Kalahkan PSMS, PSPS Pimpin Klasemen

Dofi Iskandar • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 10:07 WIB
Pemain PSPS Asir Azis (biru) mengamankan bola dari rebutan pemain PSMS Medan di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Ahad (11/10/2026). (PSPS Pekanbaru untuk Riau Pos)
Pemain PSPS Asir Azis (biru) mengamankan bola dari rebutan pemain PSMS Medan di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Ahad (11/10/2026). (PSPS Pekanbaru untuk Riau Pos)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PSPS Pekanbaru melanjutkan tren positif. Bermain di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru, Ahad (1/10), Askar Bertuah berhasil mengalahkan PSMS Medan dengan skor 2-1. Hasil ini membawa PSPS memimpin klasemen sementara Liga 2 Grup A menggeser Ayam Kinantan ke posisi dua. PSPS mengumpulkan 12 poin dari ha­sil empat kali menang dan sekali kalah. 

Sedangkan PSMS mengumpulkan 10 poin, sama dengan Persikad Depok yang menempati peringkat tiga. PSMS unggul produkti­vitas gol. Pada pertandingan kemarin, dua gol PSPS dicetak Dimas Wicaksono di menit ke-49 dan Hamzah Defa di menit ke-83. Gol PSMS dicetak Javier Siverio di menit ke-59.

Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas mengaku bersyukur atas kemenangan penting tersebut. “Alhamdulillah, kita bersyukur atas kemenangan ini. Sejak awal sebelum pertandingan, kita sudah berbicara dengan pemain bahwa hari ini (kemarin, red) merupakan pertandingan yang sangat penting bagi kita ketika ingin bersaing di papan atas,” ujarnya.

Baca Juga: Witama dan Stella Gracia Menang Telak

Akhyar mengapresiasi perjuangan para pemain yang dinilainya tampil maksimal sepanjang pertandingan. Ia melihat pemain menunjukkan semangat juang dan motivasi tinggi untuk meraih kemenangan, meskipun PSPS sempat kehilangan keunggulan setelah gol penyama kedudukan PSMS.

“Saya pikir kita mempunyai kedalaman skuad yang bagus. Pemain di luar dan di dalam itu sama saja. Tinggal kesempatan saja siapa yang bermain dan memberikan jawaban yang baik dan memuaskan kita semuanya,” ungkap Akhyar.

Menurutnya, kontribusi pemain pengganti menjadi salah satu hal positif dari pertandingan tersebut. Dimas dan Hamzah mampu menjawab kepercayaan pelatih dengan mencetak gol yang membawa PSPS meraih tiga poin.

Baca Juga: Hari Ketiga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau Memanas, Witama dan Santo Tarcisius Pesta Poin

Pemain PSPS, Aulia Ramadhan menambahkan, antusiasme suporter yang memenuhi stadion menjadi salah satu sumber motivasi bagi tim untuk tampil maksimal. Dukungan yang diberikan para pendukung membuat para pemain semakin bersemangat untuk meraih kemenangan.

“Yang pasti, yang membuat kami termotivasi adalah antusiasme suporter yang ramai sekali. Sebelum melawan PSMS Medan, memang ada target untuk mengambil peringkat pertama klasemen,” ujarnya. 

Ia mengaku PSMS merupakan tim yang memiliki pemain berkualitas. Bahkan, meskipun bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama, PSMS tetap mampu memberikan perlawanan dan mencetak gol penyeimbang. Bagi Aulia yang berasal dari Medan, pertandingan menghadapi PSMS juga memiliki motivasi tersendiri. 

Baca Juga: Ini Kunci Austin Rafael Lee Tampil Maksimal pada Debut Perdana Darma Yudha

Ia ingin memberikan kontribusi terbaik bagi PSPS, klub yang dibelanya saat ini. “Apalagi PSMS Medan memiliki pemain yang bagus. Dengan 10 pemain saja mereka masih bisa mencetak gol. Apalagi saya berasal dari Medan, tetapi memiliki motivasi lebih untuk melawan tim dari kota kami,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengapresiasi kemenangan PSPS dan mengaku timnya mengalami kesulitan setelah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-31. “Kami kesulitan di babak pertama. Menit ke-30 sudah bermain dengan 10 pemain,’’ ujarnya.

