Pengemis dan Gelandangan Bukti Pemerintah Tak Berhasil
Rindra Yasin • Rabu, 22 Oktober 2014 | 08:43 WIB
Pada zaman sekarang ini, sangat banyak pengemis dan gelandangan di Indonesia ini. Seperti di Kota Pekanbaru, sering kita temui pengemis dan gelandangan di setiap perempatan jalan, seperti di lampu merah. Pengemis dan gelandangan itu mulai dari yang muda sampai tua. Dari pengamatan saya seseorang itu mengemis karena kurangnya lapangan pekerjaan, faktor ekonomi, faktor pendidikan dan faktor kesehatan.
Pada saat sekarang ini, sangat banyak pengangguran di mana-mana. Beberapa faktor yang menyebabkan pengangguran ini terjadi adalah faktor pendidikan dan kurangnya lapangan pekerjaan. Ada orang yang ingin bekerja tapi karena pendidikannya rendah, maka ia tidak diterima bekerja di perusahaan. Melamar kerja ke sana ke mari, sedangkan lowongan kerja sangat sedikit sekali. Karena tidak memiliki pekerjaan, tidak memiliki uang untuk bertahan hidup, maka seseorang terpaksa menjadi pengemis.
Seseorang jadi mengemis juga karena faktor kesehatan. Dengan kondisi kesehatan yang tidak sempurna, katakanlah cacat. Maka untuk bisa bertahan hidup, seseorang menjadi seorang pengemis. Apalagi jika umurnya sudah tua.
Nah, bagaimanakah caranya agar kita bisa menghapuskan pengemis dan gelandangan di Indonesia ini? Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk dapat mengatasi ini, tentunya kita juga memerlukan bantuan dan kebijakan dari pemerintah prorakyat, dan juga dukungan masyarakat, termasuk diri kita sendiri.***
Lolita Yudianti
mahasiswi Jurusan Matematika, UIN Suska Riau. Editor : Rindra Yasin