TENAYAN RAYA (RIAUPOS.CO) - Sebanyak enam unit ruko di Jalan Hang Tuah ujung, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya hangus terbakar, Senin (7/8) pagi. Di mana, enam ruko tersebut merupakan restoran milik Yanto yang bernama Angkringan Ayam Geprek dan Seafood Mas Yanto.
Pemilik restoran Yanto mengatakan, awalnya dia tidak tahu kalau ruko miliknya terbakar. Ia baru mengetahui setelah mendapat informasi melalui pesan WhatsApp dari tetangganya.
"Begitu mendapat informasi tersebut saya langsung ke ruko, saat itu sudah dalam posisi terbakar," ujar Yanto.
Dijelaskannya, jumlah ruko yang terbakar sebanyak enam unit. Kejadian kebakaran terjadi saat ruko sedang tutup. "Diperkirakan kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB lewat karena saya baru mendapatkan informasi bahwa ruko saya terbakar sekitar pukul 08.45 WIB," katanya sambil menambhakan berdasarkan keterangan masyarakat asap muncul dari depan ruko.
Sementara itu, Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Bagus Harry Priambodo mengatakan, kebakaran tersebut berhasil dipadamkan oleh Damkar Pekanbaru. "Kejadiannya sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi. Di mana ada enam unit ruko yang terbakar, ruko itu merupakan rumah makan atau restoran seafood Mas Yanto," ujar Bagus Harry Priambodo.
Dijelaskannya, api tidak membakar semua bangunan tetapi bagian depan ruko saja yang terbakar, tidak sampai merambat ke bagian dalam. "Jadi, sekitar 35 persen yang terbakar. Saat ini tim inafis sedang melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran dari rumah makan restoran tersebut," pungkasnya.
Kepala DPKP Pekanbaru, Burhan Gurning melalui Kasi Ops Damkar Fahriansyah mengatakan, begitu mendapat informasi kebakaran tim langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan sekitar pukul 08.58 WIB petugas mulai bekerja kemudian kembali pukul 10.00 WIB
"Tidak ada korban jiwa, estimasi kerugian mencapai seratus lima puluh juta rupiah. Dalam upaya melakukan pemadaman, Damkar Pekanbaru menerjunkan sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran. Untuk dugaan penyebab kebakaran tengah ditangani oleh pihak kepolisian," jelasnya.(dof)
Editor : Administrator