‘’Tetapi kami berusaha mempertahankan hasil seri. Kami kalah 2-1, walaupun pemain sudah susah payah dan tadi (kemarin, red) kami kecolongan. Akan kami perbaiki ke depannya,” ungkap mantan bek PSPS ini.

Baca Juga: Sang Kakak Jadi Alasan Danish Barr Mengenal dan Mencintai Basket

Pertandingan kemarin berlangsung dengan tensi tinggi sejak awal. PSPS yang tampil di hadapan pendukung sendiri berusaha mengambil inisiatif serangan untuk mengamankan kemenangan.  Namun, upaya tuan rumah membuka keunggulan pada babak pertama tidak membuahkan hasil.

Keuntungan sebenarnya sudah didapatkan PSPS ketika PSMS harus kehilangan satu pemain. Bek PSMS, Rizdjar Nurviat, menerima kartu merah langsung dari wasit pada menit ke-31 setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain PSPS, Asir Azis.

Bermain dengan 10 pemain membuat PSMS harus mengubah pendekatan permainan. Meski kekurangan pemain, Ayam Kinantan itu mampu bertahan dengan cukup disiplin hingga babak pertama berakhir.  PSPS pun belum berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan kedua tim memasuki ruang ganti dengan skor 0-0.

Baca Juga: Aksi Kapten Muhammad Rafi Munandar Berbuah Kemenangan Lewat Free Throw untuk MAN 2 Pekanbaru

Memasuki babak kedua, pelatih PSPS Akhyar Ilyas melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Dimas Wicaksono menggantikan Jenico Riski. Keputusan tersebut langsung memberikan dampak positif bagi permainan tuan rumah.

Baru empat menit babak kedua berjalan, tepatnya pada menit ke-49, Dimas berhasil memecah kebuntuan. Gol berawal dari pergerakan Antonio Gamaroni yang memberikan umpan tarik atau cut back dari sisi kiri ke tengah kotak penalti PSMS.

Dimas yang berada di posisi tepat menyambut umpan tersebut dengan sontekan terukur. Bola meluncur ke gawang PSMS tanpa mampu dibendung penjaga gawang M Nathsir. Tertinggal satu gol dan hanya bermain dengan 10 pemain, PSMS tidak menyerah. PSMS tetap berusaha mencari celah untuk menyamakan kedudukan. 

Baca Juga: PSPS Pekanbaru Tekuk PSMS Medan 2-1, Hamzah Depa Jadi Penentu

Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-59. Berawal dari tendangan sudut yang dieksekusi Phillerson Natan Silva, Javier Siverio berhasil menyambut bola dengan tandukan tajam yang mengarah ke gawang PSPS. Gol tersebut membuat kedudukan kembali imbang 1-1. 
PSPS terlecut dan kembali meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-68, Akhyar kembali melakukan pergantian pemain. Asir Azis dan Aulia Ramadhan ditarik keluar, kemudian digantikan Ilham Fathoni dan Hamzah Defa.

Pergantian tersebut membuat PSPS semakin agresif dalam memburu gol kemenangan. Tidak berselang lama, tuan rumah hampir kembali unggul melalui Luiz Henrique. Namun, sundulannya masih mampu digagalkan M Nathsir yang tampil sigap di bawah mistar PSMS.

Hingga menit ke-72, skor tetap bertahan 1-1. PSMS mulai lebih banyak bertahan untuk menjaga hasil imbang, sedangkan PSPS terus menggempur pertahanan lawan melalui umpan silang dan umpan terobosan.

Baca Juga: Babak Pertama Imbang 0-0, PSPS Pekanbaru vs PSMS Medan 

Tekanan yang terus dilancarkan PSPS akhirnya membuahkan hasil lima menit kemudian. Pada menit ke-83, Hamzah Defa yang masuk sebagai pemain pengganti sukses membawa tuan rumah kembali unggul.

Gol berawal dari umpan silang Natanael Siringoringo dari sisi kanan serangan. Hamzah yang berada di area berbahaya berhasil menyambut bola dengan tendangan langsung ke arah gawang. Tembakan terukur Hamzah tidak mampu dihentikan M Nathsir. Skor berubah 2-1 untuk keunggulan PSPS.(dof)

Editor : Arif Oktafian
liga 2 psps pekanbaru psms medan