PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ratusan umat Hindu di Kota Pekanbaru bersuka cita melangsungkan parade ogoh-ogoh, Ahad (10/3). Nantinya ogoh-ogoh dilakukan pembakaran di Pura Agung Jagatnatha, Jalan Rawa Mulya, Kecamatan Marpoyan Damai. Ini sebagai simbolisasi dari pemurnian dan pelepasan roh-roh jahat, membawa ketenangan dan kedamaian menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1946.
Pantauan Riau Pos di Pure Agung Jagatnatha, Ahad (10/3), sebelum melakukan arak-arakan terhadap dua ogoh-ogoh, ratusan umat Hindu, baik dewasa, remaja dan anak-anak melakukan ritual Buta Yadnya (Bhuta Yajna) yang merupakan rangkaian upacara untuk menghalau kehadiran buta kala yang merupakan manifestasi unsur-unsur negatif dalam kehidupan manusia di depan Pura Agung Jagatnatha Pekanbaru.
Tepat matahari mulai terbenam, kedua ogoh-ogoh tersebut langsung diarak di jalan protokol di Kota Pekanbaru yaitu dari Jalan Rawa Mulya menuju Jalan Jenderal Sudirman hingga ke Jalan Arifin Achmad. Editor : RP Arif Oktafian