PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sebagai salah satu langkah untuk mendukung ketahanan pangan dan menekan inflasi, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong pemanfaatan lahan di kota untuk budi daya tanaman kebutuhan pokok. Di Pekanbaru, pemanfaatan 1 hektare lahan bisa menghasilkan 8 ton cabai merah.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Kadistankan) Kota Pekanbaru Muhammad Firdaus usai memanen cabai merah di lahan seluas 1 hektare (Ha) di Jalan Kadiran, Kelurahan Pebatuan, Kecamatan Kulim, Selasa (31/1).
Lahan kebun cabai dikelola oleh Kelompok Kadiran Jaya. ''Saya baru saja memanen cabai merah di kebun cabai seluas 1 Ha di Jalan Kadiran, Kulim. Lahan ini diolah oleh Kelompok Tani Kadiran Jaya,''kata Firdaus.
Dari lahan 1 hektare ini dihasilkan 8 ton cabai merah. Di sana cabai merah mulai ditanam sejak November 2022 lalu dengan bibit varietas lokal oleh petani.
Selain panen, kelompok ini juga melakukan penanaman bibit cabai merah. Penanaman bibit cabai merah guna menambah jumlah panen di kemudian hari.
Selanjutnya, Firdaus juga mendatangi Kelompok Tani Amara Jaya di Jalan Naga Sakti, Kelurahan Binawidya, Kecamatan Binawidya. Kelompok juga menanam bibit cabai merah di lahan seluas 2 Ha.
''Harapan saya, kelompok-kelompok tani selain menanam sayuran juga diarahkan menanam cabai merah di lahan seluas 0,5 Ha. Hal ini juga dalam rangka pengendalian inflasi,''harap Firdaus. (ali)
Editor : Administrator