Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Warga Rantau Panjang Protes Akses Jalan Ditutup

Administrator • Kamis, 2 Februari 2023 | 09:11 WIB
Warga melakukan pertemuan dengan Camat Rumbai Barat Indah Vidya Astuti terkait penutupan akses jalan umum menuju perkebunan sawit warga, Rabu (1/2/2023).
Warga melakukan pertemuan dengan Camat Rumbai Barat Indah Vidya Astuti terkait penutupan akses jalan umum menuju perkebunan sawit warga, Rabu (1/2/2023).

RUMBAI BARAT (RIAUPOS.CO) - Warga di Kelurahan Rantau Panjang,  Kecamatan Rumbai Barat mendatangi Kantor Camat Rumbai Barat, Rabu (1/2). Warga me­ngadu kepada Camat Rumbai Barat Indah Vidya Astuti terkait penutupan akses jalan menuju  ke perkebunan sawit warga (belum ada nama jalan) di posisi Jalan Toman ujung.

Kepada Riau Pos, Camat Rumbai Barat Indah Vidya Astuti mengatakan, akan dilakukan pertemuan antara kedua belah pihak. Baik itu dengan pemilik tanah yang ditutup maupun warga petani sawit untuk mencari solusi terbaik antara kedua belah pihak. ''Sebenarnya beberapa waktu lalu sudah difasilitasi oleh Pak Lurah setempat. Dan sudah bersedia membuka, namun ditutup kembali. Untuk itu langkah yang saya lakukan akan memediasi dulu atau dipertemukan dulu pihak terkait,'' ujar Indah Vidya Astuti.

Kemudian nanti akan dipetakan sebenarnya batas tanah sampai di mana. Menurut Camat, dari pengakuan yang menjual tanah tersebut, memang ada bidang tanah untuk jalan umum.

''Tentu dalam pertemuan besok akan kami tanya kenapa ditutup. Karena kasihan masyarakat yang ingin mengeluarkan sawit. Mudah-mudahan nanti ada solusi. Karena kalau ditutup nanti masyarakat lewat mana? Besok akan kami panggil dan mudah-mudahan nantinya ada solusi antara kedua belah pihak. Dan tidak ada yang dirugikan,'' katanya.

Sementara itu, Plt Lurah Rantau Panjang, Karispan SIP mengungkapkan dirinya sangat mendukung bagaimana persoalan ini bisa segera diselesaikan antara kedua belah pihak. ''In Sya Allah besok akan dilaksanakan pertemuan antara pihak terkait mencari jalan tengahnya. Mudah-mudahan persoalan ini sampai di sini saja bisa selesai dan tidak sampai ke atas,'' ujar Karispan.

Sementara itu, Ketua RW 01 Kelurahan Rantau Panjang M Rinel mengatakan, jalan yang saat ini ditutup itu adalah jalan umum. Jadi jalan ini adalah jalan umum tidak ada pemiliknya. Tidak ada punya pribadi masing-masing.

Pemuka masyarakat, Rikardo Simanjuntak mengatakan, terkait permasalahan tersebut masyarakat setempat yang juga petani perkebunan sawit menyampaikan aspirasi kepada camat untuk mencari solusi terbaik agar memanggil pihak-pihak tersebut.

''Saya sebagai masyarakat menyayangkan adanya kekuatan yang digunakan untuk melarang kami melawati jalan umum tersebut,'' katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, jika permasalahan ini tidak selesai di tingkat kecamatan, maka warga akan melakukan pengaduan ke tingkat pemerintah kota. Begitu tidak selesai di tingkat pemko, maka akan melakukan pengaduan ke tingkat yang lebih tinggi untuk memperjuangkan ini.

''Ini masalahnya adalah hak azazi manusia yang dirampasnya. Memang kegiatan ekonomi kami di situ. Kami gak neko-neko,'' katanya.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang pemilik tanah Zul mengatakan, memang pihaknya yang membuat jalan itu dahulu. Kemudian dipakai oleh masyarakat. Dan saat ini ditutup kembali.

''Kalau dulu boleh- boleh saja bagi saya, karena dulu jalan itu saya perbaiki. Tetapi sekarang jalan itu kami gunakan sehingga masyarakat tidak boleh masuk. Kan di situ masih ada jalan lagi, jalan yang ada di samping itu,'' ujarnya.

Sedangkan pemilik tanah sebelumnya Faisal menjelaskan, dari dulu tidak ada masalah warga menggunakan jalan tersebut, karena dipakai bersama-sama dan dirawat bersama-sama. Tiba-tiba saat ini ada masalah terkait jalan tersebut dan jalan tersebut di palang/tertutup dan masyarakat tidak boleh lewat.

''Saya berharap agar ini bisa diselesaikan dengan baik. Semua bisa mempergunakan kembali jalan tersebut,'' ujarnya.(dof)

 

Editor : Administrator
#petani sawit #kota pekanbaru #penutupan akses jalan