Sang Kakak Jadi Alasan Danish Barr Mengenal dan Mencintai Basket

Dofi Iskandar • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:16 WIB
Sang kakak jadi alasan Danish Barr mengenal dan mencintai olahraga basket. (Istimewa)
Sang kakak jadi alasan Danish Barr mengenal dan mencintai olahraga basket. (Istimewa)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kecintaan Danish Barr terhadap basket ternyata berawal dari sosok terdekatnya, yakni sang kakak. Sejak duduk di bangku kelas V SD, pemain SMAN 1 Pekanbaru (Smansa) tersebut mulai tertarik menekuni olahraga bola basket setelah melihat Baihaqi Badri bermain di lapangan.

Siswa kelas XI yang akrab disapa Danish itu mengaku, keputusannya menekuni basket berawal dari hal yang sederhana. Namun, ketertarikan tersebut perlahan berkembang menjadi keseriusan.

Ia mulai mengikuti jejak sang kakak dengan berlatih basket hingga akhirnya menjadikan olahraga ini sebagai bagian penting dalam hidupnya.

Baca Juga: Cari Berondolan Sawit, Wanita Muda Ditemukan Meninggal Dunia

"Dulu ngelihat abang main itu keren, makanya ikut-ikutan mulai latihan basket," cerita Danish, Sabtu, (10/10/2026).

Baihaqi sendiri pernah merasakan atmosfer kompetisi DBL Riau pada kategori tiga lawan tiga di musim 2023. Kala itu, ia membela SMKN 2 Pekanbaru dan berhasil membawa pulang predikat runner-up.

Pengalaman sang kakak di lapangan menjadi salah satu alasan Danish semakin tertarik untuk mengikuti jejaknya. Dukungan keluarga pun membuat perjalanan Danish terasa lebih mudah. Kedua orang tuanya memberikan restu ketika ia mulai serius menjalani latihan basket.

Baca Juga: Senin Besok, Murid di Rohul Kembali Belajar Tatap Muka, Ini Imbauan Kadisdikpora

Sementara itu, Baihaqi tak pernah berhenti memberikan semangat kepada sang adik sejak awal mengenal basket. "Abang itu percaya kalau aku bisa lebih dari dia. Makanya dia selalu dukung aku," bebernya.

Keduanya bahkan kerap bermain basket bersama di rumah. Melalui momen-momen sederhana tersebut, Danish tak hanya belajar tentang permainan, tetapi juga mendapatkan dorongan untuk terus mengembangkan kemampuannya.

Bagi Danish, dukungan sang kakak memiliki arti tersendiri. Ketika semangatnya untuk berlatih mulai menurun, Baihaqi selalu hadir untuk membangkitkan kembali motivasinya.

Baca Juga: Dosen FKIP Unri Rancang LKM Berbasis HOTS dengan Manfaatkan AI

Musim ini menjadi tahun kedua Danish bersama SMAN 1 Pekanbaru berlaga di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau. Pengalaman dari musim sebelumnya menjadi bekal berharga baginya untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.

"Senang dan bangga banget bisa ada di titik ini. Jadi musim ini aku ingin tampil lebih baik dan memberikan yang terbaik untuk tim," ungkap Danish.

Menjadi bagian dari Honda DBL with Kopi Good Day Riau juga merupakan salah satu impian Danish sejak mulai menekuni basket. Ia menyadari bahwa untuk terus berkembang, masih ada banyak aspek yang perlu ditingkatkan.

Baca Juga: Kabut Asap Belum Usai, Pemkab Inhu Perpanjang PJJ 

"Fokus, konsistensi, kepercayaan diri, dan ketenangan dalam mengambil keputusan jadi hal yang terus ingin aku perbaiki," tegasnya.

Selain melalui persiapan pribadi, dukungan orang tua, teman-teman yang hadir di tribun, serta rekan setim juga menjadi sumber semangat bagi Danish. Suasana pertandingan yang dipenuhi sorakan suporter semakin memotivasinya untuk memberikan penampilan terbaik di lapangan.

Editor : M. Erizal
danish barr honda dbl with kopi good day basket