PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PSPS Pekanbaru belum mampu memecah kebuntuan saat menjamu PSMS Medan pada lanjutan pekan kelima Liga 2 Championship 2026/2027 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Ahad (11/10/2026).
Hingga turun minum babak pertama, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol, 0-0.
PSPS yang tampil di hadapan pendukung sendiri langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai.
Baca Juga: Pucuk Pimpinan Polda Riau Resmi Berganti, Irjen Arman Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih ke Pejaba
Tim berjuluk Askar Bertuah itu berusaha mengendalikan permainan dengan penguasaan bola dan membangun serangan untuk menekan pertahanan tim tamu.
Sementara itu, PSMS Medan berupaya mengimbangi permainan tuan rumah. Tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut mencoba membongkar pertahanan PSPS melalui kombinasi umpan pendek dan kerja sama antar pemain.
Pertandingan berlangsung dengan tempo cukup tinggi. PSPS terus berusaha mencari celah untuk menciptakan peluang, sedangkan PSMS berupaya menjaga keseimbangan permainan sembari menunggu kesempatan melancarkan serangan balik.
Baca Juga: BTM Serahkan Ratusan Bibit Pohon kepada IKBA MAN 1 Pekanbaru, Tegaskan Komitmen Green Aktivis Riau
Peluang penting bagi PSPS hadir pada menit ke-31. Asir Azis yang berusaha mengembangkan serangan mendapatkan pelanggaran dari pemain PSMS Medan Rizdjar Nurviat di luar kotak penalti.
Wasit kemudian mengeluarkan kartu merah kepada pemain PSMS tersebut. Keputusan itu membuat tim tamu harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
PSPS memiliki peluang memanfaatkan situasi tersebut untuk membuka keunggulan. Matheus Henrique Machado yang mengambil tendangan bebas mencoba mengarahkan bola ke gawang PSMS.
Baca Juga: Refleksi Sejarah dan Harapan: Menjahit Kembali Cita-Cita Pendirian Kabupaten Kuantan Singingi
Namun, eksekusi tendangan bebas tersebut belum membuahkan hasil. Bola yang dilepaskan Matheus masih melambung di atas mistar gawang PSMS Medan.
Keunggulan jumlah pemain menjadi kesempatan bagi PSPS untuk meningkatkan tekanan menjelang akhir babak pertama. Askar Bertuah berusaha memaksimalkan penguasaan bola untuk mencari gol pembuka sebelum turun minum.
Di sisi lain, PSMS berusaha bertahan dengan disiplin meski harus bermain dengan 10 pemain. Tim tamu juga mencoba mencari peluang melalui serangan balik untuk mengancam pertahanan tuan rumah.
Baca Juga: Muklisin Apresiasi Pengabdian Herry Heryawan, Kebaikannya Membekas di Kuansing
Memasuki menit-menit akhir babak pertama, PSPS terus berupaya menekan, tetapi rapatnya pertahanan PSMS membuat tuan rumah belum mampu mencetak gol. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor tetap 0-0.
Editor : M. Erizal