Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dinas PUPR Pekanbaru Inventarisir Titik Rawan Banjir

Administrator • Jumat, 17 November 2023 | 09:43 WIB
Pengendara sepeda motor menerobos genangan air saat melintas
 di Jalan Cut Nyak Dhien di samping Kantor Gubernur Riau, Kamis (16/11/2023). Hujan sesaat yang meng­guyur Kota
 Pekanbaru membuat beberapa jalanan terge­nang air hingga menyulit­kan pen
Pengendara sepeda motor menerobos genangan air saat melintas di Jalan Cut Nyak Dhien di samping Kantor Gubernur Riau, Kamis (16/11/2023). Hujan sesaat yang meng­guyur Kota Pekanbaru membuat beberapa jalanan terge­nang air hingga menyulit­kan pen

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Hujan deras mengguyur sebagian wilayah Kota Pekanbaru, Kamis (16/11) sore. Sejumlah ruas jalan mengalami genangan cukup parah. Salah satunya di pusat kota, yaitu di Jalan Cut  Nyak Dhien, samping Kantor Gubernur Riau.

Terkait persoalan banjir dan genangan ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menginventarisir titik-titik rawan yang kerap dilanda banjir dan genangan saat musim hujan.

Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, untuk mengatasi risiko terjadinya banjir di sejumlah titik, pertama yang dilakukan adalah menginventarisir titik-titik rawan banjir seperti yang telah ada dalam masterplan yang telah dibuat.

”Ada beberapa langkah yang kami buat dalam mengantisipasi terjadinya banjir disejumlah ruas jalan seperti menginventarisir titik-titik rawan terjadinya banjir seperti di ruas Jalan Arifin Achmad, titik di Jalan Jenderal Sudirman depan RS Awal Bros, di Sukajadi dan termasuk juga yang di Jalan Soekarno-Hatta yang sering terdampak banjir,” kata Edward Riansyah, Kamis (16/11).

Ia menuturkan, setelah dilakukan inventarisir maka akan menjadi fokus dalam melakukan pengerukan sedimen yang ada di parit/drainase oleh petugas kebersihan atau pasukan kuning.

Kemudian, kata Edward Riansyah, aliran air yang mengarah ke pembuangan sekunder banyak yang rusak sehingga perlu di inventarisir dan diperbaiki dan dibersihkan atau dilakukan pengurukan oleh pasukan kuning.

”Kemudian kami juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi untuk pengerukan sedimen yang ada di waduk Jalan Cipta Karya. Karena Pemprov punya escavator Amphibi. Pak Kadis PUPR Provinsi sudah telepon dan mau bantu kita,” ujarnya.

Edward Riansyah juga mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, agar tidak terjadi banjir.

”Kami juga mengimbau kepada masyarakat jangan buang sampah sembarangan, apalagi buang sampah di parit atau di drainase yang akan berdampak kepada penyumbatan parit/drainase sehingga bisa menyebabkan banjir,” pungkasnya.(dof)

Editor : Administrator
#pupr pekanbaru #kota pekanbaru #hujan deras #pemko pekanbaru #antisipasi banjir #genangan cukup parah