain.(dof)

 

Editor : Arif Oktafian
PSPS psps pekanbaru agung nugroho