PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kepercayaan diri dan ketenangan menjadi dua hal yang dipegang Austin Rafael Lee saat berlaga bersama SMA Darma Yudha Pekanbaru (Darma Yudha) di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau.
Bagi pemain yang akrab disapa Austin tersebut, menjaga fokus di tengah tekanan pertandingan menjadi salah satu kunci untuk membantu tim meraih hasil positif.
Menurut Austin, tampil di ajang sebesar Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau menghadirkan tantangan tersendiri. Terlebih, kompetisi ini hanya diselenggarakan sekali dalam setahun.
Baca Juga: Ucap Terimakasih kepada Komjen Herry Heryawan, Wako Agung Siap Bersinergi dengan Kapolda Baru
Ia mengaku sempat merasa gugup ketika harus bermain di hadapan banyak penonton pada Opening Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau yang berlangsung pada Jumat, (9/10/2026).
"Seiring berjalannya permainan, perasaan itu hilang dan justru jadi enjoy aja mainnya dan kebetulan kami berhadapan dengan lawan yang cukup bagus mainnya. Jadi cukup menantang sih," ungkap Austin.
Dalam pertandingan tersebut, Austin menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan diri, terutama ketika tim berada di bawah tekanan dan sempat tertinggal pada awal laga.
Baca Juga: Alot, Pemkab Kuansing Akhirnya Putuskan Perpanjang PJJ Lagi
Skuad putra Darma Yudha memang menghadapi kesulitan pada kuarter pertama. Ketika waktu tersisa dua menit, mereka masih berusaha mengejar ketertinggalan.
Namun, Austin dan rekan-rekannya mampu memanfaatkan sisa waktu dengan baik hingga berhasil membalikkan keadaan. Mereka pun menutup kuarter pertama dengan keunggulan 13-8.
"Menurut saya, tetap tenang di kondisi tertekan itu juga yang bikin kami bisa mengembalikan keadaan," tuturnya.
Baca Juga: Sang Kakak Jadi Alasan Danish Barr Mengenal dan Mencintai Basket
Kepercayaan diri tersebut tidak muncul begitu saja. Austin mengaku sudah cukup sering berlatih menembak tiga angka. Baginya, latihan harus diiringi dengan keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri. Meski demikian, ia menyadari bahwa performa seorang pemain juga tidak terlepas dari dukungan rekan setim dan pelatih.
Berkat dukungan tersebut, Austin turut mengantarkan putra Darma Yudha meraih kemenangan perdana di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau. Mereka mengalahkan SMA Stella Gracia Pekanbaru dengan skor akhir 46-25.
Kontribusi Austin di lapangan pun terbilang signifikan. Selama 35 menit bermain, ia mencatatkan 20 poin, satu rebound, dan dua assist untuk membantu Darma Yudha mengamankan kemenangan.
Baca Juga: Aksi Kapten Muhammad Rafi Munandar Berbuah Kemenangan Lewat Free Throw untuk MAN 2 Pekanbaru
Austin merasa bersyukur karena rekan-rekan setimnya mampu menciptakan banyak peluang yang membantunya mencetak poin. Kepercayaan yang diberikan oleh pelatih dan tim juga menjadi dorongan tersendiri baginya untuk tampil lebih berani saat mendapatkan kesempatan.
Perjalanan Austin bersama Darma Yudha bukanlah kisah yang baru dimulai. Ia telah mengenal basket sejak duduk di kelas III sekolah dasar. Ketertarikannya bermula ketika melihat teman-temannya mulai bermain basket. Ia pun merasa penasaran dengan tantangan memasukkan bola ke ring dan melewati pertahanan lawan.
Kecintaannya terhadap basket semakin berkembang ketika duduk di kelas V SD. Saat pandemi Covid-19 membatasi berbagai aktivitas, lapangan basket di kompleks tempat tinggalnya menjadi tempat untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman.
Baca Juga: Cari Berondolan Sawit, Wanita Muda Ditemukan Meninggal Dunia
"Dulu, hampir tiap pagi dan sore saya main basket sampe basket semakin dekat dengan saya," terang Austin.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau menjadi musim ketiga sekaligus tahun terakhir Austin membela Darma Yudha. Ia mengaku senang sekaligus bangga karena masih mendapat kepercayaan dari pelatih dan sekolah untuk tampil dalam kompetisi basket antarpelajar tersebut.
Terlebih, musim sebelumnya menjadi pengalaman berharga baginya. Austin berhasil merasakan gelar juara bersama tim putra Darma Yudha sekaligus terpilih masuk First Team. Pencapaian tersebut menjadi motivasi tambahan baginya untuk kembali memberikan penampilan terbaik pada musim ini.
Baca Juga: Senin Besok, Murid di Rohul Kembali Belajar Tatap Muka, Ini Imbauan Kadisdikpora
"Di tahun ketiga ini, saya juga sudah punya lebih banyak pengalaman bertanding dan lebih siap menghadapi keberagaman yang berbeda di setiap lawannya," jelasnya.
Bagi Austin, musim terakhir bersama Darma Yudha bukan sekadar kesempatan untuk menambah pengalaman. Lebih dari itu, ia ingin memberikan sesuatu yang berarti bagi sekolah, keluarga, dan teman-teman yang selalu mendukung perjalanannya.
"Pengen tampil terbaik untuk sekolah di tahun terakhir dan juga pengen bisa juara itu yang bikin aku semangat saat tanding," tutup Austin.
Editor : M. Erizal