Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Harapan Baru Perhumas Riau

Rindra Yasin • Sabtu, 16 Maret 2013 | 11:51 WIB
Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas ) wujud di Indonesia  sudah cukup lama. Hampir di semua provinsi dan kota-kota besar lainnya sudah ada Badan Pengurus Cabang (BPC) termasuk Provinsi Riau. Namun, apa dan bagaimana sepak-terjang Perhumas selalu saja masih ada sisi yang perlu diperkenalkan. Bukankah kata pepatah: tak kenal maka tak cinta, tak cinta maka tak sayang.

Sepuluh tahun lebih keberadaan BPC Perhumas Riau dalam ikut membangun masyarakat komunikasi khususnya public relations (baca: humas) sedikit banyaknya telah memberikan sumbangan berarti bagi daerah ini. Kepemimpinan Djati Sussetya (almarhum) yang menakhodai organisasi para praktisi PR di Riau bersama para pengurus lainnya cukup memberikan kontribusi nyata dalam menjalin hubungan sesama komunitas PR dengan berbagai stake-holder  baik di kalangan swasta, masyarakat awam maupun pemerintah.

Sejak awal keberadaannya, Perhumas Riau cenderung dipersepsikan sebagai organisasi praktisi PR perusahaan-perusahaan besar. Inilah sebuah konsekuensi duduknya representasi PR perusahaan besar seperti PT CPI (Chevron), RAPP, Indah Kiat, PTPN V, Surya Dumai dan sebagainya. Padahal sesuai ketentuan AD/ ART, keanggotaan Perhumas bersifat personal bukan institusi/ perusahaan. Profesionalisme PR sangat ditentukan oleh kepiawaian seseorang secara personal dalam mempraktikkan ilmu PR, talenta dan jejaring (networking).

Dalam  perkembangan lanjutan BPC Perhumas Riau yang diketuai Ian Machyar, persepsi Perhumas sebagai wadah PR perusahaan besar mulai disibakkan secara perlahan. Keanggotaan dan kepengurusan Perhumas benar-benar dipresentasikan orang per orang. Oleh sebab itu, jalannya roda organisasi sebagaimana organisasi profesi lainnya harus didukung oleh kekuataan anggota sendiri ditambah dukungan finansial dari berbagai pihak sponsorship serta dukungan moral dan pemikiran dari semua stake-holder termasuk pihak birokrasi (pemerintahan).

Upaya ”membumikan” Perhumas di Tanah Melayu ini menjadi sebuah keniscayaan dalam upaya menumbuhkan egaliterian. Artinya, Perhumas benar-benar menjadi ”rumah rindu” seluruh lapisan masyarakat komunikasi dan PR tanpa melihat skala dan bentuk institusi tempat bekerja para anggota dan pengurus.

Harapan-harapan baru pun kembali dilancarkan kepengurusan baru BPC Perhumas dengan menata struktur organisasi yang lebih berwarna (colorfull). Perluasan jejaring dan akses dengan melibatkan banyak pihak menjadi prioritas utama dalam memperkuat posisi dan keberadaan masyarakat komunikasi dan PR. Hal ini sejalan dengan makin berkembangnya bidang keilmuan komunikasi dan PR di sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta di Riau seperti Universitas Riau (Unri), Universitas Islam Riau (UIR), Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) dan beberapa akademi dan sekolah tinggi lainnya.

Perluasan jangkauan keanggotaan dan kepengurusan Perhumas pun dilakukan dengan merangkul berbagai kalangan profesional baik di jajaran pemerintah, akademisi, dunia usaha dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Inilah wujud Perhumas yang egaliter dengan memberikan peluang yang seluas-luasnya bagi para praktisi komunikasi dan PR atau peminat bidang sejenis yang bersedia mengorbankan waktu dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman di wadah organisasi Perhumas.

