PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Setiap penampilan di AQUA DBL Dance 2026 Riau tidak hanya menyuguhkan gerakan yang kompak dan atraktif. Di balik setiap koreografi, terdapat cerita dan pesan yang ingin disampaikan oleh masing-masing tim.
SMA Santa Maria Pekanbaru (Saints Dcrew)
Saints Dcrew, tim dance dari SMA Santa Maria Pekanbaru, menyampaikan pesan tentang keberagaman Indonesia melalui penampilan mereka di AQUA DBL Dance 2026 Riau. Pada musim ini, mereka mengangkat Festival Cian Cui atau tradisi perang air dari Kepulauan Meranti sebagai inspirasi utama.
Baca Juga: Ratusan Masyarakat Serbu Pasar Murah DKP Bengkalis
Ide tersebut muncul setelah mereka melihat pemberitaan mengenai festival budaya tersebut di media. Saints Dcrew kemudian tertarik untuk mengangkat tradisi itu ke atas panggung sekaligus memperkenalkan salah satu kekayaan budaya Indonesia melalui gerakan dance.
Menariknya, konsep tersebut dipadukan dengan lagu Ingatlah Hari Ini. Pemilihan lagu itu bukan tanpa alasan. Saints Dcrew ingin menggambarkan bagaimana sebuah festival dapat menjadi kenangan berharga yang terus dijaga dan dilestarikan.
"Tradisi itu juga bisa menjadi ruang bagi masyarakat dari latar belakang berbeda untuk berkumpul dan mempererat kebersamaan," ujar Elissa Aurelia Lie, perwakilan Saints Dcrew.
Baca Juga: Warga Pekanbaru Bisa Ambil Masker Gratis di Puskesmas
Melalui penampilan tersebut, Saints Dcrew berharap pesan yang mereka bawa dapat menjangkau masyarakat luas. Mereka ingin mengajak semua orang untuk hidup rukun, saling menghargai, serta menjunjung tinggi toleransi di tengah keberagaman.
Persiapan penampilan ini berlangsung selama tiga minggu. Bagi anggota Saints Dcrew, salah satu pengalaman paling berkesan adalah proses memadukan unsur budaya Indonesia dengan gaya hip hop yang menjadi ciri khas penampilan mereka.
Perpaduan tersebut menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk berkreasi. Saints Dcrew ingin menunjukkan bahwa budaya tradisional tetap dapat ditampilkan dalam kemasan yang lebih modern tanpa kehilangan makna di baliknya.
Baca Juga: Hari Pertama Bertugas, Kapolda Riau Irjen Arman Gulung THM Terindikasi Peredaran Narkoba
SMAN 1 Pekanbaru (COPS)
Cerita berbeda juga datang dari COPS (Cheerleaders of Pekanbaru Smansa), tim dance SMAN 1 Pekanbaru. Mereka mengangkat tema legacy atau warisan untuk menggambarkan persahabatan yang terus terjalin meskipun para anggotanya silih berganti.
"Tiap generasi pasti punya karakter, cerita, dan cara tersendiri. Tapi, selalu ada nilai yang tetap dijaga, yaitu semangat dan ikatan yang sudah ditanamkan oleh generasi sebelumnya," ujar Davina Nafisa Jasmine, perwakilan COPS, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Baca Juga: Jaga Standar Pelayanan, RSUD Arifin Achmad Kembali Ikuti Survei Akreditasi
Davina menjelaskan bahwa pergantian generasi bukan berarti COPS harus memulai semuanya dari awal. Setiap anggota baru memiliki kesempatan untuk belajar dari perjalanan generasi sebelumnya, lalu membawa cerita mereka sendiri ke dalam tim.
"Dengan begitu, nilai-nilai yang sudah dibangun akan bertahan dan menjadi bagian dari perjalanan COPS di setiap musimnya," paparnya.
Pesan tersebut juga mereka sampaikan melalui penampilan di Opening Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau yang berlangsung pada Jumat, 9 Oktober 2026. COPS ingin menunjukkan bahwa legacy bukan sekadar tentang siapa yang memulai atau mengakhiri sebuah perjalanan.
Baca Juga: Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau, Putri SMAN 5 Pekanbaru Melaju ke Fantastic Four
Lebih dari itu, warisan berkaitan dengan hal-hal yang ditinggalkan, nilai-nilai yang diteruskan, serta bagaimana sebuah cerita dapat terus hidup meskipun orang-orang di dalamnya telah berganti.
Konsep tersebut dipersiapkan selama kurang lebih dua minggu. Dalam waktu yang relatif singkat, COPS berusaha menyatukan ide dan gerakan agar pesan yang ingin disampaikan dapat tersampaikan dengan baik melalui penampilan mereka.
Tantangannya bukan hanya menciptakan koreografi yang menarik, tetapi juga menghadirkan cerita tentang kebersamaan dan kesinambungan antargenerasi dalam satu penampilan yang utuh.
Baca Juga: Mabes Polri dan Polda Riau Gelar Razia di MP Club, 63 Positif Narkoba
SMA As Shofa Pekanbaru (Destiny)
Sementara itu, tim dance SMA As Shofa Pekanbaru, Destiny, mengusung konsep yang tidak kalah sarat makna. Mereka mengangkat tema kemerdekaan Indonesia dengan menggambarkan perjalanan bangsa dari masa penjajahan hingga akhirnya berhasil meraih kemerdekaan.
Melalui penampilan tersebut, Destiny ingin mengajak penonton mengingat kembali bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak diperoleh dengan mudah. Kemerdekaan merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.
Baca Juga: Izin BKN Sudah Terbit, Pelantikan Pejabat Eselon II Meranti Tinggal Menunggu Waktu
"Kami ingin menyampaikan pesan kepada generasi muda agar tidak melupakan perjuangan yang telah dilakukan para pendahulu," beber Nabila Humaira Saleh, perwakilan Destiny.
Salah satu cara untuk menghargai perjuangan tersebut adalah dengan terus melestarikan budaya Indonesia. Dengan begitu, kekayaan budaya bangsa dapat terus dikenal dan tidak hilang ditelan zaman.
Persiapan konsep ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Waktu tersebut terbilang singkat karena pelaksanaan AQUA DBL Dance 2026 Riau berdekatan dengan kompetisi lain yang mereka ikuti.
Baca Juga: Dinas Kopdagrin dan Polsek Kuantan Tengah Cek Pengisian BBM di SPBU Sitorajo Kari
"Meski begitu, kami tetap berusaha memaksimalkan waktu latihan agar ide yang sudah dirancang dapat menghasilkan penampilan yang sesuai dengan tema dan tidak monoton," ungkapnya.
Proses persiapan juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi Destiny. Asap yang sangat tebal di sekitar sekolah membuat para anggota tidak dapat berlatih di lapangan sekolah untuk mencoba dan menyempurnakan penampilan mereka.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, kebersamaan menjadi pengalaman yang paling membekas bagi Destiny. Selama sebulan menjalani latihan, mereka melewati beragam momen, mulai dari rasa lelah dan sedih hingga kebahagiaan saat berproses bersama. Pengalaman itu mengajarkan mereka untuk saling memahami, membantu, dan bekerja sama demi mencapai tujuan yang sama.
Baca Juga: Kompak Beri Dukungan, Suporter SMAN 5 Pekanbaru Semangati Tim Kebanggaan
Melalui konsep kemerdekaan yang dibawakan, Destiny tidak hanya ingin menyampaikan pesan tentang perjuangan bangsa, tetapi juga menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan perjuangan tetap relevan dalam perjalanan mereka sebagai sebuah tim.
Editor : M. Erizal