Barca Bisa Salip Rekor Real  

Tim Redaksi • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 12:35 WIB
Penyerang  Barcelona Gabriel Jesus  mencetak gol ketiga  dalam pertandingan sepakbola Liga Spanyol antara Real Betis melawan FC Barcelona di Stadion La Cartuja, Sevilla,  Ahad (18/10/2026). (JORGE GUERRERO/AFP)
Penyerang Barcelona Gabriel Jesus mencetak gol ketiga dalam pertandingan sepakbola Liga Spanyol antara Real Betis melawan FC Barcelona di Stadion La Cartuja, Sevilla, Ahad (18/10/2026). (JORGE GUERRERO/AFP)

SEVILLA (RIAUPOS.CO) - FC Barcelona berpeluang mencatatkan sejarah baru di Laliga. Kemenangan 5-2 atas Real Betis di Estadio La Cartuja, Sevilla, kemarin (18/10) membuat Barca –sebutan FC Barcelona– hanya berjarak satu laga untuk melewati rekor sembilan kemenangan beruntun awal musim milik Real Madrid pada 1968–1969.

Capaian itu bisa lebih spesial karena Barca bisa menorehkannya dengan mengalahkan pemilik rekor, El Real, secara langsung dalam El Clasico di Camp Nou pekan depan (25/10). 

Meski begitu, entrenador Barca Hansi Flick menegaskan bahwa rekor superior sapu bersih kemenangan sepuluh jornada awal bukan tujuan utama. “Rekor memang menyenangkan. Tetapi, kami ingin memenangkan gelar dan mencapai hal-hal yang lebih besar. Itulah alasan kami bermain sepak bola,” kata pelatih yang selalu mempersembahkan gelar Laligasejak menangani Barca dua musim lalu itu kepada Mundo Deportivo.

Baca Juga: PSPS Makin Kokoh di Puncak

Sarat Kontroversi

Kemenangan Barca atas Betis kemarin diwarnai sejumlah kontroversi. Gol gelandang Betis Giovani Lo Celso saat menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-43 dianulir VAR (video assistant referee). Bola lebih dulu menyentuh lengan striker Cucho Hernandez. Heliopolitanos –sebutan Betis– melakukan protes karena menilai handballs terjadi tanpa sengaja.

Kontroversi berlanjut setelah gelandang Facundo Bernal menerima kartu merah akibat keributan dengan wide attacker Barca Lamine Yamal. Insiden itu terjadi tidak lama setelah winger Betis Abde Ezzalzouli memperkecil kedudukan menjadi 2-3 pada menit ke-53.

“Pada menit ke-54, pemain Facundo Bernal Cruz, nomor 6, diusir keluar lapangan dengan alasan berikut: dalam sebuah konfrontasi, pemain ini mencekik leher lawannya dan menanduknya dua kali berturut-turut di wajah, sementara bola sedang tidak dalam permainan”. Begitu laporan pertandingan dari wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea.

Baca Juga: Perjuangan Berbuah Manis, Putra SMAN 1 Siak Juara AZA 3X3 Riau

Laporan wasit juga memuat catatan mengenai tindakan Manuel Fajardo Mateo, direktur teknik Real Betis, terhadap wasit keempat Alejandro Clemente Ortuno.

Mateo diduga sengaja menendang bola di area wasit keempat sehingga bola membentur kaki Ortuno dan menyebabkan cedera ringan.

PR Pertahanan

Usai kemenangan di kandang Betis, Barca akan menghadapi jadwal cukup berat. Sebelum menjalani El Clasico, Raphinha dkk lebih dulu melawat ke kandang Paris Saint-Germain di Parc des Princes, Paris, pada Rabu (21/10). Duel antara dua besar di klasemen sementara fase league Liga Champions.

Menghadapi dua laga itu, Barca punya PR (pekerjaan rumah). Dua gol dari Betis memperlihatkan kelemahan Barca di sektor pertahanan. Selain itu, kondisi tiga pemain belakang menjadi tanda tanya. Eric Garcia mengalami masalah pada paha kanan, Gerard Martín merasakan keluhan pada tumit, dan Jules Kounde keluhan pada pergelangan kaki.

Baca Juga: Comeback Gemilang, Putri SMAN 1 Teluk Kuantan Juara AZA 3X3 Riau 2026

Gelandang jangkar Rodri, yang mencetak gol pertamanya untuk Barca lawan Betis, tak menampik adanya persoalan di lini belakang. “Tim kembali menunjukkan potensi saat menyerang, tetapi kami cukup sering memberi lawan peluang. Di situlah kami perlu melakukan perbaikan,” tutur kapten timnas Spanyol tersebut seperti dikutip dari Mundo Deportivo.(ka/dns/gem)

Laporan JPG, Sevilla

 

Editor : Arif Oktafian
real betis Barcelona fc barcelona