Keberagaman profesi pun tercermin dalam kepengurusan baru BPC Perhumas periode 2013-2016. Di deretan Dewan Kehormatan terdapat sejumlah nama kalangan profesional senior seperti Rida K Liamsi (Chairman Riau Pos Group), Usman Slamet (Chevron), Didi Harsa (Sinar Mas) dan Makmur Hendrik (wartawan senior). Begitu pula di deretan Dewan Penasihat diisi oleh sejumlah tokoh dan kalangan profesional baik di pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, organisasi kewartawan dan media pers, akademisi dan sebagainya.

Bisa dimaklumi bila sejumlah wartawan senior dan pemimpin media pun ikut dalam barisan Dewan Penasihat seperti H Dheni Kurnia (Ketua PWI Cabang Riau/ Pimpinan Haluan Riau), H. Syafriadi (Ketua SPS Riau/ Pimpinan Tabloid Azam), Doddy Sarjana (Pimpinan Harian Tribun Pekanbaru), Ahmad Rodhie (Pimpinan Harian Metro Riau) dan H Makmur (CEO Riau Pos Group).

Dalam keanggotaan pengurus, terus dilakukan perluasan jejaring dengan melibatkan berbagai kalangan dan praktisi PR seperti perhotelan, perbankan, perusahaan dan dunia industri, dan rumah sakit dan institusi lainnya. Harapan dan semangat baru Perhumas dirasakan pula dengan terbentuknya oranisasi underbouw yakni Perhumas Muda yang banyak dimotori oleh para praktisi, dosen muda dan mahasiswa komunikasi yang ada di Riau khususnya Kota Pekanbaru.

Memperkenalkan kembali dan menegakkan eksistensi organisasi Perhumas di Riau merupakan sebuah cita-cita mulia. Oleh sebab itu, para pengurus bertekad untuk memberikan peluang dan kesempatan bagi para anggota untuk dapat memetik manfaat melalui organisasi yang fokus di bidang komunikasi dan PR ini.

Berbagai program dalam ikut meningkatkan kualitas masyarakat komunikasi dan PR pun bermunculan dalam semangat baru Perhumas. Kegiatan-kegiatan seminar, diskusi, talk show dan  iven bidang komunikasi dan PR pun menjadi sesuatu yang diprioritas termasuk Bedah Kasus atau Sharing Knowledge and Experiences yang dapat memperkaya pemikiran dan solusi alternatif bagi kasus-kasus khas yang dialami para praktisi PR dan anggota Perhumas lainnya. Dalam upaya merangkul para aktifis muda bidang komunikasi akan disediakan pula wadah berbagi dan menimba ilmu dan wawasan melalui kursus singkat (short course) terkait PR, public speaking, media relationship, menulis news release, publikasi berita dan informasi, dan macam-macam lagi.
 
Satu hal yang menggembirakan lagi, Perhumas Riau kini sudah memiliki website (www.perhumasriau.com) yang memuat berbagai informasi kegiatan dan foto-foto Perhumas dan Perhumas Muda Riau. Media cyber ini juga dapat digunakan sebagai ajang latihan menulis atau berbagi pengalaman yang dapat diakses oleh siapa saja. Website ini di-launching bersamaan dengan pelantikan pengurus BPC Perhumas Riau. Di acara pelantikan yang digelar Sabtu, 16 Maret 2013 di Hotel Pangeran ini langsung dihadiri Ketua Umum BPP Perhumas, Prita Gani dan sejumlah pengurus di antaranya Rizka Septiana (Ketua Bidang Keanggotaan) dan Felix.

Usai pelantikan langsung dilanjutkan dengan Seminar Diskusi Menjadi PR Profesional menampilkan  Dr  Felix Jebarus (BPP Perhumas), Mr Jamal (PR Beverly Hill Group dari Malaysia), Dr Nurdin Abdul Halim MA (Ketua Aspikom Riau), Yusuf Daeng SH MH (lawyer/ advokat) dan budayawan/ praktisi PR Fakhrunnas MA Jabbar. Bravo dan selamat bekerja Perhumas Riau. ***


Fakhrunnas MA Jabbar
Ketua I BPC Perhumas Riau Editor : Rindra Yasin