JAKARTA (RIAUPOS.CO) —Veda Ega Pratama, mengamankan tiket langsung ke kualifikasi kedua (Q2) Moto3 Mandalika 2026. Ini setelah pembalap rookie Indonesia itu menempati posisi ke-12 pada sesi practice di Pertamina Mandalika International Circuit, Jumat (9/10/2026).
Rider Honda Team Asia itu mencatatkan waktu 1 menit 38,040 detik di tengah tantangan cuaca panas dan kelembapan tinggi, sekaligus membuka peluang untuk meraih posisi start lebih baik pada balapan di hadapan publik sendiri.
Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Veda Ega Pratama untuk melanjutkan perjuangannya pada putaran ke-17 Moto3 2026. Meski belum sepenuhnya puas dengan performanya, pebalap muda Indonesia itu mengaku merasakan perkembangan dalam sesi latihan dan optimistis menghadapi kualifikasi.
Baca Juga: Enzo Maresca Sebut Gelar Man City Tidak Tercemar oleh Putusan Bersalah
Bangkit pada Sesi Practice
Veda mengawali hari pertama Moto3 Mandalika 2026 dengan menempati posisi ke-10 pada sesi latihan bebas pertama atau FP1. Ia kemudian melanjutkan peningkatan performa ketika Practice berlangsung pada sore hari, meski masih menemukan sejumlah aspek yang perlu diperbaiki.
"Hari pertama ini berjalan positif, meskipun menurut saya masih ada ruang untuk perbaikan," ujar Veda dalam keterangan resminya, Jumat (9/10/2026).
“Saya sempat agak kesulitan di sesi pagi, namun saat sesi latihan saya berhasil membuat kemajuan dan merasakan sensasi berkendara yang lebih baik.”
Baca Juga: Nurul Angely Juara Bintang Radio Kuansing 2026, Siap Lahirkan Talenta ke Tingkat Nasional
Menurut Veda, timnya belum sepenuhnya menyelesaikan seluruh persoalan yang muncul selama latihan. Namun, perubahan yang dilakukan mulai menunjukkan hasil positif dan membantunya menemukan sensasi berkendara yang lebih nyaman.
"Kami belum sepenuhnya menyelesaikan semua masalah, tetapi kami melangkah ke arah yang tepat," lanjutnya.
Catatan waktu 1 menit 38,040 detik mengantarkan Veda ke posisi ke-12 pada Practice. Posisi tersebut cukup untuk menempatkannya di antara 14 pebalap teratas yang berhak melaju langsung ke Q2 tanpa harus lebih dulu bersaing melalui Q1.
Modal Penting Veda di Mandalika
Keberhasilan menembus Q2 menjadi keuntungan tersendiri bagi Veda dalam persaingan Moto3 Mandalika 2026. Dengan menghindari Q1, pebalap Indonesia itu bisa lebih fokus mempersiapkan diri untuk memburu posisi start yang kompetitif pada sesi kualifikasi utama.
Baca Juga: Gelar Fuso Mosaic Campaign 2026, Mitsubishi Apresiasi Pelanggan Setia di Riau
Veda menyadari pentingnya hasil kualifikasi, terutama setelah beberapa balapan terakhir belum selalu memberikan posisi start sesuai harapannya. Karena itu, ia ingin memaksimalkan kesempatan di Mandalika untuk memperbaiki hasil tersebut.
"Saya senang bisa langsung lolos ke Q2, terutama karena sesi kualifikasi sangat penting bagi kami," kata Veda.
“Dalam beberapa balapan terakhir, saya tidak selalu berhasil mendapatkan posisi start yang saya inginkan; jadi, besok saya benar-benar ingin bekerja keras dan berusaha meraih posisi yang bagus untuk balapan.”
Pernyataan tersebut menunjukkan fokus Veda tidak berhenti pada keberhasilan menembus Q2. Ia juga ingin memastikan hasil latihan dapat diterjemahkan menjadi posisi start yang menguntungkan untuk menghadapi balapan.
Persaingan di Q2 pun menjadi tantangan berikutnya bagi rookie Honda Team Asia tersebut. Perbaikan catatan waktu, konsistensi berkendara, dan kemampuan memanfaatkan kondisi lintasan akan menjadi faktor penting dalam upayanya meraih posisi start terbaik.
Baca Juga: Opening Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau Berlangsung Meriah dan Disambut Antusias
Motivasi Tambahan di Balapan Kandang
Tampil di Pertamina Mandalika International Circuit memberikan dorongan tersendiri bagi Veda Ega Pratama. Dukungan penggemar Indonesia menjadi motivasi tambahan bagi pebalap muda itu untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya pada salah satu agenda penting musim ini.
"Tentu saja, balapan di kandang sendiri memberikan motivasi tambahan bagi saya," ujar Veda.
“Saya sangat antusias menyambut hari esok dan ingin memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya di hadapan para penggemar Indonesia.”
Ia juga menegaskan masih ada pekerjaan yang harus dituntaskan bersama Honda Team Asia sebelum menjalani rangkaian sesi berikutnya.
Evaluasi data latihan menjadi bagian penting untuk menemukan pengaturan motor yang lebih sesuai dengan kebutuhan di lintasan Mandalika.
"Kami akan menganalisis semuanya bersama tim, berusaha melakukan perbaikan lagi, dan memberikan yang terbaik demi meraih hasil seoptimal mungkin," lanjutnya.
Dengan dukungan publik sendiri dan bekal kelolosan langsung ke Q2, Veda memiliki kesempatan untuk melanjutkan perkembangan positifnya. Namun, ia tetap perlu menjaga konsistensi dan memaksimalkan setiap kesempatan agar mampu mengubah hasil latihan menjadi posisi start ideal.
Baca Juga: Opening Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau Berlangsung Meriah dan Disambut Antusias
Zen Mitani Harus Berjuang dari Q1
Situasi berbeda dialami rekan setim Veda di Honda Team Asia, Zen Mitani. Pebalap asal Jepang itu mengakhiri sesi Practice di posisi ke-23 dengan catatan waktu 1 menit 38,675 detik, sehingga harus melewati Q1 untuk membuka peluang tampil di Q2.
Selisih waktu kedua pebalap Honda Team Asia tersebut mencapai 0,635 detik. Perbedaan hasil ini memperlihatkan tantangan yang dihadapi masing-masing pebalap dalam menemukan kecepatan terbaik selama sesi latihan di Mandalika.
Bagi Veda, posisi ke-12 menjadi pijakan awal yang menjanjikan untuk menghadapi persaingan selanjutnya. Ia kini perlu menjaga momentum, bekerja bersama tim untuk menyempurnakan setelan motor, dan memanfaatkan kesempatan di Q2 demi mendapatkan posisi start terbaik pada Moto3 Mandalika 2026.***
Editor : Edwar Yaman
Sumber : jawapos.com