PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- Menjadi satu-satunya perempuan dalam jajaran coaching staff bukanlah halangan bagi Coach Claudya Dini Fm untuk menjalankan tugasnya sebagai asisten pelatih tim putra SMA Kalam Kudus Pekanbaru.
Sebelum bergabung dengan Kalam Kudus, Coach Dini telah menghabiskan sekitar empat tahun melatih di SMAN 3 Pekanbaru. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan karier kepelatihannya hingga akhirnya melanjutkan kiprah bersama Kalam Kudus.
Kini, memasuki tahun kedua mendampingi tim putra Kalam Kudus, Coach Dini mengaku semakin menikmati proses membantu para pemain berkembang, baik dari segi permainan maupun mental bertanding. Terlebih, ia merasakan adanya dukungan dari berbagai pihak yang turut mengiringi perjalanan tim di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau.
Baca Juga: Calista Naura, Sosok Multitalenta di Panggung Aqua DBL Dance 2026 Riau
"Sekolah support, parents juga support, teman-teman mereka juga support," cerita Coach Dini, Selasa, (12/10).
Dukungan terhadap Kalam Kudus tidak hanya terasa di lapangan. Para pemain yang tidak dapat menyaksikan pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau secara langsung di Gelanggang Remaja Pekanbaru tetap menunjukkan antusiasme mereka dengan mengadakan kegiatan nonton bareng di kelas.
Di balik kebersamaan yang terjalin di Kalam Kudus, Coach Dini juga menjalankan peran istimewa. Ia bertugas sebagai asisten pelatih yang mendampingi Rio Syulti Laksamana, atau yang akrab disapa Coach Io, selaku kepala pelatih tim putra Kalam Kudus.
Baca Juga: Disdikpora Kuansing Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh Dua Hari
Keduanya tidak hanya bekerja sama untuk mendampingi para pemain, tetapi juga merupakan pasangan suami istri. Coach Io sendiri telah memiliki pengalaman bersama Kalam Kudus sejak pernah melatih sekolah tersebut pada 2011.
Bersama Coach Io, Coach Dini turut mengawal perkembangan para pemain. Ia mengaku senang melihat anak-anak asuhnya terus menunjukkan kemajuan dari waktu ke waktu. "Selama latihan, anak-anak konsisten datang dan bisa mengikuti materi yang diberikan," ungkapnya.
Meski begitu, Coach Dini menyadari masih ada pekerjaan rumah yang perlu dibenahi oleh tim putra Kalam Kudus. Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi saat ini bukan hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, melainkan juga menjaga kestabilan mental pemain ketika pertandingan dimulai.
Baca Juga: Pelebaran Jalan Sisingamangaraja Digesa, Lebar Jalan Menjadi 26 Meter
Dalam dua pertandingan yang telah dijalani di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau, ia melihat para pemain masih kerap merasa gugup pada kuarter awal. Kondisi tersebut membuat mereka harus bekerja lebih keras pada kuarter-kuarter berikutnya untuk mengamankan kemenangan. "Mereka jadinya harus lebih effort di kuarter akhir untuk mengambil game-nya," jelas Coach Dini.
Hal tersebut terlihat saat tim putra Kalam Kudus menghadapi SMAN 6 Pekanbaru pada hari keempat penyelenggaraan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau, Senin, 12 Oktober 2026. Meski berhasil meraih kemenangan dengan skor akhir 42-26, perjalanan mereka dalam pertandingan tersebut tidak berlangsung mudah.
Sempat tertinggal pada dua kuarter awal, putra Kalam Kudus baru mampu membalikkan keadaan melalui penampilan yang lebih solid pada paruh kedua pertandingan. Mereka mencetak 16 poin pada kuarter ketiga, kemudian menambah 14 poin pada kuarter keempat. Selain tampil lebih produktif dalam menyerang, pertahanan Kalam Kudus juga semakin solid sehingga SMAN 6 Pekanbaru kesulitan menambah angka pada dua kuarter terakhir.
Baca Juga: Anggota DPRD Kuansing Sebut Mobil Suap Diletakkan di Rumah Istri Muda Suhardiman
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Coach Dini berupaya membangun suasana latihan yang serius, tetapi tetap nyaman bagi para pemain. Ia ingin memastikan setiap pemain dapat berlatih dengan fokus agar kemampuan mereka terus berkembang dan semakin terbiasa menerapkan materi latihan saat bertanding. "Saat latihan harus selalu fokus dan serius agar anak-anak terus improve dan membangun muscle memory," tambahnya.
Pada musim sebelumnya, putra Kalam Kudus berhasil melaju hingga babak Big Eight Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau. Pencapaian tersebut menjadi bekal sekaligus motivasi bagi tim untuk melangkah lebih jauh pada musim ini. "Semoga musim ini kami bisa melaju ke babak Fantastic Four," ujar Coach Dini penuh harap.
Perjalanan Coach Dini bersama putra Kalam Kudus bukan sekadar tentang mengejar hasil akhir. Ia bersama Coach Io juga terus mendampingi perkembangan setiap pemain, memperkuat kekompakan tim, serta membangun kepercayaan diri mereka.
Baca Juga: Pemkab Meranti Perpanjang 1.646 Kontrak PPPK Paruh Waktu, 32 Tak Masuk Daftar
Dari bench, Coach Dini akan terus membantu para pemain agar mampu tampil lebih tenang sejak menit pertama. Dengan begitu, kemampuan yang telah mereka asah selama latihan dapat ditampilkan secara maksimal saat pertandingan berlangsung.
Editor : Rinaldi